Langsung ke konten utama

Sering Buang Air Besar Setelah Makan




Siapa yang sering buang air besar ketika setelah makan ? pasti ada sebagian orang yang mengalami hal tersebut. Lantas mengapa hal tersebut bisa terjadi, apakah itu hal yang cukup normal atau malah sebaliknya, kalau begitu langsung saja kita simak penjelasan berikut ini.

Sebagian orang di masyarakat baik di dalam maupun di luar negeri pasti ada yang memiliki kebiasaan sering buang air besar ketika selesai makan. Banyak sekali orang yang memilki kebiasaan tersebut yang menanyakan persoalannya tersebut ke forum dokter maupun ke suatu website yang dapat menanyakan keluhannya tersebut yang nantinya akan dijawab langsung oleh seorang dokter  ataupun ahli. Perlu anda ketahui wahai pemilik kebiasan tersebut bahwa buang air besar akan terjadi jika rektum atau muara usus yang berada dekat dengan anus mengalami tekanan dan pengisian. Rasa ingin buang air besar akan muncul ketika rektum memiliki tekanan sekurang-kurangnya 18 mmHg, kemudian saat tekanan ini membesar hingga mencapai 55 mmHg, maka klep pada anus akan melemas dan secara otomatis feses kita akan keluar.

Kebiasaan tersebut bisa terjadi ketika makanan yang anda makan cukup banyak, atau bisa jadi sudah ada tumpukan gas di dalam saluran pencernaan anda, atau bisa juga karena faktor berat badan alias kegemukan. Faktor pemicu mungkin dipengaruhi karena memakan makanan yang kurang serat. Serat disini membuat proses pencernaan kita semakin baik dan memakan waktu yang cukup lama, sehingga dapat mencegah terjadinya buang air besar secara berlebihan. Untuk mengatasi hal ini, pastikan anda selalu mengkonsumsi sayur dan buah-buahan ketika anda makan, kemudian selalu cuci tangan dengan sabun cair anti kuman dari Lifebuoy yang telah terbukti dalam membunuh kuman penyebab masalah pencernaan hingga mencapai presentase 99,9%. Selain itu usahakan kurangi makanan yang berada di pinggir jalan, jika memang anda ingin memakan makanan yang ada di pinggir jalan atau jajan, usahakan anda melihat tempat tersebut terlebih dahulu apakah keadaan lingkungan dan cara pembuatannya tergolong higienis atau jorok.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma

Menulis 500 Kata

Sekarang sepertinya harus bekerja lebih keras lagi. Saya banyak sekali menulis artikel yang terlampau pendek. Bahkan banyak sekali postingan yang hanya berisikan gambar. Kalau hanya seperti itu saya yakin banyak orang yang akan bisa membuat postingan jauh lebih banyak dari yang saya bisa lakukan. Jadi sekarang sepertinya saya harus mengubah tantangannya menjadi lebih menarik. Saya harus menulis setidaknya 500 kata untuk setiap artikel yang saya buat. Supaya lebih terasa menantang dan saya tak hanya sambil lalu lagi mengupdate blognya. Sebab akhir-akhir ini ketika menyelesaikan jumlah postingan saya akhirnya suka mengambil beberapa gambar yang sudah saya unggah di instagram dan memasukkannya ke blog menjadikannya satu postingan. Padahal hanya diikuti satu dua kata saja. Bahkan pernah tak ada tulisan apa-apa. Memang menulis 10 postingan sehari bukanlah hal yang mudah untuk membagi waktu dengan persiapan pernikahan. Tapi tantangan memang harus dibuat seberat mungkin bukan? Bukan