Langsung ke konten utama

Kopital, Café yang Happening di Bandung




Kopital adalah salah satu cafe yang lagi happening di Bandung. Banyak pengunjung yang penasaran dengan café satu ini. Sebenarnya apa sih yang membuat Kopital happening?

Jika dilihat sekilas, café ini tentu tak jauh berbeda dengan café lain yang ada di Bandung. Namun, Kopital menawarkan konsep baru yang tidak diusung oleh café lain. Kopital mengusung konsep romawi kuno yang dipoles dengan desain rustic modern. Kebayang kan gimana asiknya nongkrong di tempat ini?
Itulah salah satu hal yang membuat Kopital menjadi viral dan banyak dikunjungi oleh warga Bandung dan sekitarnya.

Di samping itu, Kopital juga menawarkan menu makanan dan minuman yang enak serta ekonomis. Salah satu menu favorit di Kopital adalah Dynamite Cheesy Baked. Spaghetti yang dipanggang dengan 3 jenis keju ini dijamin nagih banget! Apalagi ditambah dengan aneka topping yang bisa dipilih sesuai selera.. hmmm, yummy bangeeeet!

Nah, ada lagi menu lain yang menarik di sini, yaitu menu Barbarian! Menu barbarian adalah menu super pedasnya Kopital. Kamu bisa memesan romie, il riso, atau chicken fillet dengan 3 tingkat kepedasan, jontor, dower, dan nyonyor. Perlu persiapan matang sebelum mencoba salah satu menu barbarian ini. Pedasnya bisa bikin kamu meringis sampai sekarat kepedasan! Tapi buat kamu yang memang menyukai menu-menu dengan tingkat kepedasan extreme, menu ini wajib untuk dijajal.

Buat pecinta kopi, Kopital juga bisa dijadikan sebagai referensi tempat ngopi yang cozy. Berbagai varian single origin kopi bisa diperoleh di sini. Selain itu, pengunjung bisa memilih sendiri manual brew mana yang ingin digunakan untuk menyeduh kopinya tersebut. Cool banget kan?

So, buat kamu yang belum pernah mengunjungi café yang lagi happening banget di Bandung ini, buruan dateng! Alamatnya di Jalan Supratman No. 45 A Bandung.




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma

Menulis 500 Kata

Sekarang sepertinya harus bekerja lebih keras lagi. Saya banyak sekali menulis artikel yang terlampau pendek. Bahkan banyak sekali postingan yang hanya berisikan gambar. Kalau hanya seperti itu saya yakin banyak orang yang akan bisa membuat postingan jauh lebih banyak dari yang saya bisa lakukan. Jadi sekarang sepertinya saya harus mengubah tantangannya menjadi lebih menarik. Saya harus menulis setidaknya 500 kata untuk setiap artikel yang saya buat. Supaya lebih terasa menantang dan saya tak hanya sambil lalu lagi mengupdate blognya. Sebab akhir-akhir ini ketika menyelesaikan jumlah postingan saya akhirnya suka mengambil beberapa gambar yang sudah saya unggah di instagram dan memasukkannya ke blog menjadikannya satu postingan. Padahal hanya diikuti satu dua kata saja. Bahkan pernah tak ada tulisan apa-apa. Memang menulis 10 postingan sehari bukanlah hal yang mudah untuk membagi waktu dengan persiapan pernikahan. Tapi tantangan memang harus dibuat seberat mungkin bukan? Bukan