Langsung ke konten utama

Bodycream Oriflame Kok Mahal Banget?


Pernah beli tas import? Merek luar negeri yang bergengsi? Pernah ngerasa mahal banget nggak? Saya sih belum pernah beli tas dari luar negeri. Apalagi sampai tas hermes yang harganya selangit itu. Keseringan tas yang saya pakai adalah tas gratis yang dikasih sama Oriflame. Jadi saya nggak tahu ya rasanya beli tas harga selangit. Tapi saya sebenarnya bukan mau ngomongin koleksi tas gratisan saya itu. Melainkan mau membahas soal produk Oriflame terutama bodycreamnya yang banyak banget mengeluhkan harganya.

Bodycream doang kok mahal banget?

Kalau bicara kualitas tentu saja produk Oriflame kualitasnya tak perlu diragukan lagi. Apalagi bodycreamnya itu mengandung parfum, makanya saya kalau nggak punya parfum tertentu di Oriflame akan membeli bodycreamnya, untuk mendapatkan wangi yang sama. Beda ketahanan aja dibandingkan dengan parfum. Lumayanlah dapat wangi yang sama dan bisa melembabkan pula kan?

Sebenarnya mau dapat harga murah gampang banget kok. Setiap konsultan berhak atas diskon konsultan. Jadi harga yang didapatkan akan berbeda dengan harga yang tertera di katalog. Bahkan tak jarang produknya dikasih gratis ke konsultan hanya dengan mengumpulkan poin tertentu. Kayak bulan ini, kumpulkan 200 poin bisa dapat tas sama produk gratis. Di antara produk tersebut ada bodycream gratis juga lho dua buah. Lumayan banget kan, nggak perlu beli.

Kali ini tas gratis yang diberikan Oriflame buatan Indonesia. Tepatnya buatan pengrajin di Jogja. Merek Gendhiss. Ini produk sudah melanglang buana ke berbagai negara lho gengs. Jadi dapat dipastikan tasnya keren dan kalau beli lumayan harganya di atas 500ribu.
Tas lokal juga banyak kok yang kualitasnya bagus dan produknya nggak kalah keren dengan produk buatan luar negeri. Tas gratis ini bukan didapatkan dengan undian ya gengs, tetapi dikasih langsung dibulan berikutnya selama kita bisa mendapatkan 200 poin. Alhamdulillah menjual produk Oriflame bukanlah tantangan yang sulit. Cukup sebar katalog aja ke orang-orang yang punya potensi buat belanja. Habis itu tunggu deh mereka order. Gampang banget kan?

Yakin aja kalau saya mah dalam berdagang. Nggak boleh setengah-setengah. Nanti ujung-ujungnya kebanyakan ragu orang pun nggak kepengen beli. Oiya selain bisa mendapatkan hadiah berbagai produk gratis dari Oriflame, kita juga bisa lho menjadikan Oriflame ini bisnis. Bisa offline bisa juga online. Kalau saya menjalankannya dua-duanya dong. Saling mendukung antara online dan offline.

Mau belajar bisnis Oriflame sama saya? Ilmu gratis kok. Hubungi aja Whatsapp saya di 085213-626-011. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma

Menulis 500 Kata

Sekarang sepertinya harus bekerja lebih keras lagi. Saya banyak sekali menulis artikel yang terlampau pendek. Bahkan banyak sekali postingan yang hanya berisikan gambar. Kalau hanya seperti itu saya yakin banyak orang yang akan bisa membuat postingan jauh lebih banyak dari yang saya bisa lakukan. Jadi sekarang sepertinya saya harus mengubah tantangannya menjadi lebih menarik. Saya harus menulis setidaknya 500 kata untuk setiap artikel yang saya buat. Supaya lebih terasa menantang dan saya tak hanya sambil lalu lagi mengupdate blognya. Sebab akhir-akhir ini ketika menyelesaikan jumlah postingan saya akhirnya suka mengambil beberapa gambar yang sudah saya unggah di instagram dan memasukkannya ke blog menjadikannya satu postingan. Padahal hanya diikuti satu dua kata saja. Bahkan pernah tak ada tulisan apa-apa. Memang menulis 10 postingan sehari bukanlah hal yang mudah untuk membagi waktu dengan persiapan pernikahan. Tapi tantangan memang harus dibuat seberat mungkin bukan? Bukan