13 Desember 2015

Bikin Bakso Sendiri di Rumah


Kalau teman-teman sering menonton reportasi investigasi di sebuah stasiun televisi pasti sering tuh nonton berita tentang dagangan yang dicampur dengan bahan berbahaya. Paling sering sih boraks dan formalin. Kadang jadinya agak ngeri mau jajan sembarangan. Apalagi kalau yang jual orang yang tak dikenal. Orang yang dikenal aja belum tentu bisa kita percaya 100%. Bagian mengerikan lainnya adalah orang yang menggunakan daging babi untuk bakso dagangannya supaya lebih banyak untungnya.

Persaingan harga memang membuat banyak orang menjadi gelap mata dan menghalalkan beragam cara untuk terus bertahan hidup. Pernah kebayang nggak ternyata yang sekarang berada dalam mangkok yang sedang kita pegang bukan benar-benar daging sapi. Bagaimana ceritanya kita makan sesuatu yang tak kita ketahui daging yang tak layak makan? Sebab daging babi yang digunakan itu pun kadang yang sudah membusuk atau sudah diberi pengawet berbahaya. Belum lagi pewarna.

Di Pontianak sendiri sih tetap ada pedagang bakso yang sangat saya percaya. Pertama karena mereka sudah puluhan tahun berdagang bakso. Kemudian mereka juga menggiling dagingnya sendiri. Belum lagi kalau perbandingan harganya yang bisa hampir dua kali lipat dibandingkan bakso pada umumnya. Untuk meyakinkan diri kita mengenai aman tidaknya sebuah tempat makan ya itu, lihat harga dan berapa lama mereka sudah berkecimpung di bisnis tersebut. Pastinya seorang pengusaha akan mikir ratusan kali untuk mencurangi dagangannya hanya untuk mendapatkan untung.

Dulu sih ada juga tuh teman saya yang kerja di sebuah restoran dan dia yang membuat baksonya. Wuih itu baksonya enak banget dan terasa betul dagingnya. Sayang sekali waktu itu saya tidak sempat belajar dengannya dan sekarang saya tak menyimpan kontaknya lagi. Coba waktu itu saya sempat belajar memasak dengannya, siapa tahu kan saya bisa membuka usaha bakso yang enak di Pontianak. Soalnya di Pontianak banyak sekali orang yang buka usahanya bakso dan laris manis. Padahal banyak di antaranya yang menjual bakso dengan rasa di bawah standar. Hanya menang di harga yang super murah.

Paling dominan sih pedagang bakso yang menggunakan telor rebus di dalam bakso besarnya. Jadi ingat bakso raksasa yang sempat saya cicipi beberapa waktu lalu. Udah cukup lama sih. Orang yang datang banyak banget dan saya kurang suka. Karena ternyata rasa baksonya nggak seenak yang saya bayangkan. Kalau teman-teman pengen bakso yang aman ya mendingan bikin sendiri di rumah sih soalnya kita nggak bener-bener tahu apa isi bakso yang biasanya kita beli.
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berkomentarlah yang baik. Semua komentar yang masuk akan dimoderasi. (admin: Honeylizious [Rohani Syawaliah]).

@honeylizious

Followers