Langsung ke konten utama

Satin Lipstik untuk Acara Formal


Dulu waktu kecil nggak pernah kebayang lho bakalan kayak sekarang. Jadi sering make up. Bahkan hanya untuk kuliah tetap menggunakan make up. Walaupun saya juga nggak malu kalau harus keluar rumah tanpa make up. Malah suami yang sering perhatian kalau saya nggak pake make up ke mana-mana. Paling nggak lipstik sih yang saya kenakan. Soalnya kalau nggak pake kadang wajah saya terlalu pucat. Kadang ada yang suka nanya apa saya lagi sakit saat nggak pake lipstik sama sekali.

Khusus untuk acara formal saya senang sekali menggunakan satin lipstik. Karena hasilnya memang bagus banget. Sekarang sudah banyak sekali sih produsen yang menyediakan satin lipstik. Begitu juga dengan Oriflame. Ada tuh yang namanya Power Shine Satin Lipstick. Ini lipstik keren banget kalo diaplikasi ke bibir. Nggak bikin bibir kaku atau terasa berat. Sebenarnya sih semua lipstik Oriflame memang ringan banget di bibir.

Khusus untuk Satin Lipstik menurut saya sih memang paling cocok dikenakan saat acara formal atau memang ada acara khusus di luar. Tampilannya di bibir oke banget. Nggak bakalan nyesel kalau punya satu lipstik satin di rumah.

Saya sendiri mengoleksi beberapa jenis lipstik dengan warna yang sangat kontras sebab ini bisa menjadi bahan untuk uji coba mendapatkan warna yang baru. Karena kadang kita sulit banget lho menemukan lipstik yang warnanya benar-benar sesuai dengan bibir kita. Apalagi untuk yang kulitnya sawo matang kayak saya. Ada lipstik yang kita suka eh malah pas dipake ternyata jadinya aneh di muka. Ada juga yang kita nggak suka tapi terlihat lebih cocok.

Kayak beberapa teman saya ada yang takut banget punya lipstik merah menyala. Padahal sih triknya biar warnanya nggak terlalu merah bisa digabungkan dengan lipstik yang warnanya lebih muda. Mau lebih merah atau muda tinggal ditambah saja yang mana yang sesuai. Beda cerita dengan yang berkulit putih ya. Warna lipstik apa saja cocok-cocok aja. Apalagi kalau memang bibirnya bentuknya sudah pas. Bakalan nggak kesulitan mau lipstik yang mana aja.

Teman-teman cerita dong suka pakai lipstik apa biasanya? Atau ada nih yang masih ragu-ragu mau menggunakan lipstik di acara khusus atau formal? Tanya suami dulu kali ya? Kalau suami bolehin ya nggak ada salahnya dandan biar dia tambah senang kan?

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma

Menulis 500 Kata

Sekarang sepertinya harus bekerja lebih keras lagi. Saya banyak sekali menulis artikel yang terlampau pendek. Bahkan banyak sekali postingan yang hanya berisikan gambar. Kalau hanya seperti itu saya yakin banyak orang yang akan bisa membuat postingan jauh lebih banyak dari yang saya bisa lakukan. Jadi sekarang sepertinya saya harus mengubah tantangannya menjadi lebih menarik. Saya harus menulis setidaknya 500 kata untuk setiap artikel yang saya buat. Supaya lebih terasa menantang dan saya tak hanya sambil lalu lagi mengupdate blognya. Sebab akhir-akhir ini ketika menyelesaikan jumlah postingan saya akhirnya suka mengambil beberapa gambar yang sudah saya unggah di instagram dan memasukkannya ke blog menjadikannya satu postingan. Padahal hanya diikuti satu dua kata saja. Bahkan pernah tak ada tulisan apa-apa. Memang menulis 10 postingan sehari bukanlah hal yang mudah untuk membagi waktu dengan persiapan pernikahan. Tapi tantangan memang harus dibuat seberat mungkin bukan? Bukan