Langsung ke konten utama

Tips Dalam Menyewa Apartemen Di Jakarta


Tidak setiap kali penyewa pertama adalah memulai titik kehidupan. Ada beberapa orang yang telah memilih untuk berhemat, atau mungkin tidak menjadi pemilik rumah, atau pun baru saja mengalami keadaan yang merubah hidupnya dan harus beralih ke tinggal di apartemen.
Namun biasa terlihat jelas orang dewasa lebih matang waktu penyewa pertama, beberapa tugas manajemen pribadi tetap sama, sewa dan tagihan harus dibayar tepat waktu dan keuangan pribadi harus dikelola dengan hati-hati, seperti sewa apartemen di Jakarta.
Dalam menganggarkan biaya untuk apartemen yaitu mirip dengan penganggaran untuk biaya utama lainnya. Yang Anda perlu ketahui adalah apakah Anda mampu untuk membayar sewa serta biaya-apartemen terkait hal lainnya. Anjuran yang disarankan adalah bahwa sewaan Anda harus kurang dari 30 persen dari jumlah penghasilan Anda. Menyepelekan pengeluaran bulanan Anda adalah awal mula dimulainya bencana keuangan anda.
Walaupun penyewaan akan menjadi persentase terbesar dari biaya apartemen Anda secara keseluruhan, berikut rincian dari beberapa biaya-apartemen terkait tambahan:.
Ketika belanja apartemen, mungkin yang dapat membantu anda yaitu mengambil daftar anggaran cek dengan melacak biaya ini serta mencatat apa pun yang pemilik hendak membayar.
Hal terpenting lainnya juga dari berburu apartemen adalah menentukan apa yang sebetulnya anda butuhkan vs apa yang Anda inginkan pada apartemen pertama Anda. Berikut daftar kebutuhan dan fasilitas yang mungkin masuk dalam kategori kebutuhan anda :
  • Jumlah tertentu kamar tidur dan kamar mandi
  • Cuplikan persegi tertentu
  • Gym dan clubhouse fasilitas
  • Akses mudah ke transportasi umum
  • Dekat dengan pekerjaan
  • Semua peralatan
  • Unit lantai pertama
  • Pemandangan
  • Lingkungan yang tenang
  • Keluarga komunitas ramah atau orang dewasa difokuskan
  • Baik, area umum yang aman dan parkir
Perjanjian Kontrak
Setelah Anda menemukan apartemen yang cocok serta aplikasi Anda telah disetujui, pemilik masa depan Anda akan memberi Anda salinan sewa untuk meninjau dan menandatanganinya, luangkanlah waktu untuk membaca sewa (serta ajukan banyak pertanyaan yang mungkin anda butuhkan terkait perjanjian tersebut) sebelum Anda menandatanganinya.
 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma

Menulis 500 Kata

Sekarang sepertinya harus bekerja lebih keras lagi. Saya banyak sekali menulis artikel yang terlampau pendek. Bahkan banyak sekali postingan yang hanya berisikan gambar. Kalau hanya seperti itu saya yakin banyak orang yang akan bisa membuat postingan jauh lebih banyak dari yang saya bisa lakukan. Jadi sekarang sepertinya saya harus mengubah tantangannya menjadi lebih menarik. Saya harus menulis setidaknya 500 kata untuk setiap artikel yang saya buat. Supaya lebih terasa menantang dan saya tak hanya sambil lalu lagi mengupdate blognya. Sebab akhir-akhir ini ketika menyelesaikan jumlah postingan saya akhirnya suka mengambil beberapa gambar yang sudah saya unggah di instagram dan memasukkannya ke blog menjadikannya satu postingan. Padahal hanya diikuti satu dua kata saja. Bahkan pernah tak ada tulisan apa-apa. Memang menulis 10 postingan sehari bukanlah hal yang mudah untuk membagi waktu dengan persiapan pernikahan. Tapi tantangan memang harus dibuat seberat mungkin bukan? Bukan