22 Desember 2015

Gizi dan Nutrisi yang Dibutuhkan Balita

A photo posted by Rohani Syawaliah (@honeylizious) on




Gizi balita harus benar-benar diperhatikan karena amat penting bagi pertumbuhan dan perkembangannya yang harus optimal. Nutrisi pada balita tentunya berbeda dengan yang dibutuhkan orang dewasa oleh karena itu menu yang diberikan pada mereka harus memenuhi kebutuhan nutrisi hariannya. Apalagi saat anak memasuki usia pra sekolah sangat berisiko terkena yang namanya malnutrisi atau kekurangan nutrisi. Pertumbuhan anak sangat cepat diusia balita dan membutuhkan gizi yang lebih banyak. Lalu jika mereka mengalami penurunan nafsu makan dan ketahanan tubuhnya masih sangat rentan sehingga mudah terinfeksi dibandingkan anak dengan usia yang lebih tua.

Gizi yang dibutuhkan adalah sebagai berikut.
  1. Karbohidrat
    Fungsi karbohidrat sebagai penghasil energi dan bisa menunjang aktivitas anak yang aktif bergerak. Biasanya dibutuhkan 1300 kkal dalam sehari.
  2. Protein
    Fungsi protein untuk membangun dan juga memperbaiki sel tubuh serta menghasilkan energi. Balita membutuhkan protein sebanyak 35 gram dalam sehari.
  3. Mineral dan vitamin
    Mineral dan vitamin yang dibutuhkan adalah iodium, zinc, kalsium, asam folat, zat besi, vitamin A, B, C, D, E, dan K. Peranan mineral dan vitamin adalah untuk perkembangan motorik, kecerdasan, dan pertumbuhan anak serta menjaga mereka supaya tetap sehat. Pertumbuhan tubuh anak kadang melambat itu sebabnya anak butuh nutrisi tambahan untuk perkembangan otaknya.

Saat akan memberikan nutrisi pada anak harus benar yang dapat diartikan sebagai berikut.
  1. Kombinasi Gizi
    Kombinasi gizinya harus tepat. Jadi kebutuhan protein, karbohidrat, lemak, mineral, vitamin, dan kebutuhan cairan tubuh anak harus tepat porsinya. Sesuai yang dibutuhkan oleh tubuh anak berdasarkan pada Angka Kecukupan Gizi harian anak.
  2. Tahap Perkembangan Anak
    Asupan gizi yang dikonsumsi harus sesuai dengan kebutuhan kalori anak berdasarkan berat badan dan usia anak.

Berikut adalah pola makan untuk balita.

Saat bayi Anda berkembang menjadi balita, integrasi mereka harus sepenuhnya ke makanan keluarga. Walaupun sementara waktu mereka masih membutuhkan bantuan ketika akan memotong makanan untuk menjadikannya lebih kecil. Sebagai orang tua yang harus diperhatikan adalah membuat makanan keluarga yang cocok untuk anak balita. Hindari bumbu dengan rasa yang terlalu tajam dan gunakan sedikit gula dan garam di dalam masakan.

Lalu susu juga masih memiliki peranan yang sangat penting di dalam pola makan anak, walaupun mereka kebutuhan akan susunya mengalami pengurangan sekitar 200-600 ml susu atau hanya 2-3 porsi susu dalam sehari.

Jangan lupa untuk memberikan makanan yang sehat, bervariasi dan seimbang bagi balita Anda. Setidaknya anak harus mengonsumsi empar porsi jenis karbohidrat dalam sehari. Susu 2-3 porsi setiap hari. Makanan daging 1-2 porsi. Anak juga butuh 5 porsi buah dan sayuran setiap harinya.

Untuk memungkinkan balita beraktivitas setiap hari dan tetap tumbuh dan berkembang, balita masih membutuhkan energi sebagai kalori. Tubuh bisa mendapatkan asupan energi dari makanan yang mengandung lemak dan karbohidrat serta protein. Anak usia balita butuh kalori yang cukup banyak karena aktifnya pergerakan mereka. Setidaknya dibutuhkan 1500 kalori setiap hari. Balita bisa mendapatkannya dari makanan yang mengandung protein, gula, dan juga lemak.

Untuk pertumbuhan dan pemeliharaan serta perbaikan jaringan tubuh dibutuhkan protein. Serta untuk menghasilkan enzim pencernaan dan juga zat kekebalan yang kerjanya untuk melindungi tubuh balita Anda. Anak-anak membutuhkan lebih banyak protein dibandingkan orang dewasa. Sumber protein yang baik bagi balita adalah dari ikan, daging, telur, susu dan juga kacang-kacangan.
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berkomentarlah yang baik. Semua komentar yang masuk akan dimoderasi. (admin: Honeylizious [Rohani Syawaliah]).

@honeylizious

Followers