Langsung ke konten utama

Review dan Harga Ayunan Bayi Merk Pliko dengan Tajimaku









Ayunan bayi merupakan salah satu senjata yang ampuh bagi para ibu untuk membantu menenangkan si kecil. Namun harga ayunan bayi yang terbilang mahal membuat Anda mempertimbangkan untuk membelinya. Karena pada dasarnya ayunan bukan merupakan kebutuhan pokok untuk merawat bayi. Saat ini sudah terdapat banyak macam dan juga bentuk dari ayunan yang bahkan dapat berfungsi sebagai perlengkapan bayi. Bentuk ayunan seperti ini dapat menghemat pengeluaran Anda karena dapat difungsikan menjadi dua hingga tiga barang sekaligus.


Pertama adalah ayunan bayi Pliko Baby Swing with Toys pk 202. Produsen perlengkapan bayi asal Indonesia ini ternyata mengeluarkan produk ayunan bayi yang dapat difungsikan menjadi beberapa perlengkapan. Selain sebagai ayunan, kursi dari ayunannya dapat dilepas sehingga dapat difungsikan menjadi kursi bayi. Namun bukan hanya kursi biasa, karena kursi tersebut dilengkapi dengan mainan yang dapat dilepas-pasang dan juga meja kecil. Ayunan yang ditujukan untuk bayi berumur 6 bulan ke atas ini dapat berfungsi sebagai kursi bermain dan juga makan bagi bayi.


Tak perlu khawatir soal keamanan bayi Anda, karena ayunan ini dilengkapi dengan pengaman berupa seat belt yang dipasang di kursi ayunan. Ayunan ini juga ringan dan mudah untuk dilepas atau dipasang. Anda juga dapat membawanya kemana-kemana misalnya ketika harus pulang kampung. Soal harga ayunan bayi Pliko berkisar antara Rp 350.000,- hingga Rp 400.000,-. Dengan kisaran harga serta fitur yang ditawarkan, cukup layak bukan uang yang Anda keluarkan?


Kedua adalah ayunan bayi Baby Swing 3 in 1 Tajimaku. Ayunan ini dapat difungsikan menjadi tiga peralatan sekaligus yakni ayunan, kursi makan dan stroller atau dorongan bayi. Seperti pada produk dari Pliko, kursi pada ayunan ini juga dapat dilepas dan dijadikan sebagai kursi makan. Namun yang membedakan adalah kursi dari ayunan ini juga dapat difungsikan menjadi dorongan bayi. Cukup menggiurkan dengan harga yang berkisar antara Rp 320.000,- hingga Rp 350.000,- saja Anda bisa mendapatkan satu barang dengan tiga fungsi sekaligus yang dapat menghemat pengeluaran Anda. Soal keamanan dan kenyamanan, Anda tak perlu khawatir. Karena ayunan ini dilengkapi dengan sabuk pengaman dan juga dibuat dari spons yang lembut.


Kedua jenis ayunan bayi ini memiliki keunggulan masing-masing yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan juga budget Anda. Meskipun pada dasarnya ayunan hanya kebutuhan pelengkap bayi. Tidak ada salahnya Anda mempertimbangkan untuk membeli perlengkapan yang satu ini, karena ayunan sendiri dapat membantu Anda dalam mengurus si kecil yang terkadang sering rewel dan sulit untuk tidur. Tentunya dengan memilih harga ayunan bayi yang masih cukup terjangkau yang juga memiliki beberapa fungsi sekaligus, Anda dapat menghemat biaya yang seharusnya Anda keluarkan untuk membeli barang dengan fungsi yang sama dengan yang sudah ada dalam ayunan tersebut.


Merk dari ayunan bayi diatas pasti ada di setiap toko yang jual perlengkapan bayi, baik yang online ataupun offline. Cuma jika Anda beli dari toko online biasanya ada beberapa diskon atau promo disetiap event tertentu seperti diskon valentine dan lainnya, nah kamu bias memanfaatkan hal tersebut dan lumayan untuk dapat potongan. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma

Menulis 500 Kata

Sekarang sepertinya harus bekerja lebih keras lagi. Saya banyak sekali menulis artikel yang terlampau pendek. Bahkan banyak sekali postingan yang hanya berisikan gambar. Kalau hanya seperti itu saya yakin banyak orang yang akan bisa membuat postingan jauh lebih banyak dari yang saya bisa lakukan. Jadi sekarang sepertinya saya harus mengubah tantangannya menjadi lebih menarik. Saya harus menulis setidaknya 500 kata untuk setiap artikel yang saya buat. Supaya lebih terasa menantang dan saya tak hanya sambil lalu lagi mengupdate blognya. Sebab akhir-akhir ini ketika menyelesaikan jumlah postingan saya akhirnya suka mengambil beberapa gambar yang sudah saya unggah di instagram dan memasukkannya ke blog menjadikannya satu postingan. Padahal hanya diikuti satu dua kata saja. Bahkan pernah tak ada tulisan apa-apa. Memang menulis 10 postingan sehari bukanlah hal yang mudah untuk membagi waktu dengan persiapan pernikahan. Tapi tantangan memang harus dibuat seberat mungkin bukan? Bukan