5 Juni 2016

Ketika Kamu Merasa Kosong


Saat belum menikah apa sih yang teman-teman rasakan? Apakah sama seperti saya? Agak bingung dengan masa depan. Galau dengan apa yang terjadi esok hari. Takut sendirian. Ya sangat takut untuk sendirian walaupun saya juga bukan orang yang suka keramaian. Namun saya tak ingin sendirian. Cukup ada 1-2 orang yang ada di dalam keseharian saya rasanya sudah cukup menyenangkan. Itulah bagian yang kosong dulunya dan sudah diisi anak dan suami saya sekarang.

Bagian yang dulunya menjadi api terbesar untuk terus menulis lebih bayak dan banyak nyepam di twitter. Sekarang bisa dihitung pakai jari apa yang saya cuitkan. Baru saya tahu seberapa kosongnya jiwa saya udlu. Betapa sepinya bagian hidup saya sampai akhirnya saya mengisinya dengan melakukan banyak hal secara online. Sedih? Kalau saya ters berada di posisi itu sendirian ya tentu saja sedih.

Sekarang bisa duduk manja depan PC selama 2 jam tanpa gangguan sudah menjadi hal yang sangat mewah buat saya. Padahal dulu saya bisa duduk 24 jam tanpa gangguan apa-apa kalau saya mau. Sekarang mengisi blog tak lagi karena saya merasa kosong. Merasa butuh didengarkan. Malah lebih banyak karena merasa 'penuh'. Sangat penuh. Ada hal-hal yang tak mampu saya simpan sendiri. Ada banyak yang ingin saya bagi. Walaupun tak segalanya saya publikasikan di sini sih. Ada hal-hal yang ternyata menyenangkan hanya diingat sendiri atau diceritakan dengan pasangan atau ibu saya di kampung sana.

Sebab cerita hidup saya bukan berita yang harus disiarkan setiap hari dan harus diketahui seisi dunia bukan? Ah dulu saya senang sekali curhat di blog ini. Padahal yang baca belum tentu juga senang baca curhatan saya. Saya pikir selama saya yang bayar blog ini, selama saya yang isi, ya suka-suka sayalah. Kalau teman-teman baca banyak artikel awal yang ada di blog ini lalu membaca tulisan yang sekarang sedang saya ketik ini, pastinya akan merasakan betapa saya berbeda dibanding diri saya yang dulu. Mungkin akan ada yang beranggapan 'betapa dewasanya' saya sekarang. Ah saya jadi malu. Bukan menjadi lebih dewasa kok. Saya sebenarnya menjadi lebih tahu malu sama diri saya sendiri. Untuk menahan diri berbicara lebih sedikit dibandingkan dulu. Berbicara di blog maksudnya. Kalau berbicara secara langsung saya masih banyak bicara kok. Malahan kadang nggak bisa nahan diri buat nggak cerita.

Ketika kamu merasa kosong, pasti ada orang lain yang jiwanya juga sedang kosong dan sedang menanti untuk diisi. Tenang. Kamu nggak sendirian.

Siaran Pers: Ketika Smartphone Asus Zenfone 2 Laser 6.0 ZE601KL Jadi Idaman



Sejak pertama punya smartphone saya selalu punya pemahaman bahwa tak akan ada 1 smartphone pun yang akan diciptakan dengan sempurna. Pasti ada kekurangannya. Setiap peluncuran smartphone baru lalu jadi siaran pers pun, saya masih beranggapan segalanya itu dilakukan atas nama marketing semata. Nggak ada kaitannya dengan kelebihan dan kekurangan yang sebenarnya. Namun bagaimana jika hari ini, saya katakan bahwa setiap produsen semakin mendekati untuk menciptakan produk yang paling fenomenal yang semakin sempurna? Bahkan melebihi ekspektasi kita sebagai pengguna.

Coba baca deh siaran pers untuk produk Zenfone 2 Laser 6.0 ZE601KL. Temen-temen saya sih rata-rata banyak yang menggunakan Asus dan mengatakan bahwa produk smartphone mereka memang oke punya. Produk-produk sebelumnya sih saya nggak terlalu merhatikan ya. Tapi khusus untuk Zenfone 2 Laser 6.0 ZE601KL ini saya benar-benar dibuat tercengang. Bagaimana tidak? Spesifikasinya benar-benar mengagumkan, ini smartphone idaman banyak orang.

Setiap orang beli smartphone sangat mempertimbangkan RAM yang dimiliki oleh smartphone tersebut. Apalagi kalau yang kerjanya mobile, kebanyakan pake smartphone. Nggak lucu kalau yang digunakan smartphone dengan RAM di bawah 1GB. Itu bakalan kejepit banget buat install aplikasi seabrek. Tapi tenang, Zenfone 2 Laser 6.0 ZE601KL punya RAM 3GB. Disaat teman-teman saya masih sibuk mengincar smartphone dengan RAM 2GB, langsung dihadirkan RAM 3GB. Kurang apa coba? Saya aja yang masih pake smartphone 2GB RAM-nya dan ngerasa nyaman jadi kepengen migrasi pake smartphone Zenfone 2 Laser 6.0 ZE601KL ini aja.

Apalagi setelah smartphone saya yang superbesar layarnya tidak saya gunakan lagi karena lemot (maklum RAM-nya kecil) saya makin kepincut dengan Zenfone 2 Laser 6.0 ZE601KL yang pada siaran persnya menggoda iman saya dengan layar 6.0inchinya. Kebayang nggak? Saya yang suka kerja dengan smartphone layar besar dan belum pernah menggunakan smartphone 6.0inchi tiba-tiba disuguhi smartphone sebesar ini. Puas banget nonton dan main gamenya. Kerja juga nggak bakalan susah lagi karena layarnya super gede.

Prosesornya sendiri menggunakan prosesor octa core 64-bit Qualcomm Snapdragon 616. pengguna yang kelas berat bakalan nyaman banget dengan kekuatan smartphone Zenfone 2 Laser 6.0 ZE601KL ini. Tak ada lagi deh keluhan smartphone yang lemot gara-gara banyak yang dijalankan. Belum lagi kameranya yang akan sangat mendukung teman-teman yang kerjanya butuh gambar atau video yang bagus. Bakalan dimanjakan dengan keberadaan kamera utama 13MP yang bisa mengambil foto dengan resolusi hingga 4128 x 3096 pixel. Terus kerennya lagi sudah lengkap dengan auto fokus yang bakalan bikin foto kamu diambil dengan fokus yang sangat cepat hingga 0.2 detik.

Masih kurang? Tenang di smartphone ini sudah ada pula yang namanya ASUS PixelMaster Camera. Teknologi ini ngebuat kameranya mampu menangkap gambar atau video dengan penerangan 400%. Masih belum cukup? Ada dual tone LED flash juga buat tambahan lebih terangnya. Takut gambar atau videonya jadi nggak bagus? Tambahan flash dari smartphone ini malah ngebikin gambar terlihat dengan pencahayaan natural lho. Beda dengan flash yang teman-teman kenal sebelumnya.

Suka menggunakan kamera depan buat foto? Terutama selfie dan wefie? Bisa kok foto bagus dengan kamera depan karena sudah 5MP dan kamera depannya punya sudut yang lebih lega hingga 85% dan bisa menangkap lebih banyak objek di sekitarnya. Semua foto dan video bisa disimpan dengan lebih banyak karena kapasitas penyimpanannya hingga 128GB dengan tambahan microSD jika memang kapasitas internalnya 32GB itu kurang plus 5GB penyimpanan online dari Asus yang disediakan secara gratis untuk pengguna produknya.

Kabar paling menyenangkan lainnya dari siaran pers produk Zenfone 2 Laser 6.0 ZE601KL ini adalah harganya dibanderol Rp3.599.000. Kaget sama harganya? Saya sendiri juga kaget kok. Prakiraan saya smartphone ini paling tidak harganya 6juta ke atas. Kalau bukan informasi dari siaran pers nggak bakalan percaya harganya masih di bawah 4juta.

Sumber informasi utama: rilisiana.com
 
 

Rohani Syawaliah Template by Ipietoon Cute Blog Design