17 Maret 2015

Tujuan Gabung di Oriflame?

Kalau ada yang nanya tujuan saya pertama kali gabung di Oriflame ya cuma satu. Ingin dapat produk berkualitas dengan harga terjangkau. Soalnya produk Oriflame yang sudah didiskon di katalog tetap didiskon lagi untuk member. Jadi member bisa dapat harga yang semakin murah dibandingkan konsumen biasa. Apalagi kadang ada promo produk khusus untuk member. Hanya untuk member. Konsumen nggak bisa dapat.

Produk perawatan wajah sih yang saya incar sejak awal. Karena saya ingin sekali punya kulit yang bagus dibandingkan sebelumnya. Sudah banyak sekali produk yang saya coba ke wajah dan hasilnya tidak ada yang memuaskan. Saya sendiri belum pernah mengecek kulit wajah saya ke dokter kulit karena memang saya tidak tertarik melakukannya. Beda dengan adik saya yang sempat ke dokter kulit untuk memeriksa kulit wajahnya yang bermasalah.

Masalah di wajah saya sejak dulu memang kusam dan berjerawat. Kadang saya jadi tak percaya diri gara-gara kulit wajah saya. Minder sekali jadinya. Lalu dikenalkan dengan produk Oriflame oleh seorang teman. Rasanya beda sekali dengan semua produk yang pernah saya gunakan. Lalu hitungan soal harga saya malah terkejut karena harga produk Oriflame kalau dihitung juga tak jauh beda dengan produk serupa yang ada di pasaran. Bahkan bisa lebih murah dengan kualitas lebih baik.

Dulunya hanya berani beli produk perawatan wajah. Lama-lama semua kebutuhan yang bisa dipenuhi Oriflame saya belinya di Oriflame saja. Pertama karena saya yakin produknya berkualitas, aman, dan halal. Beruntung sekali saya dikenalin ke Oriflame oleh teman saya. Jadinya kepercayaan diri saya meningkat. Bukan karena saya merasa lebih cantik dari orang lain. Tapi karena kulit saya bebas kusam dan jerawat.

Kamu, apa tujuannya gabung di Oriflame?

Scrub Bibir dengan Tendercare dari Oriflame

Tendercare dari Oriflame menawarkan beberapa aroma. Paling harum menurut saya yang warna krem, aroma vanilla. Tiap orang punya pilihannya masing-masing sih. Tendercare paling banyak saya gunakan untuk bibir saya yang mudah sekali kering dan pecah-pecah. Biasanya bibir saya juga suka mengelupas. Buruknya saya adalah saya suka menarik bagian yang terkelupas agar lepas dari bibir saya. Untung kalau tidak luka dan berdarah. Kalau sudah berdarah dapat dipastikan bibir jadi perih dan makan tidak enak.

Semenjak ada tendercare sih saya tak pernah melukai bibir saya lagi. Soalnya setiap beberapa hari sekali saya suka scrubbing bibir saya yang suka mengelupas dengan tendercare. Mudah saja sih caranya. Bibir saya olesi tendercare agak banyak lalu saya gosok menggunakan tisu basah. Tisu basah apa saja boleh. Gosok perlahan-lahan sampai bagian yang kering dan mengelupas lepas dari bibir kita.

Bibir kan memang akan ada kulit matinya tuh, mau tak mau memang harus discrubbing biar bibir kita terlihat lebih sehat dan mulus. Warnanya juga akan pink alami. Kalau bibir dibiarkan ada bagian yang pecah-pecah dan akan mengelupas agak sulit menggunakan lipstik. Jadinya nggak rata lipstiknya.

Malam harinya sebelum tidur, bibir yang sudah bersih juga sebaiknya diolesi tendercare. Biar pagi hari bibirnya lembut dan lembab. Saya sendiri menggunakan tendercare dua kali sehari minimal. Pagi sehabis mandi dan malam hari sebelum tidur. Meskipun tendercare ini kayaknya kecil tapi penggunaannya bisa cukup lama. Berbulan-bulan baru habis.

Kamu suka tendercare yang mana dari Oriflame?

Tulang Kemaluan Sakit Saat Hamil

Apakah bunda-bunda juga merasakan hal yang sama? Banyak sekali bagian tubuh kita yang rasanya tak menjadi bagian tubuh kita. Apalagi ketika ukuran bayi semakin membesar. Saya sendiri merasakan sakit di bagian tulang kemaluan atau pubis itu dari awal kehamilan. Makin ke sini makin sakit rasanya. Sudah konsultasi ke dokter beberapa kali sih rata-rata mereka mengatakan hal yang sama, termasuk bidan. Bahwa rasa sakitnya akan reda saat sudah lahiran.

Masih cukup lama saya akan merasakan sakitnya. Paling menyiksa ketika berada di tempat tidur. Dapat dipastikan tidur saya tidak akan nyenyak. Beberapa jam sekali akan terbangun dan susah bergerak atau membenarkan posisi berbaring karena nyeri sekali di bagian tulang kemaluan tersebut. Untuk bangun dari tempat tidur juga susahnya minta ampun.

Beberapa kali saya meringis sampai keluar air mata saking sakitnya. Nanti untuk pemeriksaan selanjutnya kayaknya saya ingin minta obat penahan rasa sakit di bagian tulang kemaluan. Kalau memang ada sih. Sebab cukup mengganggu aktivitas saya. Apakah bunda juga mengalami hal yang sama atau biasa-biasa saja?

Namun kekuatan seorang ibu memang tak ada tandingannya. Saya yang cengeng dan suka mengeluh ini masih cukup kuat untuk melewati semua rasa sakit ini. Jika memang tak bisa ditahan menggunakan obat pun saya tetap berusaha menguatkan diri. Demi anak laki-laki pertama kami.

Tendangannya semakin kuat setiap hari. Gerakannya semakin ekstrim. Seakan-akan dia sudah tak sabar ingin berada di luar dan digendong ayahnya. Perut saya pun kadang bentuknya sudah tak jelas lagi karena posisi bayi yang selalu berubah. Kadang ada bagian yang menonjol, entah karena dia menekan sikunya atau lututnya dari dalam. Kadang saya pikir dia sedang meneliti dinding rahim yang menyelimutinya.

Buat bunda yang sekarang juga sedang hamil dan merasakan sakit di tulang kemaluan, tetap semangat ya. Semuanya akan terbayar ketika melihat senyumannya untuk pertama kalinya.
 

Rohani Syawaliah Template by Ipietoon Cute Blog Design