10 November 2015

Cara Merawat Bayi yang Baru Lahir



Banyak sekali cara atau tips untuk merawat bayi yang bisa kita temukan di internet. Tinggal gunakan mesin pencari dengan kata kunci yang kita inginkan seperti perawatan bayi atau cara merawat bayi. Akan banyak sekali bermunculan website yang sesuai dengan apa yang kita butuhkan. Apalagi setiap ibu tentunya ingin memiliki bayi yang sehat dan lucu. Sehingga penting sekali bagi ibu atau calon ibu untuk tahu betul cara perawatan bayi dan perkembangannya.

Perawatan bayi bukanlah sesuatu yang mudah untuk dilakukan tetapi juga bukan sesuatu yang sulit dipelajari. Hanya butuh keahlian khusus yang dapat kita asah terutama soal kesabaran ibu, ketelitian seorang ibu, dan tentu saja besarnya kasih sayang kita pada sang buah hati. Ada beberapa cara yang bisa kita lakukan untuk perawatan bayi kita di rumah, sehingga tidak perlu merepotkan orang lain apalagi sampai berharap pada baby sitter yang melakukannya.

  1. Mengangkat Bayi
    Waktu Raza pertama kali lahir, saya sama sekali tak berani untuk mengangkatnya. Padahal dulu saya sering menggendong adik-adik saya, ternyata berbeda sekali jika berada di posisi ibu. Mau tahu cara mengangkat bayi baru lahir yang baik dan benar?
    Pertama kita harus menghadap ke arah bayi kita, lalu susupkan satu tangan kita di bawah kepala dan bagian lehernya, sedangkan bagian tangan yang lainnya di bawah pantat sang bayi. Lakukan dengan perlahan dan lembut sekali ke arah dada teman-teman. Sekarang saatnya memutar kepalanya ke arah lekukan siku kita dan sangga tubuhnya dengan lengan kita. Jika ingin meletakkannya, pegang bagian kepala dan pantatnya. Saat menarik tangan kita, mulai dari tangan di bagian pantat, barulah tangan di bagian bawah kepala.
  2. Saatnya Memandikan Bayi
    Ini adalah bagian paling sulit bagi saya. Apalagi saya baru saja melahirkan. Masih banyak bagian tubuh saya yang tidak nyaman untuk digerakkan. Kebetulan saya belum pernah memandikan bayi yang baru lahir. Sehingga waktu Raza mandi, yang memandikannya adalah ibu mertua saya. Itu adalah jurus terakhir kalau memang teman-teman sangat takut untuk melakukannya. Air yang bisa digunakan adalah yang terasa hangat di siku kita, sekitar 36 – 37 derajat celcius). Lepaskan baju bayi satu demi satu. Untuk memandikan bayi bisa dimulai dari bagian wajah ke kepala, baru dada, dan bagian tubuh lainnya. Pembersihan bisa dilakukan dari daerah mata luar ke bagian dalam menggunakan kapas basah. Basuh dari bagian kepala, lalu wajah, ke leher, sampai dada, jangan lupa lengan, punggung, dan bagian yang sering dilewatkan, daerah yang banyak lipatannya. Gunakan shampo di bagian kepala. Untuk menyabuni bagian badan bayi dapat menggunakan waslap yang dibasahi dengan air yang hangat. Lalu bilas hingga bersih. Keringkan bayinya ya teman-teman.
  1. Perawatan Tali Pusar
    Saya bersyukur Raza tidak butuh waktu lama untuk melepaskan tali pusarnya. Soalnya kasihan banget melihatnya. Kebetulan waktu itu yang merawatnya lebih banyak sih ibu mertua saya. Aduh ternyata saya beruntung mendapatkan banyak sekali bantuan. Tapi sebenarnya perawat rumah sakit sudah menjelaskan cara membersihkannya. Bahkan mereka telah memberikan kain kasa yang telah dibasahi yang digunakan untuk membersihkan tali pusarnya, setelah kering bungkus kembali dengan kain kasa baru. Paling penting yang harus diingat adalah bagian ini harus tetap kering dan bersih. Jangan ditutup dengan popok.

Bagaimana dengan teman-teman yang baru punya bayi pertama? Bagian perawatan bayi yang mana yang paling sulit?Cara Merawat Bayi yang Baru Lahir Sampai Balita
Banyak sekali cara atau tips untuk merawat bayi yang bisa kita temukan di internet. Tinggal gunakan mesin pencari dengan kata kunci yang kita inginkan seperti perawatan bayi atau cara merawat bayi. Akan banyak sekali bermunculan website yang sesuai dengan apa yang kita butuhkan. Apalagi setiap ibu tentunya ingin memiliki bayi yang sehat dan lucu. Sehingga penting sekali bagi ibu atau calon ibu untuk tahu betul cara perawatan bayi dan perkembangannya.

Perawatan bayi bukanlah sesuatu yang mudah untuk dilakukan tetapi juga bukan sesuatu yang sulit dipelajari. Hanya butuh keahlian khusus yang dapat kita asah terutama soal kesabaran ibu, ketelitian seorang ibu, dan tentu saja besarnya kasih sayang kita pada sang buah hati. Ada beberapa cara yang bisa kita lakukan untuk perawatan bayi kita di rumah, sehingga tidak perlu merepotkan orang lain apalagi sampai berharap pada baby sitter yang melakukannya.

  1. Mengangkat Bayi
    Waktu Raza pertama kali lahir, saya sama sekali tak berani untuk mengangkatnya. Padahal dulu saya sering menggendong adik-adik saya, ternyata berbeda sekali jika berada di posisi ibu. Mau tahu cara mengangkat bayi baru lahir yang baik dan benar?
    Pertama kita harus menghadap ke arah bayi kita, lalu susupkan satu tangan kita di bawah kepala dan bagian lehernya, sedangkan bagian tangan yang lainnya di bawah pantat sang bayi. Lakukan dengan perlahan dan lembut sekali ke arah dada teman-teman. Sekarang saatnya memutar kepalanya ke arah lekukan siku kita dan sangga tubuhnya dengan lengan kita. Jika ingin meletakkannya, pegang bagian kepala dan pantatnya. Saat menarik tangan kita, mulai dari tangan di bagian pantat, barulah tangan di bagian bawah kepala.
  2. Saatnya Memandikan Bayi
    Ini adalah bagian paling sulit bagi saya. Apalagi saya baru saja melahirkan. Masih banyak bagian tubuh saya yang tidak nyaman untuk digerakkan. Kebetulan saya belum pernah memandikan bayi yang baru lahir. Sehingga waktu Raza mandi, yang memandikannya adalah ibu mertua saya. Itu adalah jurus terakhir kalau memang teman-teman sangat takut untuk melakukannya. Air yang bisa digunakan adalah yang terasa hangat di siku kita, sekitar 36 – 37 derajat celcius). Lepaskan baju bayi satu demi satu. Untuk memandikan bayi bisa dimulai dari bagian wajah ke kepala, baru dada, dan bagian tubuh lainnya. Pembersihan bisa dilakukan dari daerah mata luar ke bagian dalam menggunakan kapas basah. Basuh dari bagian kepala, lalu wajah, ke leher, sampai dada, jangan lupa lengan, punggung, dan bagian yang sering dilewatkan, daerah yang banyak lipatannya. Gunakan shampo di bagian kepala. Untuk menyabuni bagian badan bayi dapat menggunakan waslap yang dibasahi dengan air yang hangat. Lalu bilas hingga bersih. Keringkan bayinya ya teman-teman.
  1. Perawatan Tali Pusar
    Saya bersyukur Raza tidak butuh waktu lama untuk melepaskan tali pusarnya. Soalnya kasihan banget melihatnya. Kebetulan waktu itu yang merawatnya lebih banyak sih ibu mertua saya. Aduh ternyata saya beruntung mendapatkan banyak sekali bantuan. Tapi sebenarnya perawat rumah sakit sudah menjelaskan cara membersihkannya. Bahkan mereka telah memberikan kain kasa yang telah dibasahi yang digunakan untuk membersihkan tali pusarnya, setelah kering bungkus kembali dengan kain kasa baru. Paling penting yang harus diingat adalah bagian ini harus tetap kering dan bersih. Jangan ditutup dengan popok.

Bagaimana dengan teman-teman yang baru punya bayi pertama? Bagian perawatan bayi yang mana yang paling sulit?

Bahagia Itu Sederhana

Setiap hari, potongan-potongan kecil kebahagiaan saya bermunculan. Satu bagian kecil itu berkumpul menjadi satu kemudian menjadi kebahagiaan yang besar. Sampai akhirnya semuanya menjadi kepingan besar yang saya rangkum untuk semangat esok hari.

Kebahagiaan kecil yang paling penting bagi saya tentunya berhasil menidurkan anak saya hingga nyenyak dan bangun paling tidak 2-3 jam ke depan. Ternyata kebahagiaan yang saya butuhkan nggak serumit yang pernah saya bayangkan sebelumnya.

Bisa melihat dia tertawa setiap hari juga satu dari kebahagiaan kecil yang terasa sangat besar setiap harinya. Saya beruntung bisa merasakan hal seperti ini. Tak lagi hidup dalam kesunyian seperti beberapa tahun lalu. Bertahan hidup sendiri dan mencari-cari arti kebahagiaan yang bisa saya rangkai untuk menyenangkan hati saya sendiri.

Ada Raza yang sekarang menjadi bagian paling besar dan penting dalam hidup saya. Membuat hidup saya lebih berwarna.

Bahagia itu sederhana...

Mengapa Saya Gagal di Oriflame (1)

Banyak sekali penyebab kegagalan seseorang yang berbisnis Oriflame. Bisnis Oriflame sebenarnya sama aja dengan bisnis konvensional lainnya. Intinya jualan. Jadi buat yang nggak niat jualan ya tentu saja akan sangat sulit untuk mendapatkan bonus di Oriflame. Paling nggak buat dapetin potongan harga konsultannya aja dari harga katalog juga nggak mungkin kalau nggak jualan.

Umumnya alasan rata-rata orang adalah susah jualan Oriflame. Sudah banyak yang bergabung jadi member. Produknya mahal-mahal. Pertanyaan saya cuma satu.

Yakin?

Saya sudah lama jualan Oriflame tapi nggak pernah ngalamin yang namanya nggak laku. Selalu ada yang belanja lho sama saya. Jurus saya cukup mudah dan bisa dilakukan oleh semua orang. Bukan sombong ya teman-teman. Cuman ingin berbagi pengalaman aja. Supaya teman-teman yang menjadi konsultan Oriflame juga bisa mendapatkan penghasilan yang besar di bisnis ini. Sebab potensi bisnis Oriflame sangat besar untuk dikembangkan. Asal kita mau melakukannya dengan kerja keras di sini.

Orderan bisa didapatkan dengan banyak jika kita punya banyak katalog yang kita sebar. Jangan takut rugi. Banyak yang kesulitan dapat orderan karena berjualan dengan satu katalog saja.

Jadi salah dong punya satu katalog?

Di Oriflame nggak ada salah atau benar. Bergantung pada niat awal kita bergabung. Kalau niatnya hanya menjadi pengguna, satu katalog pun sudah cukup. Sebab hanya kita yang membutuhkannya. Nggak perlu banyak-banyak. Tapi kalau niatnya buat jualan dan sampai rekrut orang kita butuh banyak sekali katalog. Paling nggak 20 katalog setiap bulannya.

Waaah 20 katalog? Kalau nggak ada yang order rugi dong?

Jangan mikir rugi dulu dalam berbisnis karena memang itulah risiko kita jualan. Apa pun itu jualannya. Bukan hanya di Oriflame. Semua bisnis punya risiko rugi. Namun di Oriflame risiko bangkrutnya kecil. Sebab kita nggak perlu nyetok barang dagangan. Cukup modal katalog terus nanti pesan sesuai orderan pelanggan kita.

Lebih banyak katalog yang kita sebar kemungkinan dapat orderan banyak juga semakin besar. Jangan takut sama kerugian. Sebesar apa sih kerugian yang kita dapatkan kalau nyebar 20 katalog terus nggak ada yang beli? Semua kerugian tersebut adalah investasi. Akan ada hasil manis yang kita dapatkan nantinya.

Jangan tanyakan mengapa gagal di Oriflame? Tanyakan pada diri Anda, bagaimana caranya bisa sukses di bisnis Oriflame.

Mau belajar bisnisnya?

Add aja BBM saya 79E87D9B atau Whatsapp 08-5213-626-011.

JNE: Yakin Esok Sampai?

JNE memang sekarang ini banyak sekali digunakan oleh masyarakat di Indonesia untuk kirim-mengirim barang. Selama ini saya sendiri cukup terpuaskan dengan pelayanan mereka. Ada banyak sekali paket yang saya kirim menggunakan JNE. Entah itu menggunakan JNE OKE, REGULER, atau bahkan kadang YES.

Nah, tarif JNE YES ini memang paling mahal dibandingkan yang lain. Karena memberikan garansi uang kembali jika barang tidak sampai ke tangan penerima dalam waktu yang cepat, yakni esoknya dihitung dari pengiriman barang. Saya sebenarnya jarang menggunakan JNE YES ini. Sebab saya jarang sih butuh barang buru-buru.

Kebetulan Jumat kemarin seorang teman butuh buku buat ujian skripsi. Ujian hari Senin pagi. Otomatis buku paling nggak Minggu sudah di tangan. Tak ingin terlalu mepet jadinya saya memutuskan untuk menggunakan pengiriman JNE YES supaya barang tiba pada hari Sabtu jika dikirim hari Jumat.

Saya tunggu sampai malam. Tak ada paket yang tiba hari Sabtu itu. Padahal saya sudah menerima email kalau barang tersebut sudah sampai di Pontianak hari Sabtu. Harusnya pihak JNE langsung mengantarnya. Malamnya suami saya ke sana petugas gudang barang sudah pulang dan barang tak bisa diambil. Itu artinya barang tidak kami terima sesuai pengiriman yang kami pilih.

Hari Minggu saya tunggu sampai sore. Tak kunjung datang juga paket tersebut. Akhirnya saya meminta suami saya sekali lagi datang ke sana dan mengambil paket tersebut. Tahu apa alasan mereka saat memberikan paket tersebut?

'Barang bapak ketimpa sama barang lain, jadi nggak keliatan.'

Hello!!!! Itu alasan paling nggak profesional yang pernah saya dengar sepanjang saya menggunakan jasa pengiriman JNE. Oke apa pun alasannya harusnya pihak JNE memberikan penggantian uang tanpa perlu klaim. Suami saya sampak datang sekali lagi ke JNE untuk mengklaim dan uang hanya bis dikembalikan pada pihak pengirim. Jelas-jelas ongkos kirim saya yang bayar melalui pihak penjual buku.

Begini ya JNE, kalian menjual jasa, dan orang yang menggunakan jasa kalian membayar sejumlah uang. Berikan hak mereka sesuai dengan apa yang mereka bayarkan.

Tahu nggak fakta menarik lainnya? Tiba-tiba ada mention saya dihari itu untuk menanyakan tentang kapan paket saya dikirim. Sebab dia juga dikirimi paket dihari yang sama tapi sampai Minggu malam belum tiba di rumahnya. Padahal sama-sama menggunakan JNE YES.

Jika memang pihak JNE overload, nggak perlu pasang tarif YES apalagi sampai garansi uang kembali. Toh ujung-ujungnya prosesnya berbelit-belit dan menyulitkan konsumen.
 

Rohani Syawaliah Template by Ipietoon Cute Blog Design