18 April 2015

Belum Ada Ide Buat Drama?


Sebenarnya sih tugas ini tinggal beberapa hari lagi harus dipentaskan sebagai tugas sebelum ujian tengah semester dilangsungkan. Tugasnya berkelompok. Kebetulan kelompok saya ada 6 orang termasuk saya. Saya sendiri inginnya membuat drama tentang pembunuhan atau setidaknya drama misterilah. Soalnya kalau drama percintaan atau keluarga kayak opera sabun aja kesannya. Oiya tugas ini untuk mata kuliah Speaking 2. Dosen pengasuhnya sudah diganti tapi tetap saja tugas dramanya nggak ketinggalan.

Baiklah, cara paling mudah sih dengan googling naskah drama lalu mengeditnya sesuai kebutuhan. Nggak sulit sih kalau dikerjain sendiri. Saya lebih kesulitan mengerjakannya secara berkelompok karena akan banyak sekali yang menyumbangkan suara dan itu kadang membuat saya pusing. Saya lebih suka memikirkannya sendiri, menyelesaikannya sendiri, baru mementaskannya bersama-sama.

Tapi entahlah, dalam keadaan hamil begini saya lebih tergoda untuk tidur dibandingkan menyelesaikan tugas. Saya lebih senang mendapatkan tugas individu di kelas dan menyelesaikannya sendiri sesuai kemampuan saya. Hehehe....
 

Hindari Sakit Kepala Selama Masa Kehamilan


Mengingat-ingat kembali masa awal kehamilan saya. Rasanya saya tidak mengalami sakit kepala yang cukup mengkhawatirkan. Bahkan rasanya tidak mengalami sakit kepala gara-gara hamil. Soalnya saya lebih banyak tidur selama awal kehamilan, sampai sekarang juga sih sebenarnya. Tapi kalau panas berlebihan melanda tubuh, saya biasanya langsung mandi. Kalau dulu saya tidak keramas setiap mandi, sekarang beda. Pagi dan sore saya selalu keramas. Karena tidak ingin ada ketombe yang muncul selama kehamilan.

Rambut juga sengaja saya potong sependek mungkin untuk menghindari serangan sakit kepala. Soalnya merawat rambut yang panjang selama hamil tentunya bukan hal yang mudah. Mengingat saya orangnya tidak telaten. Lumayan mengurangi rasa gerah juga dengan rambut sependek sekarang.

Sebagai ibu hamil juga jangan sampai kekurangan cairan. Dehidrasi bisa menyebabkan migrain soalnya. Kalau sudah migrain kita pasti ingin segera menyembuhkannya dengan minum obat. Sayangnya ibu hamil nggak boleh sembarangan minum obat. Jadi kalau sakit gimana dong? Ya kalau bisa jangan sampai jatuh sakit. Namun bisa minta resep obat dengan bidan atau dokter kandungan sih kalau memang benar-benar sakit tak tertahankan.

Terakhir saya sakit kepala itu beberapa hari yang lalu. Penyebabnya sih karena terlalu banyak membaca pertanyaan bahasa Inggris yang harus dijawab dalam bahasa Inggris pula. Pusing banget. Saya langsung tidur setelah menjawab semua pertanyaan tersebut dan bangun paginya kepala masih agak berat. Saya tidak minum obat apa pun untuk menyembuhkannya. Saya hanya memijit-mijit kepala saya dan siangnya pulang kuliah saya istirahat lagi dengan tidur beberapa jam. Alhamdulillah sembuh sih. 

Lapis Minyak




Semoga nanti lebaran bisa makan kue lapis ini.

IMD, Inisiasi Menyusui Dini


Saya baru dengar nih istilah IMD. Konsultasi sama ahli gizi di Puskesmas akhirnya menambah pengetahuan saya lagi. Jadi ditekankan kepada saya untuk langsung menyusui bayi saya sesaat setelah dia dilahirkan. Kalau saya sih yakin air susu saya akan banyak sekali untuk bayi saya. Tidak ada rencana juga mau beli susu formula. Mau semahal apa pun susu formula, tak ada yang bisa mengalahkan manfaat ASI. Apalagi sampai usia 6 bulan bayi harus diberikan ASI eksklusif. Tanpa tambahan makanan atau minuman yang lain.

Saya kasihan dengan beberapa bayi yang saya lihat sudah diberikan susu formula saat usianya masih belum genap 6 bulan. Padahal sebenarnya tanpa susu formula pun bayi tak masalah kok. Bukannya lebih baik terus memberikan ASI? Entah bagaimana pola pikir orang tua yang tanpa rasa bersalah memberikan susu formula pada bayinya. Alasannya karena ASI sedikit atau tak mau keluar? Masih ada kok cara lain, dengan mencari donor ASI atau memerah ASI. Karena ada seorang teman yang mengatakan anaknya tidak mau minum dari payudaranya. Perah terus masukin botol saja ASI-nya. Bisa juga kan seperti itu?

Inisiasi Menyusui Dini selain bermanfaat buat bayi, karena ASI pertama yang keluar dari payudara seorang ibu adalah ASI terbaik untuk menjaga sistem imun sang bayi, juga bisa membuat pendarahan saat melahirkan lebih cepat mengering. Banyak juga kan ibu yang melahirkan dan mengalami pendarahan hebat setelah lahiran? Nah itu bisa mengancam nyawa sang ibu ternyata.

Dikutip dari bidanku.com

Terdapat lima tahapan perilaku bayi sebelum menyusu. Pertama, dalam 30 menit pertama bayi akan istirahat siaga, sekali-kali melihat ibunya, menyesuaikan dengan lingkungan. Kedua, pada menit ke 30-40, bayi akan mengeluarkan suara, melakukan gerakan mengisap dan memasukan tangan ke mulut. Ketiga, bayi akan mengeluarkan air liur. Keempat, kaki bayi akan menekan-nekan perut ibu untuk bergerak kearah payudara, dan kelima, bayi akan menjilat-jilat kulit ibu, menyentuh puting susu dengan tangannya, menghentak kepala kedada ibu, menoleh kekanan dan kekiri, menemukan puting susu, dan menjilat, mengulum, membuka mulut lebar-lebar, dan melekat dengan baik. Ya, sebuah kebesaran Tuhan dimana bayi baru lahir sebetulnya sudah bisa mencari jalan sendiri untuk menemukan kehidupannya dimulai dengan mencari puting susu ibunya.

Biarkan ibu dan bayi berinteraksi dalam menit-menit pertama setelah bayi lahir. Ibu mendekap bayinya agar hangat, mengelus punggungnya dan menyajaknya bicara. Saat itu bayi tidak dipaksakan menyusu. Jangan cepat-cepat meletekan mulut bayi pada payudara ibu. Pada usia beberapa menit, bayi dapat merangkak kearah payudara ibu dan mencari-cari sendiri puting payudara ibu. Beberapa saat kemudian bayi akan mengangkat kepalanya, menoleh kekiri dan kekanan, kemudian dalam waktu kurang dari 25 menit bayi akan berusaha mencari puting susu ibunya.

Jadi buat calon ibu jangan lupa kasih tahu ke tenaga kesehatan yang akan membantu proses persalinan bahwa kita ingin melakukan IMD untuk bayi kita.
 

Rohani Syawaliah Template by Ipietoon Cute Blog Design