Langsung ke konten utama

PGN Anti Korupsi - Penambahan Pelanggan Rumah Tangga PGN



PGN Anti KorupsiPGN atau Perusahaan Gas Negara yang bergerak di bidang gas alam untuk kebutuhan industri saat ini ingin memberikan rasa terima kasih untuk para pelanggannya khususnya para pelanggan rumah tangga. Hal ini dikarenakan pelangggan rumah tangga memiliki peran yang sangat besar dalam pengkontribusian perusahaannya saat ini, sehingga PGN akan terus melakukan developing untuk terus menggali potensi yang dapat dihasilkan dari industry terkait. Perusahaan yang memiliki direktur Hendi Prio Santoso ini menyatakan bahwa rumah tangga adalah pelanggan PGN yang terbesar saat ini. Maka dari itu PGN ingin memberikan yang terbaik untuk pelanggan yang melakukan kontribusi besar tersebut.


Dalam upaya penambahan pelanggan melalaui sektor rumah tangga, pihak PGN melakukan berbagai macam cara, termasuk mengembangkan sendiri jalur gas untuk jaringan rumah tangga masyarakat. Nantinya, jaringan ini akan di distribusikan melalui kota-kota besar di kabupaten di seluruh wilayah di Indonesia dan dapat digunakan langsung melalui pipa pipa terkait sehingga masyarakat tidak harus membeli tabung gas kiloan lagi. Saat ini, sudah dilakukan pendistribusian lebih dari 100 ribu jaringan gas bumi yang nantinya dapat dipakai oleh masyarakat untuk kepentingan pribadi maupun umum. Selain membangun jaringan sendiri yang terhubung dengan pipa pipa PGN, pihaknya juga melakukan terobosan dengan metode clustering CNG.

Metode ini memungkinkan gas gas PGN langsung terhubung dengan wilayah wilayah baru yang belum terhubung dengan jaringan gas bangunannya. CGN juga dapat disalurkan dan diangkut dengan moda transpirtasi darat yang memungkinkan pelanggan untuk tetap tersubsidi sehingga wilayah pelosok tidak akan kehabisan gas ketika kelangkaan gas datang. Metode ini sudah diterapkan di wilayah Semarang, Jawa Tengah. Cluster PGN yang disalurkan di Semarang, di dapat melalui wilayah Tambak Aji dan diangkut melalui truk truk dari Jawa Timur. Saat ini, sebanyak 4 ribu sambungan jaringan telah dibangun di Semarang untuk kepentingan metode ini. Selain Semarang piihaknya juga berupaya untuk membangun jaringan di kota kota besar di selurh provinsi di Indonesia. 

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma

Menulis 500 Kata

Sekarang sepertinya harus bekerja lebih keras lagi. Saya banyak sekali menulis artikel yang terlampau pendek. Bahkan banyak sekali postingan yang hanya berisikan gambar. Kalau hanya seperti itu saya yakin banyak orang yang akan bisa membuat postingan jauh lebih banyak dari yang saya bisa lakukan. Jadi sekarang sepertinya saya harus mengubah tantangannya menjadi lebih menarik. Saya harus menulis setidaknya 500 kata untuk setiap artikel yang saya buat. Supaya lebih terasa menantang dan saya tak hanya sambil lalu lagi mengupdate blognya. Sebab akhir-akhir ini ketika menyelesaikan jumlah postingan saya akhirnya suka mengambil beberapa gambar yang sudah saya unggah di instagram dan memasukkannya ke blog menjadikannya satu postingan. Padahal hanya diikuti satu dua kata saja. Bahkan pernah tak ada tulisan apa-apa. Memang menulis 10 postingan sehari bukanlah hal yang mudah untuk membagi waktu dengan persiapan pernikahan. Tapi tantangan memang harus dibuat seberat mungkin bukan? Bukan