Langsung ke konten utama

Blogwalking!


Sudah lama sekali nggak blogwalking. Padahal sebenarnya sangat perlu dilakukan buat menambah teman baru. Dapat banyak informasi berharga juga, ya setidaknya jangan baca blog yang nyinyir sama orang lain. Baca aja yang punya informasi yang kita butuhkan. Blog saya? Dulu mungkin punya banyak waktu untuk ngomentari kehidupan maya orang atau sekadar nyinyir aja dengan hal-hal yang tak begitu penting untuk dikomentari. Ah sayang sekarang sudah banyak yang harus diprioritaskan sehingga mau nggak mau ada yang dihilangkan dari jadwal harian.

Seperti blogwalking itu juga sekarang hanya kadang saya lakukan. Itupun jarang meninggalkan komentar. Sekadar baca aja informasi yang ada. Syukur-syukur informasinya shareable secara positif. Nggak kebayang kalo isinya negatif tapi dishare banyak orang. Makin banyak deh yang akan terinfeksi dengan hal negatif tersebut.

Saya juga sudah lama sekali nggak nulis fiksi. Padahal dulu selalu nulis dalam sebulan itu ada aja fiksi yang saya tulis. Sekarang sudah banyak review yang ditulis dan kebanyakan bukan makanan. Ahahaha padahal pengennya lebih banyak menulis lagi tentang makanan. Akan segera saya lakukan ya. Punya akan memang akan membuat jadwal kita yang awalnya agak berantakan semakin berantakan. Semua hal harus sinkron dengan jadwal sang bayi.

Di blog saya sekarang juga sudah mulai ada yang meninggalkan komentar lagi semenjak kotak komennya saya buka. Semoga saja komentar yang datang tak membuat saya menjadi menutup kotak tersebut kembali. Semoga. Soalnya malas aja buka tutup. Kalo mau buka ya buka, tutup ya tutup. Gitu. Kesannya plin-plan kalo buka tutup kan? Walaupun bebas aja sih, mau dibuka tutup.

Keteteran banyak tulisan juga keliatan banget sekarang. Saya harus mengakui bahwa saya memang bukan wonderwoman yang bisa melakukan banyak hal dalam satu waktu. Eh itu multitasking deh bukan wonderwoman. Ya pokoknya gitu deh. Sekarang yang saya rasakan sih saya lebih bisa berbicara lagi dengan diri saya sendiri. Saya merasa agak waraslah. Meningkat sedikit kewarasannya dibandingkan sebelumnya.


Melahirkan banyak mengubah saya. Banyak banget. Semoga blogwalking juga membuat saya berubah menjadi orang yang lebih baik lagi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma

Menulis 500 Kata

Sekarang sepertinya harus bekerja lebih keras lagi. Saya banyak sekali menulis artikel yang terlampau pendek. Bahkan banyak sekali postingan yang hanya berisikan gambar. Kalau hanya seperti itu saya yakin banyak orang yang akan bisa membuat postingan jauh lebih banyak dari yang saya bisa lakukan. Jadi sekarang sepertinya saya harus mengubah tantangannya menjadi lebih menarik. Saya harus menulis setidaknya 500 kata untuk setiap artikel yang saya buat. Supaya lebih terasa menantang dan saya tak hanya sambil lalu lagi mengupdate blognya. Sebab akhir-akhir ini ketika menyelesaikan jumlah postingan saya akhirnya suka mengambil beberapa gambar yang sudah saya unggah di instagram dan memasukkannya ke blog menjadikannya satu postingan. Padahal hanya diikuti satu dua kata saja. Bahkan pernah tak ada tulisan apa-apa. Memang menulis 10 postingan sehari bukanlah hal yang mudah untuk membagi waktu dengan persiapan pernikahan. Tapi tantangan memang harus dibuat seberat mungkin bukan? Bukan