Langsung ke konten utama

Bandar Muzakki, Tempat Asyik Nongki-Nongki



Butuh tempat nongkrong bareng teman yang asyik? Terutama di Pontianak, saya tahu beberapa tempat yang bisa dikunjungi. Sebab saya agak cerewet soal lokasi ngumpul-ngumpul. Apalagi saya sering membawa Raza, anak batita saya, yang suka berlari ke sana kemari. Paling penting buat saya tempatnya bebas asap rokok. Itu syarat utama. Saya paling tak bisa duduk lama di dekat perokok. Itu sebabnya saya lebih suka berada di rumah sendiri yang tak ada perokoknya dibandingkan harus berkumpul dengan perokok yang tak tahu aturan, merokok di sekitar kita dan membagi asapnya dengan orang yang tidak merokok.



Bandar Muzakki, di Jalan Alianyang Pontianak bisa jadi pilihan untuk menghindari asap rokok. Sebab mereka memiliki ruangan ber-AC yang tidak memungkinkan untuk digunakan oleh perokok. Kalaupun perokok ingin berada di dalam ruangan, ya harus menahan diri untuk tidak merokok atau bisa memilih tetap duduk di luar ruangan yang memang disediakan untuk orang yang tak bisa berhenti merokok selama berkumpul di sana.



Oiya selain itu di Bandar Muzakki juga banyak pilihan menu makanan yang bisa disantap. Jadi di sini nggak bakalan kelaparan, tenang saja. Saya sendiri lebih sering minum aja di sini, es susu hazelnutnya adalah favorit saya. Minuman yang tak bisa kita temukan di semua tempat yang ada di Pontianak.



Komunitas Blogger Pontianak paling sering nongkrong di sini. Jadi kalau ada yang pengen kenalan dengan anak komunitas kami bisa datang saja ke Bandar Muzakki untuk berkumpul langsung. Saya sih jarang berkumpul kecuali ada hajatan khusus bersama. Sebab sudah punya anak dan suami, waktu keluar rumah pun terbatas. Banyak hal yang harus dikerjakan di rumah.

Balik lagi ngomongin Bandar Muzakki, keistimewaan lainnya adalah ada suraunya yang bisa menampung cukup banyak orang. Sehingga tak ada cerita akan ketinggalan waktu salat ya. Suka buku? Di sini ada perpustakaan kecilnya yang cukup banyak variasi bukunya.

Seru sih bisa berkumpul di Bandar Muzakki, soalnya jaringan internetnya juga lancar jaya. Nggak perlu takut lelet di sini kalau mau ngeblog. Lengkap banget kan? Semua bisa dilakukan di sini, itu sebabnya anak-anak Komunitas Blogger Pontianak sangat betah berada di sini. Dari siang sampai sore pun mereka bisa nongkrong di sini.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma

Menulis 500 Kata

Sekarang sepertinya harus bekerja lebih keras lagi. Saya banyak sekali menulis artikel yang terlampau pendek. Bahkan banyak sekali postingan yang hanya berisikan gambar. Kalau hanya seperti itu saya yakin banyak orang yang akan bisa membuat postingan jauh lebih banyak dari yang saya bisa lakukan. Jadi sekarang sepertinya saya harus mengubah tantangannya menjadi lebih menarik. Saya harus menulis setidaknya 500 kata untuk setiap artikel yang saya buat. Supaya lebih terasa menantang dan saya tak hanya sambil lalu lagi mengupdate blognya. Sebab akhir-akhir ini ketika menyelesaikan jumlah postingan saya akhirnya suka mengambil beberapa gambar yang sudah saya unggah di instagram dan memasukkannya ke blog menjadikannya satu postingan. Padahal hanya diikuti satu dua kata saja. Bahkan pernah tak ada tulisan apa-apa. Memang menulis 10 postingan sehari bukanlah hal yang mudah untuk membagi waktu dengan persiapan pernikahan. Tapi tantangan memang harus dibuat seberat mungkin bukan? Bukan