Langsung ke konten utama

6 Langkah Mudah Menjalankan Bisnis Oriflame



Banyak orang yang barangkali kesulitan menjelaskan pada konsultan yang baru didaftarkan di jaringannya. Tidak jarang memang ada konsultan yang telah didaftarkan terlupakan atau tidak mau banyak bertanya pada sponsornya yang telah mendaftarkannya di bisnis online Oriflame. Sejak awal saya sendiri selalu menekankan agar semua orang yang mau bergabung di bisnis ini untuk rajin-rajin bertanya. Supaya saya tahu bagaimana menjawab apa yang mereka butuhkan. Namun sebagai antisipasi di sini saya hadirkan tulisan untuk menjelaskan lebih jauh bagaimana memulai bisnis Oriflame baik secara online maupun offline.

Mengapa kita harus tahu langkah yang sebaiknya langsung kita lakukan setelah terdaftar? Supaya kita bisa mendapatkan penghasilan semaksimal mungkin di bisnis ini.

  1. Verifikasi Email
    Setelah kita mendapatkan email dari Oriflame untuk mengaktifkan akun Oriflame kita, segera klik link yang dikirimkan. Sebab ini akan mempercepat proses pembelian staterkit dan kita bisa cepat mendapatkannya. Sebaiknya selama proses pendaftaran komunikasi dengan sponsor jangan sampai putus. Jangan malu bertanya kepada sponsor ya!
  2. Bayar Pendaftaran
    Apabila kita sudah mendapatkan email yang berisi invoice staterkit segera lakukan pembayaran melalui beberapa pilihan. Pertama kita bisa membayar langsung ke kasir BRI tanpa menggunakan rekening. Tunjukkan nomor konsultan ke kasir atau teller, nanti kasir akan memproses pembayarannya. Tidak perlu melakukan konfirmasi ke Oriflame, karena invoice otomatis terbayar. Bisa juga melalui bank Mandiri atau BCA. Bisa klik di sini untuk pilihan pembayaran dua bank ini.
  1. Baca Staterkit
    Setelah staterkit tiba, langsung baca isi staterkit. Bisa mencari tahu dengan menggoogling tentang Oriflame ya. Banyak sekali orang yang berbaik hati mau memberikan penjelasan tentang bisnis ini secara cuma-cuma.
  2. Sebar Katalog dan Kumpulkan Orderan
    Di dalam staterkit terdapat katalog dua buah yang bisa kita jadikan senjata untuk menjalankan bisnis ini. Segera sebarkan katalog yang kita punya ke calon pelanggan kita secara offline. Sedangkan untuk online kita bisa menyebarkan katalog yang bisa kita unduh dari aplikasinya. Pengguna android bisa menginstall aplikasi 'Katalog Oriflame Indonesia' melalui Playstore.
  3. Order Online dan lakukan pembayaran
    Orderan sudah terkumpul? Segera log in ke akun Anda di id.oriflame.com dan lakukan order. Setelah log in cukup masukkan nomor konsultan, kode produk, dan jumlah produk yang kita butuhkan. Lakukan pembayaran seperti pembayaran pendaftaran pertama kali. Harga yang kita bayar ke Oriflame adalah harga setelah diskon 23% dari harga katalog. Lalu tunggu barang dikirim dari kantor cabang terdekat.
  4. Rekrut
    Supaya kita bisa mendapatkan bonus dari penjualan lebih banyak, caranya adalah dengan mengajak orang lain untuk bergabung. Sehingga nanti penjualan yang dihitung adalah penjualan yang kita lakukan bersama dengan orang yang bergabung dengan kita dan ajarkan 6 langkah yang sama kepada mereka.

Gambaran sederhananya seperti itu aja sih yang harus kita lakukan di Oriflame. Lebih detailnya bisa ditanyakan kepada sponsor masing-masing atau langsung add BBM 597B5B16 atau WA 085213626011.
 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma

Menulis 500 Kata

Sekarang sepertinya harus bekerja lebih keras lagi. Saya banyak sekali menulis artikel yang terlampau pendek. Bahkan banyak sekali postingan yang hanya berisikan gambar. Kalau hanya seperti itu saya yakin banyak orang yang akan bisa membuat postingan jauh lebih banyak dari yang saya bisa lakukan. Jadi sekarang sepertinya saya harus mengubah tantangannya menjadi lebih menarik. Saya harus menulis setidaknya 500 kata untuk setiap artikel yang saya buat. Supaya lebih terasa menantang dan saya tak hanya sambil lalu lagi mengupdate blognya. Sebab akhir-akhir ini ketika menyelesaikan jumlah postingan saya akhirnya suka mengambil beberapa gambar yang sudah saya unggah di instagram dan memasukkannya ke blog menjadikannya satu postingan. Padahal hanya diikuti satu dua kata saja. Bahkan pernah tak ada tulisan apa-apa. Memang menulis 10 postingan sehari bukanlah hal yang mudah untuk membagi waktu dengan persiapan pernikahan. Tapi tantangan memang harus dibuat seberat mungkin bukan? Bukan