Langsung ke konten utama

Hotel Murah di Singapore Tarif Kurang dari Rp200 Ribu Permalam




Anda sudah mulai bisa menjelajah wisata yang ada di Indonesia, hampir semua tempat sudah pernah Anda kunjungi, tak ada salahnya untuk melangkah lebih jauh ke luar negeri. Selain untuk menghabiskan waktu libur juga membuat kamu lebih terbuka dengan budaya baru yang akan ditemui nantinya, tak perlu jauh-jauh jika memang budget kamu terbatas, kunjungan ke negara Singapore bisa dicoba, keuntungan berlibur kesini adalah lokasinya yang dekat sehingga tak menghabiskan banyak biasa, kamu bisa berkeliling seluruh tempat mengingat kawasannya memang kecil dan akomodasi hotel murah di Singapore juga banyak.

Beberapa hal yang memang sering kali menguras biaya perjalanan adalah keberadaan penginapan untuk menginap dan juga biaya transport, semakin mahal lokasi membuat Anda harus keluarkan biaya yang lebih mahal, namun tidak jika kawasan masih seusai saja, bahkan kamu sekarang sudah dibebaskan pembuatan Visa, nah berikut ini ada beberapa daftar penginapan murah di Singapore dengan tarif permalam tak lebih dari 200 ribu rupiah, mana saja mereka simak informasinya berikut ini:

  1. Coziee lodge, kawasan yang satu ini menyediakan penginapan dengan kamar yang sangat terbatas yaitu 7 buah, jadi memang harus cepat jika ingin memesannya, kamar cukup luas dengan beberapa fasilitas, namun kebanyakan untuk kamar mandi umum, tetapi kamu juga dimanjakan dengan akses internet gratis, tarif permalam hanya 160 ribuan rupiah.
  2. Society backpackers hotel, sama seperti namanya kawasan penginapan yang satu ini memang dikhususkan bagi seorang backpacker yang tengah mencari harga paling murah yaitu 160 ribuan permalamnya.
  3. Kawan hostel, menginap di hostel adalah pilihan yang tepat untuk menghemat biaya, karena untuk satu kamar dapat dihuni oleh banyak orang, berada di kawasan little India, mereka tawarkan fasilitas seperti Wi-Fi gratis hingga dapur bersama, tarifnya 180 ribu rupiah permalam.

Segera dapatkan informasi lebih lengkapnya di Mister Aladin, sangat sulit mendapatkan hotel murah di Singapore apalagi dengan pergerakan rupiah yang tak pasti ini, sekali-kali memang tak ada salahnya kamu melangkah lebih jauh ke luar negeri.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma

Menulis 500 Kata

Sekarang sepertinya harus bekerja lebih keras lagi. Saya banyak sekali menulis artikel yang terlampau pendek. Bahkan banyak sekali postingan yang hanya berisikan gambar. Kalau hanya seperti itu saya yakin banyak orang yang akan bisa membuat postingan jauh lebih banyak dari yang saya bisa lakukan. Jadi sekarang sepertinya saya harus mengubah tantangannya menjadi lebih menarik. Saya harus menulis setidaknya 500 kata untuk setiap artikel yang saya buat. Supaya lebih terasa menantang dan saya tak hanya sambil lalu lagi mengupdate blognya. Sebab akhir-akhir ini ketika menyelesaikan jumlah postingan saya akhirnya suka mengambil beberapa gambar yang sudah saya unggah di instagram dan memasukkannya ke blog menjadikannya satu postingan. Padahal hanya diikuti satu dua kata saja. Bahkan pernah tak ada tulisan apa-apa. Memang menulis 10 postingan sehari bukanlah hal yang mudah untuk membagi waktu dengan persiapan pernikahan. Tapi tantangan memang harus dibuat seberat mungkin bukan? Bukan