Langsung ke konten utama

Si Raza Hobi Jalan-Jalan

A video posted by Rohani Syawaliah (@honeylizious) on

Raza belum bisa ngomong tapi dia punya kata 'mam' untuk segala hal, terutama ngajak orang buat jalan-jalan. Tentu saja dengan menggendongnya. Padahal dia berat banget. Nggak kebayang kalau harus menggendongnya sampai lebih dari satu jam. Mana sekarang lagi musim hujan. Kalau Raza nanti sudah bisa jalan mau nggak mau harus menyediakan payung anak buat dia jalan-jalan di dalam gang. Soalnya dia kayaknya nggak peduli sama sekali dengan hujan atau panas. Kalau nggak pakai payung si Raza bisa kebakar matahari atau demam kena hujan.

Pontianak kalau sudah cerah tahu sendirilah mataharinya seperti apa. Bikin silau banget pokoknya. Apalagi kalau lagi musim kemarau. Orang yang dagang es sih pastinya seneng banget. Karena dagangannya laris manis. Jadi ingat sama tugas mata kuliah Kewirausahaan kalau ngomongin soal dagang es. Hehehe...

Soalnya waktu diminta bikin makalah yang kepikir di kepala cuma dagang es rujak gitu. Di Pontianak nggak ada yang jual es rujak kalau bukan bulan puasa. Beda cerita saat bulan Ramadhan tiba. Es rujak di mana-mana. Bahkan di rumah mertua saya sering banget bikin es rujak. Dulu saya ngerasa es rujak agak aneh. Soalnya masa minuman manis dan dingin ada cabainya. Beda dengan es yang biasanya saya minum.

Isinya sih timun, nanas, sama bengkoang. Tapi di dalam makalah wirausaha yang saya buat, saya menambahkan buah mangga kuwini sebagai penambah rasa. Biar wangi dan unik aja sih. Soalnya mangga kuwini memang punya harum yang sangat menyengat. Kayak buah durian gitu yang baunya memang kuat.

Semoga aja makalah es rujak tersebut mengantarkan saya ke nilai A, mau A plus atau minus nggak masalah, yang penting dapat A. Hanya itu doanya setelah ujian. Nggak ada yang lain. Apalagi kayaknya ada beberapa mata kuliah yang saya agak lemah di dalamnya. Kayak Microsoft Access. Kalau nggak latihan langsung pas jam kuliah berlangsung biasanya saya nggak mudeng buat mata kuliah ini. Lalu ada satu lagi, Speech, nggak tahu deh pidato saya waktu itu sudah oke banget atau belum. Abisnya nilai mid nggak begitu bagus.

Inilah tantangan kuliah sementara di rumah sudah punya satu bayi sehat yang selalu ngangenin dan bikin saya pengen cepat-cepat pulang. Biar bisa jalan-jalan sambil menggendongnya di dalam gang.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma

Menulis 500 Kata

Sekarang sepertinya harus bekerja lebih keras lagi. Saya banyak sekali menulis artikel yang terlampau pendek. Bahkan banyak sekali postingan yang hanya berisikan gambar. Kalau hanya seperti itu saya yakin banyak orang yang akan bisa membuat postingan jauh lebih banyak dari yang saya bisa lakukan. Jadi sekarang sepertinya saya harus mengubah tantangannya menjadi lebih menarik. Saya harus menulis setidaknya 500 kata untuk setiap artikel yang saya buat. Supaya lebih terasa menantang dan saya tak hanya sambil lalu lagi mengupdate blognya. Sebab akhir-akhir ini ketika menyelesaikan jumlah postingan saya akhirnya suka mengambil beberapa gambar yang sudah saya unggah di instagram dan memasukkannya ke blog menjadikannya satu postingan. Padahal hanya diikuti satu dua kata saja. Bahkan pernah tak ada tulisan apa-apa. Memang menulis 10 postingan sehari bukanlah hal yang mudah untuk membagi waktu dengan persiapan pernikahan. Tapi tantangan memang harus dibuat seberat mungkin bukan? Bukan