Langsung ke konten utama

2 Fungsi Order Kosong di Oriflame


 


Sudah bergabung di Oriflame dan bingung soal ‘order kosong’? Order kosong maksud saya di sini adalah melakukan order hanya menggunakan nomor konsultan tanpa ada kode produk yang dicantumkan. Buat yang sudah lama bergabung pasti sudah tahu betul apa tujuan seseorang melakukan order kosong ini terutama untuk member yang baru bergabung biasanya uplinenya akan melakukan order kosong. Sepanjang yang saya tahu order kosong ini ada dua fungsi sebagai berikut.

1. Order Staterkit
Bagi Anda yang baru pertama kali bergabung di Oriflame melakukan order kosong secara online adalah melakukan order starterkit. Isinya katalog dan juga buku penunjang yang berisi penjelasan tentang Oriflame dan kode etik yang harus kita patuhi sebagai konsultan. Ketika sudah melakukan order kosong inilah kita sama juga sudah selesai melakukan pendaftaran dan bisa membayar biaya pendaftarannya yang sejatinya adalah biaya katalog dan buku tersebut. Tahun 2017 ini pendaftaran normal masih Rp49.900 tidak termasuk biaya admin bank. Biaya admin bank bervariasi, mulai dari 3.000-4.000.



Jadi ketika Anda mendaftarkan member baru di jairngan Anda, untuk mendapatkan starterkit dan bisa membayar pendaftaran adalah dengan melakukan order kosong untuk pertama kalinya.

2. Backorder
Selain untuk mengorder starterkit, order kosong juga bisa digunakan untuk mengambil produk yang backorder. Jadi saat produk yang sempat backorder bisa kita dapatkan kembali dengan melakukan order kosong. Jangan ditambah produk apa pun supaya tidak kena ongkos kirim. Kecuali jika memang ada produk yang ingin kita beli, backorder juga bisa dilakukan sekalian.


Order kosong ini bisa dilakukan melalui aplikasi Oriflame Beauty, website Oriflame, atau website VIP Order Oriflame. Tinggal kita sendiri yang pilih mau lewat mana. Kalau saya sendiri karena lebih sering menggunakan android ya Oriflame Beautylah yang menunjang bisnis Oriflame saya.


Info lengkap bisnis Oriflame BBM 597B5B16 atau WA 085213626011.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma

Menulis 500 Kata

Sekarang sepertinya harus bekerja lebih keras lagi. Saya banyak sekali menulis artikel yang terlampau pendek. Bahkan banyak sekali postingan yang hanya berisikan gambar. Kalau hanya seperti itu saya yakin banyak orang yang akan bisa membuat postingan jauh lebih banyak dari yang saya bisa lakukan. Jadi sekarang sepertinya saya harus mengubah tantangannya menjadi lebih menarik. Saya harus menulis setidaknya 500 kata untuk setiap artikel yang saya buat. Supaya lebih terasa menantang dan saya tak hanya sambil lalu lagi mengupdate blognya. Sebab akhir-akhir ini ketika menyelesaikan jumlah postingan saya akhirnya suka mengambil beberapa gambar yang sudah saya unggah di instagram dan memasukkannya ke blog menjadikannya satu postingan. Padahal hanya diikuti satu dua kata saja. Bahkan pernah tak ada tulisan apa-apa. Memang menulis 10 postingan sehari bukanlah hal yang mudah untuk membagi waktu dengan persiapan pernikahan. Tapi tantangan memang harus dibuat seberat mungkin bukan? Bukan