Langsung ke konten utama

6 Travel Tips Buat Solo Traveler



Setiap orang butuh traveling untuk penyegaran pikiran dan jiwa. Namun tak banyak yang tahu travel tips yang cocok untuk dirinya. Kadang banyak orang lebih memilih untuk pergi liburan sendirian karena ingin waktu lebih banyak bersama dirinya sendiri. Tidak ada yang salah dengan hal tersebut asalkan teman-teman menguasai lokasi yang ingin dituju. Tetapi untuk perempuan yang ingin traveling sendirian, meskipun bisa bela diri, tetap harus selalu waspada supaya bisa menjaga keamana diri sendiri.

Ingin menjelajahi tempat liburan yang menarik sendirian, terutama buat wanita, ada travel tips yang harus diingat ya selama di perjalanan supaya travelingnya aman dan menyenangkan.

  1. Bepergian di siang hari
    Waktu yang paling aman untuk berkeliling memang di siang hari. Meskipun peristiwa yang tidak kita inginkan tak bisa ditebak kapan akan terjadi. Kapan saja bisa menjadi waktu untuk peristiwa tersebut. Namun buat traveler wanita yang sendirian memang jauh lebih aman bepergian di siang hari. Sebab di siang hari kita bisa meminimalisir tindak kejahatan. Langkah ini juga bisa mencegah kita kebingungan bahkan tersesat di lingkungan yang saat gelap menjadi tidak familiar lagi.
  2. Penampilan
    Jangan terlihat seperti turis ya. Penampilan harus terlihat membaur dengan warga sekitar. Sebab dengan menampakkan diri kita sebagai orang yang baru di daerah tersebut bisa mengancam keselamatan kita sendiri. Ketika tersesat dan bingung dengan arah jangan langsung terlihat kebingungan sekali. Sebaiknya buka peta di tempat yang tertutup sehingga orang tidak tahu bahwa kita sedang tersesat. Takutnya nanti ada orang yang mengambil kesempatan terhadap kita dan menjadikan kita target tindak kejahatannya.
  3. Batasi Diri
    Saat bepergian sendirian tentunya kesehatan kita adalah yang paling utama untuk dijaga. Sebab tak ada yang bisa merawat kita selama liburan seandainya kita jatuh sakit. Jadi batasi diri dalam makan, minum, dan beraktivitas. Semuanya jangan dilakukan secara berlebihan. Jaga kesehatan diri kita supaya liburan bisa dinikmati sampai akhir meskipun selalu sendirian selama di perjalanan. Orang yang sakit juga mudah menjadi target kejahatan.
  4. Gunakan Teknologi
    Banyak sekali teknologi yang memudahkan kita, perempuan untuk bisa traveling sendirian. Contohnya dengan mencari tahu melalui internet tentang kota yang aman untuk dikunjungi. Lalu gunakan juga kamus online di smartphone supaya bisa berkomunikasi dengan warga lokal di sana. Berbelanja juga harus pinter supaya tidak dibohongi. Lalukan konversi atau referensi harga.
  5. Dokumen
    Selama bepergian kita nggak pernah tahu apa yang akan terjadi. Sebaiknya kita menyimpan foto dokumen penting seperti KTP, passpor, dan lain-lain yang bisa kita unggah ke situs berbagi dokumen. Beberapa yang bisa dijadikan tempat penyimpanan dokumen adalah drive atau dropbox. Ini penting sekali buat jaga-jaga jika suatu saat kita kehilangan tas sehingga kita tetap punya dokumen yang dibutuhkan selama di perjalanan.
  6. Kontak Bantuan
    Satu hal yang nggak kalah penting adalah memiliki nomor bantuan yang bisa dihubungi. Jadi teman-teman harus tahu betul nomor telepon kedutaan negara kita di negara tersebut. Siapkan kontak atau alamat teman dan juga keluarga yang ada di sana. Saat ganti nomor ponsel selama perjalanan kabari keluarga nomor terbaru teman-teman pada mereke melalui email.

Jadi buat teman-teman yang mau liburan solo alias traveling sendirian, jangan khawatir ya! Tetap bisa menikmati liburan sendirian dengan aman kok. Selama kita punya persiapan yang cukup dan fisik yang kuat untuk melakukannya. Jangan lupa abadikan momen saat berada di sana ya!
 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma

Menulis 500 Kata

Sekarang sepertinya harus bekerja lebih keras lagi. Saya banyak sekali menulis artikel yang terlampau pendek. Bahkan banyak sekali postingan yang hanya berisikan gambar. Kalau hanya seperti itu saya yakin banyak orang yang akan bisa membuat postingan jauh lebih banyak dari yang saya bisa lakukan. Jadi sekarang sepertinya saya harus mengubah tantangannya menjadi lebih menarik. Saya harus menulis setidaknya 500 kata untuk setiap artikel yang saya buat. Supaya lebih terasa menantang dan saya tak hanya sambil lalu lagi mengupdate blognya. Sebab akhir-akhir ini ketika menyelesaikan jumlah postingan saya akhirnya suka mengambil beberapa gambar yang sudah saya unggah di instagram dan memasukkannya ke blog menjadikannya satu postingan. Padahal hanya diikuti satu dua kata saja. Bahkan pernah tak ada tulisan apa-apa. Memang menulis 10 postingan sehari bukanlah hal yang mudah untuk membagi waktu dengan persiapan pernikahan. Tapi tantangan memang harus dibuat seberat mungkin bukan? Bukan