23 Maret 2015

Ya Ampun Utang Postingannya....



Semakin ke sini semakin sadar bahwa hutang postingan saya di blog ini belum juga lunas. Karena beberapa hal sih. Tapi yang jelas saya ternyata lebih memilih untuk berbaring dan tidur dibandingkan menulis selama hamil ini. Hari ini saya cukup bisa membuat diri saya untuk duduk di depan PC lebih lama dan menulis setidaknya mengurangi sedikit hutang postingan yang sudah lebih dari 10 postingan.

Mau tak mau. Sudah komitmen untuk menulis lebih banyak tahun ini. Biarpun dalam keadaan hamil gede begini. Barangkali nanti pas habis melahirkan saya bisa lebih banyak menulis sebelum kembali masuk kampus dan belajar bersama teman-teman di sana. Pengennya sih selesai semester dua baru melahirkan. Jangan sampai melahirkan di tengah-tengah perjalanan dan membuat saya harus absen terlalu banyak semester ini. Cuti bukan pilihan yang tepat deh. Sayang aja harus cuti. Kapan lagi mau belajar kalau bukan sekarang?

Ternyata memang kemampuan saya ada batasnya juga ya. Tak selamanya saya mampu menulis banyak setiap harinya dalam keadaan hamil dan terikat jam kuliah. Membayangkan nanti sudah punya anak. Apakah saya masih bisa tetap menulis? Semoga. Sayang saja kalau harus menghentikan hobi menulis saya bukan? Inginnya semua bisa berjalan bersama-sama.

Berapa Lama Kita Harus Istirahat Setelah Melahirkan?


Ini menjadi pertanyaan besar saya akhir-akhir ini. Sebab saya sendiri punya kesibukan di kampus yang tak bisa ditinggalkan terlalu lama. Kalau lahirannya sehabis ujian akhir sih tak masalah. Tapi sepertinya sebelum semester dua berakhir, bayi ini sudah akan brojol. Saya sih rencananya hanya ingin istirahat 2 minggu. Soalnya saya tak ingin tertunda 1 tahun di kampus ABA. Nilai tak ada masalah. Masa harus menunda setahun kan? Tak mau semester ini tidak lulus karena tak cukup absensi.

Kalau lahiran secara normal seharusnya tak butuh waktu lama bukan? Banyak sekali pantang larang yang harus saya hadapi yang kadang terdengar tidak masuk akal di telinga saya. Kayaknya saya harus menelpon ibu saya untuk memastikan seberapa lama dia mengambil cuti melahirkan dua adik saya sebelumnya. Saya akan ikut kata ibu saya aja untuk urusan yang satu ini. Kadang terlalu banyak orang yang melarang ini itu tanpa tahu manfaatnya sebenarnya.

Memang sih saya sering dengar di kampung soal istilah 40 hari setelah melahirkan baru bisa beraktivitas seperti biasa. Tapi apa itu mitos atau fakta?

Dokter pastinya lebih tahu ya? Nanti habis melahirkan sepertinya saya harus banyak bertanya berapa lama minimal waktu istirahat yang saya butuhkan untuk proses penyembuhan setelah melahirkan. 

Katalog Online Oriflame Edisi April 2015




 Ingin punya penghasilan jutaan dari rumah dengan modal 49.900 saja? Dapat banyak ilmu marketing secara gratis? Klik di sini atau hubungi 0852-13626011 (Whatsapp) BBM 79E87D9B.















































































































 

Rohani Syawaliah Template by Ipietoon Cute Blog Design