Langsung ke konten utama

Mengenal Gejala Penyakit Diare Secara Umum



Saat musim pancaroba Kita akan mendapati kondisi tubuh yang tidak seperti biasanya atau mengalami penurunan dari segi vitalitasnya. Beberapa jenis penyakit musiman sering menghantui, sehingga perlu memahami gejala setiap penyakit tersebut. Sehingga bisa lebih cepat tertangani agar nantinya tidak membuat masalah kesehatan berlarut-larut. Salah satu penyakit yang kerap diderita selama musim seperti sekarang ialah diare, sehingga perlu mengetahui beberapa bentuk gejala penyakit diare tersebut.

Sebagai masyarakat awam yang kurang begitu familiar dengan masalah kesehatan, tentunya Kita kurang paham apa saja gejala diare. Membantu menjawab keresahan Anda, maka berikut beberapa gejala yang sering muncul di masa awal:

  1. Perut yang terus merasa sakit,
Diare ditandai dengan rasa kurang nyaman di area perut, biasanya terasa perih dan melilit serasa ingin buang air besar. Beberapa bahkan merasakan adanya gas di dalam perut lantaran adanya peningkatan asam lambung. Kondisi ini membuat keinginan buang gas semakin sering, kemudian bisa pula gas keluar melalui rongga mulut.

  1. Peningkatan frekuensi buang air besar,
Setelah mengalami rasa sakit secara terus-menerus di bagian perut, kemudian Kita pun berlanjut kepada tahap. Pembuangan feces atau kotoran yang intensitasnya semakin meningkat, ketidaknyamanan pun mudah dirasakan. Sebab tidak bisa jauh-jauh dari toilet sehingga berbagai kegiatan pun tidak bisa dilakukan sebagaimana mestinya. Jika dibiarkan maka nantinya penderita diare akan mudah mengalami dehidrasi karena tubuh kehilangan banyak cairan. Dimana cairan yang dimiliki ikut keluar bersama feces yang terbuang secara berlebihan tadi.

  1. Kondisi feces yang encer,
Semakin parah serangan bakteri diare semakin membuat kondisi feces yang dikeluarkan encer, bahkan seperti air. Beberapa penderita bahkan tanpa sadar sudah mengeluarkan feces saking cairnya kondisi dari kotoran yang dibuang keluar tersebut. Keluarnya kotoran secara terus-menerus diimbangi pula dengan rasa sakit pada perut yang muncul secara berurutan. Dalam kondisi tertentu penderita menunjukkan gejala penyakit diare yang berupa warna feces menghijau. Mendapati kondisi seperti ini segera minum larutan oralit dan memeriksakan diri ke dokter untuk penanganan lebih lanjut.
 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma

Menulis 500 Kata

Sekarang sepertinya harus bekerja lebih keras lagi. Saya banyak sekali menulis artikel yang terlampau pendek. Bahkan banyak sekali postingan yang hanya berisikan gambar. Kalau hanya seperti itu saya yakin banyak orang yang akan bisa membuat postingan jauh lebih banyak dari yang saya bisa lakukan. Jadi sekarang sepertinya saya harus mengubah tantangannya menjadi lebih menarik. Saya harus menulis setidaknya 500 kata untuk setiap artikel yang saya buat. Supaya lebih terasa menantang dan saya tak hanya sambil lalu lagi mengupdate blognya. Sebab akhir-akhir ini ketika menyelesaikan jumlah postingan saya akhirnya suka mengambil beberapa gambar yang sudah saya unggah di instagram dan memasukkannya ke blog menjadikannya satu postingan. Padahal hanya diikuti satu dua kata saja. Bahkan pernah tak ada tulisan apa-apa. Memang menulis 10 postingan sehari bukanlah hal yang mudah untuk membagi waktu dengan persiapan pernikahan. Tapi tantangan memang harus dibuat seberat mungkin bukan? Bukan