Langsung ke konten utama

Cari di Aladin Hotel di Semarang Dekat Bandara?


Masih liburan? Masih menikmati langit biru dari belahan bumi yang berbeda dari yang biasa? Saya masih di Pontianak nih. Tapi tenang, saya mau berbagai informasi kepada pembaca blog ini semua. Terutama Anda yang suka jalan-jalan keliling Indonesia. Pastinya suka cari informasi soal hotel bukan? Sebelum mendarat di tempat tertentu pastikan betul kita sudah punya beberapa pilihan hotel yang ingin kita datangi. Jangan sampai sudah tiba malah bingung mau mengingap di mana. Saya pernah kayak gitu soalnya.



Untung waktu itu saya naik kereta dan tak jauh dari stasiun kereta ada hotel yang murah harganya. Meskipun ujung-ujungnya tobat menginap di sana karena ternyata itu adalah tempat penginapan esek-esek. Ah sudahlah. Sudah lama sekali itu sejarahnya. Hanya akan jadi cerita seru bareng anak cucu pas lebaran di masa tua nantinya.

Anda sekarang di mana? Ada yang mau ke Semarang? Sebelum ke Semarang buka Aladin dulu. Cek hotel di Semarang dekat bandara. Supaya gampang mau pulang. Lumayan juga kadang lho uang ongkos taksi dari hotel ke bandara. Daripada buang duit buat naik taksi menginap aja di hotel yang memang lokasinya nggak jauh dari bandara bukan? Saya pernah tuh naik taksi buat ke bandara subuh-subuh ngejar penerbangan pagi, dikasih harga 250ribu. Itu sekitar 7-8 tahun lalu lho. Mahal kan? Nggak tahu sekarang berapa.

Pokoknya kalau saya mau ke mana-mana ya mikirnya cari hotel yang terdekat dengan bandara saja. Apalagi kalau kita hanya singgah sebentar dan tak punya niat buat pergi jauh-jauh dari bandara. Saya jadi kepikiran buat mendirikan losmen di daerah bandara Supadio Pontianak. Eh namanya masih Supadio atau udah berubah sih? Kalau nggak salah beritanya mau ganti nama.

Di Aladin Anda bisa dapat informasi hotel mana saja di Semarang yang lokasinya dekat dengan bandara. Nggak hanya itu lho. Kita juga bakalan dapat informasi lokasi tempat-tempat apa saja yang berdekatan dengan hotel tersebut. Harganya juga ada. Udah gitu ada foto isi kamarnya juga, bukan beli kucing dalam karung kok. Itu real picture ya! Bukan kayak tukang jualan baju online yang suka nyomot gambar di sana-sini, terus jual produk yang kemiripannya cuma 50%. Pasti sebel kalo belanja online dapat toko yang kayak gitu.

Ah malah curcol soal toko online yang dulu jual produk abal-abal deh.

Eh iya, sudah cek Aladin belum? Sudah dapat hotel yang diincar yang dekat dengan bandara di Semarang? Jangan lupa siapin koper buat belanja oleh-oleh ya! Di Semarang pasti banyak tuh oleh-oleh yang bisa dibeli dan dibawa pulang atau kalau nggak mau repot kayak teman saya yang kemarin pulang ke Jogja. Dia belanja oleh-oleh makanan khas Pontianaknya online dan minta kirim langsung ke kampung halamannya. Jadi nggak repot selama perjalanan soal angkut-mengangkut barang.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma

Menulis 500 Kata

Sekarang sepertinya harus bekerja lebih keras lagi. Saya banyak sekali menulis artikel yang terlampau pendek. Bahkan banyak sekali postingan yang hanya berisikan gambar. Kalau hanya seperti itu saya yakin banyak orang yang akan bisa membuat postingan jauh lebih banyak dari yang saya bisa lakukan. Jadi sekarang sepertinya saya harus mengubah tantangannya menjadi lebih menarik. Saya harus menulis setidaknya 500 kata untuk setiap artikel yang saya buat. Supaya lebih terasa menantang dan saya tak hanya sambil lalu lagi mengupdate blognya. Sebab akhir-akhir ini ketika menyelesaikan jumlah postingan saya akhirnya suka mengambil beberapa gambar yang sudah saya unggah di instagram dan memasukkannya ke blog menjadikannya satu postingan. Padahal hanya diikuti satu dua kata saja. Bahkan pernah tak ada tulisan apa-apa. Memang menulis 10 postingan sehari bukanlah hal yang mudah untuk membagi waktu dengan persiapan pernikahan. Tapi tantangan memang harus dibuat seberat mungkin bukan? Bukan

4 Kerugian Bisnis di Oriflame

Banyak sekali kerugian yang bisa kita dapatkan ketika kita memulai sebuah bisnis, terutama Oriflame. Selama ini banyak dari kita yang memikirkan keuntungan dari bisnis Oriflame tanpa tahu bahwa banyak sekali kerugian tersembunyi yang bisa kita alami saat memulai bisnis di Oriflame. Oriflame memang banyak sekali yang telah membuat orang lain sukses secara finansial. Saya sendiri juga merasakan keuntungan dari bisnis Oriflame ini, sebab setiap bulannya saya selalu mendapatkan keuntungan berupa bonus yang ditransfer ke rekening saya. Sehingga saya dapat mengatakan bahwa karier saya sekarang di Oriflame, itu sebabnya saya akan lebih banyak menuliskan tentang bisnis Oriflame di blog ini dibandingkan menulis review untuk brand lain. Oriflame membayar saya lebih banyak dibandingkan brand mana pun. Dibayar bukan karena memuji ya tapi karena saya jualan produknya. Hahahaha... Sudah tahu kerugian apa yang kita dapatkan saat memulai bisnis di Oriflame? Berikut saya jabarkan satu perrs