20 April 2016

Perempuan Butuh Pendengar yang Baik?


Saya lupa pernah baca di mana soal perempuan butuh mengeluarkan 22.000 kata setiap hari supaya sehat secara mental? Intinya begitulah pokoknya. Sehari, 22.000 kata harus kita keluarkan. Really? Kaget nggak sih kita butuh mengatakan banyak hal setiap harinya. Saya sendiri suka sekali berbicara. Suka bercerita. Rasanya memang melegakan bisa bercerita banyak hal dengan orang yang ada di dekat kita. Walaupun saya bukanlah orang yang temannya banyak. Saya hanya punya beberapa teman baik dan mereka rata-rata adalah pendengar cerita saya. Begitu pula sebaliknya. Saya juga akan mendengarkan mereka ketika mereka bercerita.

Sampai-sampai saya berpikir bahwa saya akan butuh banyak video buat vlog hanya untuk memenuhi kebutuhan bicara saya sampai 22.000 kata. Kalau menulis biasanya saya hanya kuat sampai 10.000 kata sehari. Rasanya sih nggak sampai 22.000-lah. Apakah itu termasuk ya dalam pemenuhan 22.000 kata sehari? Sebab kalau memang iya berarti saya akan lebih memilih untuk menulis saja dibandingkan bicara sampai 22.000 kata. Harus ngomong apa? Siapa yang bakalan mendengarkan saya sampai 22.000 kata? Apabila diketik dan dijadikan postingan bakalan jadi berapa postingan tu? Bisa jadi 50 artikel kali ya?

Banyak banget ya?

Tapi memang menenangkan sih saat membicarakan hal-hal yang ada di dalam kepala kita dibandingkan harus menyimpannya sendiri. Akan banyak sekali hal yang kita bagi dan bisa mencari solusi jika ada masalah. Nggak hanya diam saja. Padahal ada yang bilang 'diam itu emas'. Hahahahah...

Dulu waktu kecil saya percaya banget tuh soal diam itu emas. Lebih suka diam dan menulis dibandingkan bercerita melulu. Sampai akhirnya saya sadar bahwa saya juga butuh teman bicara supaya nggak gila. Bakalan gila kayaknya kalo nggak bisa mengeluarkan uneg-uneg dalam kepala dan hati kita.


Ada sih hal-hal yang ingin saya ceritakan lewat kata-kata langsung bukan lewat tulisan. Kayak kurang afdol gitu tapi bingung juga bakalan nyampah doang atau bakalan bermanfaat? Takutnya malah dikatain ya? Nggak tahu juga sih. Nantilah saya pikirkan lagi soal curhat di vlog.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berkomentarlah yang baik. Semua komentar yang masuk akan dimoderasi. (admin: Honeylizious [Rohani Syawaliah]).

@honeylizious

Followers