23 Februari 2017

Bekam Kering


Bekam kering akhir-akhir ini hampir setiap hari saya lakukan. Bekam api sih sebenarnya tapi karena tidak mengeluarkan darah jadinya saya sebut sebagai bekam kering. Soal bekam basah yang mengeluarkan darah dulu sudah pernah saya lakukan juga. Memang enak sekali setelah dibekam. Badan menjadi lebih ringan dan rasanya aliran darah juga menjadi lebih lancar. Sekarang saya hanya lebih sering bekam kering bersama suami.

Bekam keringnya sangat praktis, hanya menggunakan uang logam yang dikasih kain perca dibasahi minyak goreng, kemudian dinyalakan kainnya, letakkan di atas tubuh kita bagian belakang. Setelah itu ditutup dengan gelas. Biarkan gelasnya menyedot bagian tubuh kita hingga membulat.

Saya sering bekam gara-gara sering sakit kepala disebabkan oleh masuk angin. Kadang saya bingung mengapa saya masuk angin padahal jam makan sudah diatur sedemikian rupa supaya tidak terlambat makan. Tapi tetap saja saya akhirnya masuk angin. Syukur-syukur tidak sampai migrain. Walaupun kebagian migrainnya malah lebih sering dari yang nggak.


Apa karena sekarang usia sudah kepala tiga ya? Usia berpengaruh nggak sih dengan mudahnya kita masuk angin? Apa yang harus kita lakukan supaya tidak masuk angin?

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Berkomentarlah yang baik. Semua komentar yang masuk akan dimoderasi. (admin: Honeylizious [Rohani Syawaliah]).

@honeylizious

Followers