Langsung ke konten utama

Bra Menyusui Penting Nggak Sih?


Memiliki anak untuk pertama kalinya akan menjadi pengalaman jungkir balik yang akan memberikan banyak sekali kenangan terutama untuk seorang ibu. Ibu. Perempuan yang kayaknya nggak bakalan pernah kehabisan stok kasih sayang buat anak-anaknya. Walaupun tetap ada oknum yang membuat prihatin banyak orang karena melupakan kodratnya sebagai ibu kemudian membuat banyak orang berpikir 'kok ada ibu yang seperti itu?' atau 'kok dia tega sih sama anaknya?'.

Banyak sekali ibu yang seperti itu. Ibu yang tak peduli dengan anaknya sendiri. Namun jauh lebih banyak lagi ibu yang sangat mencintai anak-anaknya dan rela bertarung nyawa demi kelangsungan buah hatinya. Ya! Saya, kamu, dan ibu-ibu di luar sana yang rela melakukan apa saja untuk membuat anaknya bahagia.

Satu di antara senjata yang penting buat seorang ibu, apalagi yang punya banyak sekali kegiatan tapi selalu ingin memberikan susu untuk anak-anaknya dari tubuhnya sendiri. Bukan dari susu formula atau susu yang lainnya. Bra menyusui. Ini sangat penting untuk dimiliki oleh ibu yang ingin nyaman selama masa menyusui anaknya. Apalagi kayak saya nih yang bentar lagi masuk kuliah. Bra menyusui juga sangat membantu saya untuk membuat saya nyaman selama memerah ASI.

Tak jarang lho saya awalnya lebih nyaman tak menggunakan bra. Karena bra konvensional sangat menyulitkan untuk dibawa beraktivitas sambil menyusui. Mau membukanya susah apalagi mengenakannya kembali. Jadi sebaiknya memang ibu yang sedang menyusui memiliki bra menyusui. Jangan berpikir bahwa bra ini nantinya tidak akan lama menggunakannya. Menyusui anak sampai 2th dan bahkan setelah menyusui pun bra ini tetap bisa digunakan seperti kita menggunakan bra konvensional.

Tak ada lagi deh masalah saat membuka bra dan anak kita teriak-teriak karena kehausan pengen minum susu. Sebaiknya punya bra menyusui jauh-jauh hari ya, saat belum mendekati kelahiran. Soalnya pengalaman saya nih, banyak hal yang berfungsi buat ibu menyusui malah terlupakan. Lebih banyak belanja buat bayinya. Apalagi saat mampir ke toko pakaian bayi. Wih itu bisa kalap liat produknya.

Miliki bra menyusui paling tidak 3 atau 4 buah. Supaya selalu ada yang bisa dikenakan setiap harinya dan tentunya branya dicuci tiap hari ya. Jangan ditimbun-timbun seminggu sekali mencucinya. Kalau sudah punya bayi tu bakalan nggak bisa nunggu cucian lama deh. Soalnya si baby selalu pipis dan butuh banyak pakaian dalam sehari.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma

Menulis 500 Kata

Sekarang sepertinya harus bekerja lebih keras lagi. Saya banyak sekali menulis artikel yang terlampau pendek. Bahkan banyak sekali postingan yang hanya berisikan gambar. Kalau hanya seperti itu saya yakin banyak orang yang akan bisa membuat postingan jauh lebih banyak dari yang saya bisa lakukan. Jadi sekarang sepertinya saya harus mengubah tantangannya menjadi lebih menarik. Saya harus menulis setidaknya 500 kata untuk setiap artikel yang saya buat. Supaya lebih terasa menantang dan saya tak hanya sambil lalu lagi mengupdate blognya. Sebab akhir-akhir ini ketika menyelesaikan jumlah postingan saya akhirnya suka mengambil beberapa gambar yang sudah saya unggah di instagram dan memasukkannya ke blog menjadikannya satu postingan. Padahal hanya diikuti satu dua kata saja. Bahkan pernah tak ada tulisan apa-apa. Memang menulis 10 postingan sehari bukanlah hal yang mudah untuk membagi waktu dengan persiapan pernikahan. Tapi tantangan memang harus dibuat seberat mungkin bukan? Bukan