60 Tahun Astra

60 Tahun Astra

21 Februari 2016

Xuping oh Xuping


Xuping tuh bukan nama orang ya. Tapi nama perhiasan yang ngetrend di berbagai kalangan yang ingin kelihatan punya banyak aksesoris 'emas' tapi ingin lebih aman dengan mengenakan Xuping. Kalau di kampung saya banyak orang menyebut perhiasan imitasi ini dengan sebutan 'emas bandong' alias emas dari Bandung. Barangkali dulu banyak yang produksi emas imitasi ini di Bandung, yang jelas populer banget waktu saya masih kecil dulu.

Nama lain emas imitasi ini adalah mamas. Bukan panggilan sayang ya. Hahahah... jangan bangga kalau ada orang dari kampung saya tiba-tiba menyebut mamas. Bisa jadi dia lagi nyebut nama perhiasannya yang merupakan emas imitasi. Hehehehe...

Semakin menjamurnya produsen emas imitasi atau emas tiruan dengan berbagai bahan dasar, berkembang pula produk yang dinamai Xuping ini. Lucu banget lagi perhiasan Xuping ini. Mirip sekali dengan emas asli dan dijualnya sepaket alias set perhiasan Xuping. Keren banget. Sayang kayak saya paling nggak bisa pakai perhiasan emas palsu. Bukan karena gengsi. Tapi memang kulit saya akan gatal-gatal. Bahkan pernah sampai infeksi. Kuping saya paling gampang infeksi kalau sudah mengenakan perhiasan imitasi.

Makanya saya sampai sekarang nggak terlalu tertarik buat punya perhiasan Xuping ini. Walaupun kadang iri juga dengan orang yang bisa menggunakannya tanpa masalah kulit yang berarti. Jadinya ya saya hanya pake perhiasan dari emas. Udah gitu saya juga nggak terlalu suka menggunakan banyak perhiasan sih. Satu-satunya perhiasan yang saya pakai cuma cincin kawin. Karena suami yang suka saya menggunakannya.

Dulu waktu kecil sempat pakai anting emas, tapi entah ke mana sekarang antingnya. Rindu juga dengan anting masa kecil saya. Satu-satunya anting emas saya dan sekarang sudah nggak pernah beli anting emas lagi. Lebih nyaman memang nggak ada anting di telinga, lebih 'lega'.

Eh iya buat teman-teman yang suka mengenakan perhiasan terutama emas hati-hati ya, jangan berlebihan mengenakannya. Nanti terjadi hal yang tak diinginkan. Bisa jadi orang awalnya nggak punya niat jahat terhadap kita tapi setelah melihat kita seperti toko emas berjalan, malah jadi ada timbul niat untuk merampok. Mendingan hanya dirampok, banyak orang yang sampai kehilangan nyawa gara-gara mengenakan terlalu banyak perhiasan.

Lebih aman memang mengenakan perhiasan imitasi itupun secukupnya saja untuk memperindah penampilan kita. Bukan niatnya untuk pamer dengan orang lain kalau kita adalah orang kaya.

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berkomentarlah yang baik. Semua komentar yang masuk akan dimoderasi. (admin: Honeylizious [Rohani Syawaliah]).

@honeylizious

Followers