Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2016

Review Drama Korea: Gentleman’s Dignity

Review Drama Korea: Gentleman’s Dignity. Drama Korea saat ini memiliki peningkatan yang sangat signifikan di Indonesia. Ceriatanya yang menarik dan menyenangkan ini membuat banyak sekali warna negara Indonesia menjadi penggemar Drama Korea atau biasa disebut dengan K-Drama. Salah satu Drama Korea yang memiliki cerita menarik adalah Gentleman’s Dignity. Dan sudah pernah juga tayang di televisi tanah air. Gentleman’s Dignity merupakan salah satu drama Korea SBS bergenre komedi romantis dan memiliki 20 episode. Dibintangi dengan aktor kawakan seperti Kim Suro dan Jang Donggun membuat drama Korea ini memiliki kisah yang sangat menarik. Persahabatan tidak pernah kenal waktu, begitu juga dengan persahabatan di dalam drama Gentleman’s Dignity ini.Review Drama Korea: Gentleman’s Dignity Untuk kisah asmaranya, tentu juga sangat kental Antara Jang Donggun dengan Kim Haneul. Drama ini juga telah dinobatkan sebagai salah satu dari “bestromantic Korean drama” di berbagai award. Selain kisah romansan…

Koruptor Itu Harusnya Diapain Ya?

Sebelum menuliskan ini rasanya saya harus menarik napas sepanjang mungkin. Karena saya kesal dengan hukum di Indonesia. Seandainya saya bisa mengatur hukum negara ini, hukum yang paling ingin saya revisi adalah hukuman buat koruptor. Mereka pencuri semua hak rakyat negara ini lho. Kebayang uang yang mereka curi itu bisa jadi apa bagi kemajuan negara kita. Negara kita kalah maju memang jika dibandingkan dengan Jepang. Yaiyalah Jepang dijadikan tolok ukur.
Sebelum saya ngomongin soal koruptor hukuman yang paling oke buat mereka apa, saya mau bahas soal negara sebelah dulu. Itu lho negeri jiran. Saya pikir negara mereka sudah sempurna lho. Transportasinya keren. Masyarakatnya aman damai sejahtera. Lalu beberapa kali saya menemukan juga orang yang bisa menunjukkan sisi kurangnya negara mereka. Yah pada akhirnya nggak ada negara yang sempurna kok. Bahkan negara Jepang sekalipun. Daripada sibuk mencerca negara sendiri saya pikir bagaimana kita mendidik anak-anak kita demi memajukan negar…

Sibling Rivalry (2)

Kakak saya orangnya saya cemburuan. Dia ingin memiliki orang tua saya, terutama Umak, hanya untuk dirinya sendiri, yang mana hal itu adalah sesuatu yang tak mungkin sebab ibu saya punya lima anak termasuk dia. Dia semakin bertambah usianya dan perhatian orang tua akan pindah ke anak yang lebih muda, itu sangat wajar bukan?
Sejak kecil saya selalu menjadi 'anak angkat' dan dia yang menjadi 'anak emas'. Dia selalu memiliki apa yang dia inginkan, sedangkan saya dan adik perempuan saya menerima apa yang boleh diberikan orang tua kami atas pengawasan dirinya. Sehingga tak jarang orang tua saya harus sembunyi-sembunyi memberikan sesuatu untuk 'mengadilkan' situasi. Harusnya adil itu terang-terangan. Untuk menunjukkan pada dirinya bahwa dunia ini tak bisa berjalan seperti yang dia inginkan. Dia yang harus beradaptasi denga n keadaan.
Mana pernah botol harus mengikuti keinginan air?
Sebenarnya saya mencoba melupakan kakak sulung saya. Menghapus ingatan saya tentangnya…

Alhamdulillah Pak Anies Diganti

Demikian potongan status facebook saya kemarin setelah melihat banyak yang update status 'Yah kenapa diganti?', pengen komen deh 'kenapa tidak?'. Oke saya bukan fans beliau tapi juga nggak nyinyir soal kerjaan beliau kayak gimana sih. Soalnya saya nggak ngerasain apa-apa sih selama beliau jadi menteri atau saya yang kurang peka? Maksud saya nggak ngerasain adalah nggak ngerasain efek baik atau buruknya. Lain cerita mungkin kalau saya guru sekolah atau punya anak yang sedang bersekolah. Bakalan tahu deh gerak langkah beliau.
Tapi saya pengen deh kali ini mendukung langkah Jokowi. Mau bagaimana pun juga, sebagai rakyat saya tidak paham bagaimana seorang presiden bekerja, namun pasti ada alasan kuat beliau melakukan tindakan tersebut. Siapa tahu yang dia lakukan membawa perubahan baik demi pendidikan di Indonesia. Siapa tahu. Kita nggak akan pernah tahu jika dia tidak mengambil langkah tersebut bukan?
Tumben saya mendukung Jokowi?
Duku nggak ngedukung sekarang saya setia…

Apa yang Harusnya Awkarin dan Gaga Share di Sosial Media Mereka?

Sudah lewat beberapa waktu lalu kehebohan dua selebgram yang akhirnya mencuri perhatian saya. Di tengah deru ombak gosip AR sama RA yang katanya selingkuh sampai terbang ke Belanda saya melipir sejenak buat buka dua akun ABG ngehits ini. Huyey AR sama RA! Mengapakah kalian tak ajak saya sekeluarga buat liburan ke Eropa. Kalau kata orang Melayu 'E-R-O-P-A-H!' pake 'H'.
Saya nggak kepengen nyerang Awkarin atau Gaga sih soal apa yang mereka share di sosial media. Toh kita semua tahu batasan norma mana yang harus kita patuhi di sosial media foto tersebut. Jika memang terganggu dengan postingan mereka gampang kok, 'unfollow' eh bukan dong 'report' aja. Kan kita punya hak yang sama untuk melaporkan akun mana pun. Biar Instagram yang mutusin apakah mereka bisa terus ada di sosial media atau harus angkat kaki. Walaupun saya yakin sih Instagram nggak ngeliat mereka melakukan pelanggaran karena konten mereka nggak sevulgar akun lain yang menyediakan postingan ya…

Cari di Aladin Hotel di Semarang Dekat Bandara?

Masih liburan? Masih menikmati langit biru dari belahan bumi yang berbeda dari yang biasa? Saya masih di Pontianak nih. Tapi tenang, saya mau berbagai informasi kepada pembaca blog ini semua. Terutama Anda yang suka jalan-jalan keliling Indonesia. Pastinya suka cari informasi soal hotel bukan? Sebelum mendarat di tempat tertentu pastikan betul kita sudah punya beberapa pilihan hotel yang ingin kita datangi. Jangan sampai sudah tiba malah bingung mau mengingap di mana. Saya pernah kayak gitu soalnya.


Untung waktu itu saya naik kereta dan tak jauh dari stasiun kereta ada hotel yang murah harganya. Meskipun ujung-ujungnya tobat menginap di sana karena ternyata itu adalah tempat penginapan esek-esek. Ah sudahlah. Sudah lama sekali itu sejarahnya. Hanya akan jadi cerita seru bareng anak cucu pas lebaran di masa tua nantinya.
Anda sekarang di mana? Ada yang mau ke Semarang? Sebelum ke Semarang buka Aladin dulu. Cek hotel di Semarang dekat bandara. Supaya gampang mau pulang. Lumayan juga k…

Masih Efektifkah Broadcast (BC) di BBM untuk Jualan Online?

BBM hingga sekarang masih menjadi satu di antara banyak aplikasi chat yang digunakan di berbagai smartphone. Mengingat sekarang di Android dan iPhone juga sudah tersedia jadinya ya BBM sangat banyak penggunanya. Terutama di Indonesia yang masih banyak sekali yang memanfaatkan BBM sebagai sarana buat berkomunikasi dengan keluarga, teman, atau bahkan buat berbisnis. Sebenarnya saya sendiri sejak keluar BB tidak tertarik buat beli, pengen punya iya, ikut berbagai lomba yang hadiahnya BB tapi nggak pernah menang sampai akhirnya punya Android.
Blackberry Messenger siapa yang tak tahu? Apalagi sebelum BBM benar-benar dilepas untuk Android dan iPhone, beritanya sudah santer sekali terdengar. Jadi tak ada alasan lagi untuk mengganti Android ke BB hanya gara-gara pengen dagang menggunakan BBM. Waktu belum punya BBM memang kadang agak menyebalkan ada yang suka tanyain soal PIN. Dikit-dikit PIN BBM. Sensi banget waktu ada yang nanyain PIN-nya berapa. Augh…. Sekarang malah sebar PIN ke mana-mana…

Sibling Rivalry (Bagian 1)

Semuanya dimulai ketika saya baru lahir. Setidaknya itu yang saya tahu menjadi pemicu semua yang terjadi di dalam keluarga saya. Saya tidak menyesali menjadi diri saya yang sekarang. Harus mengalami sedemikian banyak hal yang menyakitkan. Sebab yang saya yakini adalah tak ada hidup yang sempurna. Tak ada orang yang bahagia jika tidak mensyukuri apa yang dia punya dan apa yang tak ada pada dirinya. Begitupun saya. Namun saya ingin berbagi kisah ini dengan cerita yang cukup panjang lebar. Untuk menemukan orang yang sama penderitaannya dengan saya. Menunjukkan pada mereka yang mungkin sampai sekarang bingung dengan apa yang terjadi di dalam hubungan keluarganya dan tak tahu harus bicara dengan siapa, saya juga ada di sini dan hanya bisa bicara banyak dengan blog saya.
Apa yang selama ini harus saya hadapi, sampai usia saya sekarang, masih terus berlangsung, cuma tidak seintens yang dulu karena saya sudah menikah, punya anak, dan keluarga sendiri. Sayangnya saya masih terlampau sering me…

Jajan Jajanan Pontianak: Jus Jagung

Itu judul nggak kebanyakan huruf J apa ya?
Abaikan!
Jadi begini ceritanya. Saya baru sadar pedagang gerobakan yang nongkrong di samping kampus Widya Dharma punya menu istimewa yang nggak semua tempat punya. Semua gerobakan lain maksudnya. Sudah sering sih saya minum jus jagung di situ atau saya sebut susu jagung saja? Tapi saya baru sadar kalau minuman itu cukup langka di Pontianak. Bahkan rasanya gerobakan yang lain, setahu saya nggak jual susu jagung ini deh.
Jarang-jarang kan jagung dibikin susu kayak susu kedelai gitu? Ternyata enak banget lho dijadikan minuman. Setiap saya mampir ke situ pasti saya minum jus jagung alias susu jagungnya. Kalau nggak salah harganya 4.000/gelas. Terjangkau kok. Wajar sih dagangannya laris manis. Apalagi di sini menyediakan banyak sekali kue.
Bermacam jenis kue dari yang asin sampai yang manis. Dari yang digoreng sampai yang dikukus ada semua. Meja penuh sekali dengan kue-kue lokal kayak cai kue dan bola-bola keladi. Itu dua jenis di antaranya ya! M…

Buat Apa Daftar BebasBayar, Memangnya Ada Manfaatnya Buat Mudik Lebaran?

Berbagi aplikasi yang bisa kita install ke smartphone kita semakin beragam jumlahnya. Aplikasi yang tentu saja memberikan beragam kemudahan terutama pembayaran online yang memang sangat dibutuhkan di era digital ini. Akan sangat sulit rasanya hidup tanpa smartphone yang dijejali dengan macam-macam aplikasi yang membuat segala pembayaran menjadi mudah. Segalanya bisa dicari solusinya melalui internet. Internet menjadi jawaban semua permasalahan kita.
Buat apa daftar bebas bayar, memangnya ada manfaatnya buat mudik lebaran?
Satu di antara aplikasi yang memudahkan orang yang selalu bertransaksi melalui smartphonenya adalah BebasBayar. Buat apa punya aplikasi ini sedangkan saya sudah punya internet banking? Bisa bayar melalui multipayment dan beragam pilihan pembayaran lainnya? Yakin pilihan pembayaran yang Anda miliki sudah lengkap? Katakanlah sudah lengkap, apakah metode pembayaran yang selama ini Anda gunakan bisa memberikan keuntungan lebih? Selain keuntungan mudah digunakan dari ru…

Menulis Itu...

Sudah lama saya "meliburkan" diri dari kegiatan menulis dan rasanya saya menjadi agak nggak waras. Iyap! Cara saya menjaga kewarasan saya adalah dengan banyak-banyak menulis. Menulis itu kayak terapi. Seperti obat. Obat karena sedemikian banyak hal yang harus saya atasi. Sebagai orang dewasa, saya sadar bahwa saya ingin sekali kembali ke masa-masa kecil di mana saya tak terlalu khawatir soal masa depan.
Setidaknya ingin kembali ke masa awal menjadi blogger. Saat saya tak begitu peduli reaksi orang lain membaca tulisan saya. Tak tahu bahwa tulisan saya bisa dibaca banyak orang dan "menyakiti" tanpa saya peduli dengan orang yang tersakiti. Di mana masa itu kemarahan menjadi energi yang sangat kuat. Puluhan artikel panjang lebar bisa saya tuliskan.
Berbeda dengan sekarang. Menulis sudah ada "aturan" tak tertulisnya yang saya buat sendiri. Hal-hal yang saya pikir berpotensi menyebarkan hal negatif membuat saya mengambil waktu sejenak untuk menuliskan gagasan…

Menulis Itu Bikin Waras!

Terkadang saya merasa tingkat ketidakwarasan saya turun naik. Saya merasa gila. Saya merasa orang lain normal dan saya tak biasa-biasa saja. Saya berharapnya saya bisa seperti orang lain. Lalu pada akhirnya saya sadar bahwa setiap orang punya sisi gelapnya masing-masing. Punya ketidaksempurnaan di dalam hidupnya. Sebab tak ada hidup yang sempurna. Pun hidup saya, Anda yang sedang membaca tulisan ini. Kita bukanlah mahluk yang sempurna dan tak perlu bersikeras untuk menjadi yang paling sempurna.
Di satu titik, saat saya merasa kegilaan saya sudah bercampur delusi tinggi dan mimpi buruk tanpa ujung. Saya akhirnya kembali ke papan ketik dan menulis lebih banyak. Lebih cepat. Menulis itu bikin saya waras. Rasanya. Proses menulis yang panjang, membuat saya menjadi lebih sadar akan dunia ini. Bahwa hidup itu indah. Bahwa hidup itu harus diteruskan. Bahwa hidup itu harus mengeluarkan sebanyak mungkin kata-kata yang saya suka, supaya saya tidak gila.
Menulis itu adalah terapi yang saya lak…

Hari Libur Produktif Sekali

Dulu, masih belum bisa merangkak... A photo posted by Raza Damilio (@razadamilio) on Jun 25, 2016 at 12:51am PDT Menulis dengan cepat adalah spesialis saya. Saya tak bsia terlalu lama duduk depan komputer dan berpikir. Saya menulis sambil berpikir. Mengetik sambil berpikir. Terkadang berbicara sambil berpikir. Banyak sekali hal yang lewat di pikrian saya. Saya tak bisa menyanyi dengan merdu atau berdansa dengan indah. Tapi saya bersyukur saya masih bisa menulis dengan cepat. Banayk orang yang tak bisa menulis dengan cepat lho. Walaupun sayangnya saya masih belum bisa mengetik dengan 10 jemari saya. Padahal bakalan keren sekali ya kalau bisa melakukannya dan sedikit typo yang akan terjadi dalam tulisan saya. Ini saya sering balik lagi ke belakang buat memperbaiki tulisan saya di bagian pengetikannya.
Menulis tak perlu sempurna. Jika terlalu sibuk mengejar kesempurnaan nggak bakalan bisa cepat menulisnya.
Saya tak menyangka lho saya bisa mengetik secepat sekarang ini. Dulu, buat ratain …

Pontianak Kota Bersinar

Pontianak Kota Bersinar, sebutan ini tentu sangat sesuai dengan matahari yang selalu bersinar terang di Bumi Khatulistiwa. Cahayanya menerangi setiap sudut Pontianak. Bahkan tidak tanggung-tanggung suhu udaranya bisa 32-33 derajat. Walaupun sebenarnya masih banyak lagi kota yang memiliki suhu yang lebih tinggi tetapi matahari Pontianak memang lebih terasa dibandingkan dengan tempat lain. Cuma anehnya kulit saya malah lebih cerah dibandingkan saat masih berada di Jawai Selatan dulu.
Sekarang ingin berbagi pemandangan Pontianak Kota Bersinar yang lokasi pengambilannya dari rumah adat dayak yang baru di Kota Baru. Rumah Radakng. Saya sudah izin dengan pemilik foto ini untuk memajangnya di blog. Foto ini juga bukan dihasilkan dari kamera profesional melainkan kamera ponsel. Saya tak akan menjelaskan apa merek kameranya karena memang ini bukan postingan berbayar.
Sebenarnya saya yakin banyak sekali foto yang memamerkan Kota Bersinar ini. Tetapi saya sendiri belum menemukan pemiliknya dan fot…

Pontianak Kota Bersinar Bisa Hilangkan Bayanganmu

Pontianak Kota Bersinar adalah julukan yang sangat cocok untuk Kota Pontianak tercinta ini. Setiap kota ada julukannya masing-masing bukan? Kita bisa cek tuh di Wikipedia daftar julukan kota di Indonesia apa saja. Contohnya nih julukan kota santri, julukan Kota Sukabumi, kota pelajar terbaik di Indonesia, julukan Kota Semarang, julukan Kota Kebumen, sampai julukan Kota Malang. Banyak sekali julukan kota yang ada di Indonesia. Bahkan Kota Pontianak sendiri selain disebut sebagai Pontianak Kota Bersinar juga ada yang menyebutnya Bumi Khatulistiwa dan beberapa panggilan lainnya.
Tapi tahukah kamu, kalau Pontianak Kota Bersinar bisa menghilangkan bayanganmu dari muka bumi ini? Bukan naik ke khayangan ya! Keliru itu. Kalau bicara khayangan jadi ingat soal dongeng masa kanak-kanak dulu yang selalu bercerita tentang hal-hal yang tidak mungkin atau tidak masuk di akal. Lalu bagaimana dengan bayangan yang menghilang dari muka bumi? Terdengar tak masuk akal juga? Tenang, ini benar-benar bisa te…

Pompa ASI Manual Terbaik

Anak Abah #abah #babyboy #babycute #baby A photo posted by Raza Damilio (@razadamilio) on Jun 27, 2016 at 5:23pm PDT Sudah setahun lebih saya selalu memompa ASI untuk Raza. Mengingat saya kuliah dari pagi sampai siang dan tentunya memberikan ASI secara penuh jauh lebih baik dibandingkan mengasup bayi yang baru lahir dengan susu formula. Apa yang ada di dalam ASI belum tentu bisa dipenuhi oleh asupan yang lain meskipun itu susu formula. Tapi apakah memberikan susu formula itu buruk? Saya nulis ini bukan buat menghakimi orang tua yang tak memberikan ASI buat anaknya hingga usia 2 tahun ya. Namun ingin membagi pengalaman saya menggunakan pompa ASI.
Saya menggunakan beberapa pompa ASI sebelum akhirnya jatuh cinta dengan pompa ASI manual dari Medela. Pompa ASI Medela yang Harmony ini memang yang paling cocok sama saya. Apalagi saya sudah menggunakan dua pompa ASI listrik dan ternyata yang lebih nyaman adalah pompa ASI manual. Buat saya sih. Setiap ibu berbeda kebutuhan pompanya dan tentu …