Langsung ke konten utama

Cek Tarif Pengiriman di MyJNE Saja!




Pedagang tuh geraknya harus cepat. Meleset sedikit pelanggan bisa kabur. Apalagi kalau ketemu pelanggan yang nggak sabaran. Terutama soal tarif pengiriman. Padahal semuanya butuh proses kan ya. Teman-teman sering ketemu pelanggan yang nyebelin kayak gitu? Pas mau pesen cepet banget minta jawabnya. Terlambat sedikit nge-PING mulu, aish! Dagang memang butuh kesabaran tingkat tinggi. Apalagi kalau punya banyak sekali kegiatan yang makan energi. Energi hati. Eh itu dagang apa. Tapi beneran lho suka capek hati tuh pas bagian mau closing lalu nyangkut gara-gara pelanggan belum tahu berapa yang harus dikirim ke kita karena kita nggak bisa ngecek tarif pengiriman ke alamat yang bersangkutan.

Teman-teman yang menggunakan smartphone pasti sering nih mengalami yang seperti ini. Mau buka halaman website JNE susah banget. Padahal jaringan lancar jaya. Saya rasa banyak yang mengeluh soal ini sampai akhirnya JNE ngeluarin nih aplikasi khusus smartphone buat memudahkan kita semua bertransaksi secara online dan mengecek tarif pengiriman. Kadang sensitif banget lho teman-teman soal tarif ini. Bisa bahaya kalo salah kasih tarif.

Pengalaman saya tuh pernah saya kasih tarif seingat saya aja ternyata meleset. Disebut tarif reguler kemahalan. Terus kemurahan kalo dibilang one night service alias YES, Yakin Esok Sampai. Untuk memudahkan teman-teman pengguna setia JNE, sekarang sudah ada yang namanya MyJNE. Ini beneran gampang banget makenya. Nggak butuh tutorial. Buka langsung bisa makenya lho.

Nggak ada lagi tuh kelamaan nunggu loading halaman website JNE. Sekarang tinggal buka aplikasinya dan langsung bisa digunakan. Tarif pilihan akan muncul, mau pake yang mana silakan. Estimasi harinya juga jelas. Jadi teman-teman bisa memperkirakan tarif yang mana yang paling pas dengan estimasinya. Kalau mau cepet ya pake JNE YES aja.

 

Kayak saya nih ngecek tarif pengiriman paket ke kampung halaman di Jawai sana. Ternyata lebih murah dibandingkan dari Jawai ke Pontianak. Sekarang nggak bakalan stress lagi kalau ada pelanggan yang nggak sabaran pengen tahu berapa yang harus dia transfer ke kita. Kita juga tinggal screen shoot aja tarifnya supaya dia bisa milih mau pake pengiriman yang tarifnya berapa dan mau berapa lama sampai ke tempatnya.


Sudah pake MyJNE? Download di playstore aja! Gratis kok.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma

Menulis 500 Kata

Sekarang sepertinya harus bekerja lebih keras lagi. Saya banyak sekali menulis artikel yang terlampau pendek. Bahkan banyak sekali postingan yang hanya berisikan gambar. Kalau hanya seperti itu saya yakin banyak orang yang akan bisa membuat postingan jauh lebih banyak dari yang saya bisa lakukan. Jadi sekarang sepertinya saya harus mengubah tantangannya menjadi lebih menarik. Saya harus menulis setidaknya 500 kata untuk setiap artikel yang saya buat. Supaya lebih terasa menantang dan saya tak hanya sambil lalu lagi mengupdate blognya. Sebab akhir-akhir ini ketika menyelesaikan jumlah postingan saya akhirnya suka mengambil beberapa gambar yang sudah saya unggah di instagram dan memasukkannya ke blog menjadikannya satu postingan. Padahal hanya diikuti satu dua kata saja. Bahkan pernah tak ada tulisan apa-apa. Memang menulis 10 postingan sehari bukanlah hal yang mudah untuk membagi waktu dengan persiapan pernikahan. Tapi tantangan memang harus dibuat seberat mungkin bukan? Bukan