Langsung ke konten utama

Cara Mengatasi Ruam Popok Dan Pencegahannya

A photo posted by Raza Damilio (@razadamilio) on

Mempunyai anak yang terkena ruam popok pada sebagian orang tua mungkin menjadi masalah tersendiri yang menyikapinya terlalu waswas atau hawatir. Apalagi bagi ibu-ibu muda yang baru mempunyai bayi kecil, tentunya pengetahuan akan ruam popok yang terjadi masih minim, sehingga dalam menghadapinya terlalu berlebihan. Walaupun pada dasarnya ruam popok dapat sembuh sendiri seiring berjalannya waktu, namun jika ini dibiarkan tanpa adanya upaya penanganan untuk bayi, pasti membuat bayi anda sering menangis karena rasa perih yang dirasakannya, selain itu ruam popok ini juga menjadikan bayi kurang nyaman. Oleh karena itu sebagai orang tua anda perlu tahu tentang bagaimana cara mengatasi ruam popok dan juga penvegahannya.
Sebelum membahas mengenai bagaimana mengatasi ruam popok, sebagai orang tua anda harus mengetahui bahwa ruam popok merupakan masalah yang sering terjadi kepada bayi. Penyebab dari ruam popok sendiri dapat terjadi karena berbagi macam, misalnya karena popok bayi yang basah akibat urin atau kotorannya dan terlambat dalam mengganti dan membersihkannya. Hal seperti ini tentunya dapat membuat kulit bayi menjadi lembab, dan dengan kulit bayi yang lembab dan kotor ini menjadikan kulit bayi menjadi mudah terkena infeksi yang berkembang menjadi ruam popok.
Untuk mengatasi bayi yang terkena ruam popok sendiri, anda harus mengetahui terlebih dahulu apa yang menjadi penyebabnya. Jika penyebabnya dari popok yang terlambat diganti maka sebagai orang tua anda harus lebih memperhatikan lagi saat popok bayi anda basah. Kalau dari penyebabnya berasal dari makanan yang dikonsumsinya karena adanya alergi, maka sebaiknya anda memperhatikan makanan yang akan diberikan kepada buah hati. Berikan bayi anda yang sesuai untuknya dan membuatnya terhindar dari alergi yang dapat menjadi ruam popok.
Untuk pencegahannya sendiri anda dapat mengganti popok yang dipakai bayi anda saat basah atau kotor. Sebelum anda mengganti popok bayi anda maka terlebih dahulu bersihkan area yang tertutup popok dengan rapi menggunakan air atau waslap, setelah itu keringkan dengan menggunakan handuk sampai benar-benar kering sempurna. Pada waktu-waktu tertentu andapun dapat membiarkan bayi anda untuk sementara waktu tidak menggunakan popok, sehingga area yang sering memakai popok bayi dapat terkena udara dengan bebas.
Hal lainnya yang dapat anda lakukan untuk mencegah ruam popok yaitu saat anda membersihkan area popok bayi dapat menggunakan sabun khusus bayi supaya bayi anda tidak mengalami iritasi. Saat menggunakan popok juga jangan terlalu mengikatnya dengan terlalu ketat, atau memakaikan popok yang terbuat dari bahan plastik, karet, atau nilon yang dalam menyerap cairannya kurang baik untuk kulit bayi anda.






Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma

Menulis 500 Kata

Sekarang sepertinya harus bekerja lebih keras lagi. Saya banyak sekali menulis artikel yang terlampau pendek. Bahkan banyak sekali postingan yang hanya berisikan gambar. Kalau hanya seperti itu saya yakin banyak orang yang akan bisa membuat postingan jauh lebih banyak dari yang saya bisa lakukan. Jadi sekarang sepertinya saya harus mengubah tantangannya menjadi lebih menarik. Saya harus menulis setidaknya 500 kata untuk setiap artikel yang saya buat. Supaya lebih terasa menantang dan saya tak hanya sambil lalu lagi mengupdate blognya. Sebab akhir-akhir ini ketika menyelesaikan jumlah postingan saya akhirnya suka mengambil beberapa gambar yang sudah saya unggah di instagram dan memasukkannya ke blog menjadikannya satu postingan. Padahal hanya diikuti satu dua kata saja. Bahkan pernah tak ada tulisan apa-apa. Memang menulis 10 postingan sehari bukanlah hal yang mudah untuk membagi waktu dengan persiapan pernikahan. Tapi tantangan memang harus dibuat seberat mungkin bukan? Bukan