Langsung ke konten utama

Diskusi di Forum Ibu Hamil?

A photo posted by Rohani Syawaliah (@honeylizious) on

Diskusi ibu hamil memang sangat dibutuhkan. Apalagi untuk ibu yang baru hamil untuk pertama kalinya. Jika memang tak ada yang bisa diajak diskusi secara langsung, tinggal beselancar di internet untuk menemukan forum diskusi ibu hamil. Banyak sekali lho yang bisa ditemukan. Ada juga forum tanya jawab yang bisa dijadikan acuan untuk pertanyaan yang paling sering diajukan oleh seorang ibu yang baru hamil. Harus banyak-banyak membaca supaya banyak tahu.

Hamil pertama kali pastinya membuat kita selalu bertanya-tanya tentang banyak hal. Kemudian jika bertanya pada orang yang sudah banyak pengalaman seperti ibu atau ibu mertua kadang tidak memuaskan. Sebab pengalaman mereka belum tentu benar. Banyak sekali kadang pengalaman yang dilakukan adalah sesuatu yang salah. Misalnya soal mitos-mitos yang mereka percayai.

Itu sebabnya yang harus dilakukan seorang ibu hamil adalah saling berdiskusi dan berbagi pengalaman dengan ibu hamil lainnya supaya tidak terjadi kesalahan selama hamil. Khawatirnya apa yang dilakukan malah membahayakan ibu dan janin yang sedang dikandung. Pendaftaran di forum diskusi ibu hamil juga mudah. Tinggal daftar menggunakan sosial media atau nomor hape sudah bisa langsung berinteraksi dengan ibu-ibu lainnya yang mungkin punya kegelisahan yang sama.

Belum lagi mempersiapkan diri setelah melahirkan. Sebab kadang banyak hal sudah kita baca tetapi pada praktiknya malah tak ada satu ilmu pun yang bisa kita gunakan dari yang sudah kita rekam di kepala kita selama ini. Mendengar celotehan ibu hamil yang lain, entah itu sekadar mengeluh, bertanya, atau curhat-curhatan di forum bisa menguatkan kita yang sedang hamil lho. Bahwa kita tidak sendirian menderitanya. Banyak ibu hamil di luar sana yang juga mendukung kita secara nggak langsung.

Forum ibu hamil juga bisa jadi ajang berbagi informasi rumah sakit atau dokter mana yang sebaiknya kita tuju. Semakin banyak yang memberikan informasi positif mengenai seorang dokter tentunya akan membuat kita lebih percaya. Saya sendiri keliling sih mendatangi dokter kandungan. Ada empat atau lima dokter kandungan yang saya datangi selama hamil pertama. Bukan karena tak percaya dengan dokter yang pertama. Tapi kita butuh opini kedua, ketiga, bahkan kelima bukan?

Hingga akhirnya tiba saat melahirkan saya sudah tahu dokter mana yang saya inginkan menjadi dokter yang menangani saya dan bayi. Semua ibu pastinya ingin bisa melahirkan secara normal dan jika kita nyaman dengan dokter yang melayani kita selama menuju detik-detik melahirkan, insyaAllah bakalan kuat buat persalinan normal. Alhamdulillah saya bisa bersalin secara normal. Semoga untuk anak berikutnya juga tetap normal.

Oiya selain berdiskusi dengan ibu hamil secara online di forum, datang ke puskesmas lebih sering supaya bisa ngobrol banyak dengan bidan. Bidan juga banyak pengalamannya mengenai kehamilan dan kelahiran. Biasanya mereka akan punya tips-tips yang belum tentu bisa kita dapatkan secara online di forum diskusi ibu hamil.

Minta dukungan juga dari suami. Suami juga perlu tuh mampir ke forum diskusi ibu hamil supaya dapat banyak pengetahuan juga mengenai kehamilan. Setidaknya nanti bisa unjuk gigi saat dibutuhkan bantuannya untuk menangani ibu hamil atau ibu yang sedang menuju persalinan. Pastinya setiap perempuan ingin didampingi suaminya saat melahirkan anak yang dia kandung.

Bagaimana? Sudah punya akun di forum diskusi ibu hamil mana aja nih gengs?

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma

Menulis 500 Kata

Sekarang sepertinya harus bekerja lebih keras lagi. Saya banyak sekali menulis artikel yang terlampau pendek. Bahkan banyak sekali postingan yang hanya berisikan gambar. Kalau hanya seperti itu saya yakin banyak orang yang akan bisa membuat postingan jauh lebih banyak dari yang saya bisa lakukan. Jadi sekarang sepertinya saya harus mengubah tantangannya menjadi lebih menarik. Saya harus menulis setidaknya 500 kata untuk setiap artikel yang saya buat. Supaya lebih terasa menantang dan saya tak hanya sambil lalu lagi mengupdate blognya. Sebab akhir-akhir ini ketika menyelesaikan jumlah postingan saya akhirnya suka mengambil beberapa gambar yang sudah saya unggah di instagram dan memasukkannya ke blog menjadikannya satu postingan. Padahal hanya diikuti satu dua kata saja. Bahkan pernah tak ada tulisan apa-apa. Memang menulis 10 postingan sehari bukanlah hal yang mudah untuk membagi waktu dengan persiapan pernikahan. Tapi tantangan memang harus dibuat seberat mungkin bukan? Bukan