14 September 2016

Penggantian Daftar Menu, Minimal Berapa Bulan Sekali?




Saya suka sekali menonton reality show. Apalagi kalau pembawa acaranya adalah orang yang saya suka seperti chef. Reality show yang berkaitan dengan makanan selalu membuat saya betah menghabiskan waktu untuk menontonnya. Apalagi sekarang ini tidak perlu menunggu iklan mengganggu acara favorit kita. Banyak sekali penyedia layanan video streaming yang bebas iklan atau setidaknya iklannya tidak mengganggu setiap 10 menit seperti acara di televisi, bahkan setiap 5 menit ada iklan. Kadang sampai terpikir saya bukan menonton reality show yang ditambah iklan, melainkan nonton iklan yang ada reality shownya.

Coba deh tonton televisi sekarang ini. Banyak sekali iklan yang muncul dan iklannya kadang menyebalkan. Tak seperti iklan asuransi dari Thailand yang kadang bikin mewek. Kalaupun ada iklan, mengapa tidak iklan yang bisa menghibur yang dibuat? Iklan yang softselling, bukan yang hardselling. Jadinya saya jarang sekali nonton acara televisi. Hanya beberapa acara yang akan muncul di televisi di rumah. Acara dari Mujahiddin TV yang isinya mengaji atau salat. Rasanya lebih menenangkan dibandingkan menonton acara televisi jaman sekarang di televisi nasional yang menggunakan frekuensi publik.

Balik lagi ke acara reality show yang saya tonton, saya baru sadar bahwa buku menu di tempat makan harusnya sering diganti. Saya beberapa kali menemukan tempat makan yang menggunakan menu yang sudah bulukan. Bagaimana dengan makanan yang akan mereka sajikan kalau menunya saja sudah bulukan seperti itu? Belum lagi beberapa menu yang diralat menggunakan isolasi atau stiker yang tertempel begitu saja.

Buku menu tidak perlu mahal, yang penting bagus dan sering diganti, jangan sampai bulukan. Sekarang mencetak tidak butuh biaya mahal kok. Desain buku menu pun bisa kita cari secara online, cetak sendiri menggunakan printer di kertas tebal. Ingin lebih bagus tinggal dilaminating.

Jadi buat yang sekarang buka usaha makan, yuk cek lagi buku menunya. Siapa tahu sudah saatnya diganti.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Berkomentarlah yang baik. Semua komentar yang masuk akan dimoderasi. (admin: Honeylizious [Rohani Syawaliah]).

@honeylizious

Followers