Langsung ke konten utama

Dilwale (2015)



Siapa sangka film yang dulu saya gemari dulu ini sekarang usianya sudah 20 tahun. Bahkan lebih tua dari dua adik lelaki saya. Saya membesar dengan memuja Shahrukh Khan. Bahkan saya bisa bangun sahur hanya dengan diputarkan lagu Kuch Kuch Ho Ta Hai. Padahal Uwan saya yang sangat galak itu gagal membuat saya bangun. Ternyata soal bangun pagi hanya masalah motivasi ya.

Ingat nggak saat kita akan masuk ke kelas baru setelah liburan kenaikan kelas? Jam berapa kita bangun dan akhirnya sampai di sana kepagian. Lalu bebas memilih bangku mana pun yang kita mau. Itu sekolah saya yang dulu. Sekarang ngeri cuy... Masak banyak orang tua yang nemenin anaknya datang ke sekolah seawal mungkin dan memilihkan bangku paling depan. Sebagai anak sekolah yang memang selalu duduk di depan kecuali pas duduk di bangku kelas 3 SMP, ini murni karena kesiangan bangun dan telat datang ke sekolah. Akibatnya bangku penuh semua. Tapi saya senang sih bisa duduk setahun bersama Lussy Lo. Memangnya kalau duduk di belakang nggak dapat ilmu? Saya malah ranking 1 waktu kelas 3 SMP dengan duduk di bangku belakang itu.

Nah Dilwale Dulhania Le Jayenge yang dulu berulang kali saya tonton itu sudah berusia 20 tahun sekarang. Saya merasa sangat tua sekarang karena pernah menonton film yang rilis tahun 1995. hahahaha... Waktu saya nonton dulu sih masih duduk di bangku sekolah dasar. Jadi usia saya sekarang masih kepala dua kok. Teteup ya nggak mau dibilang tua.

Saya ngomongin film tersebut hari ini karena tahun ini, tepatnya tanggal 18 Desember 2015 ini pasangan paling romantis sejagat raya versi saya di Bollywood akan muncul di film Dilwale. Dari Dilwale Dulhania Le Jayenge menjadi Dilwale setelah 20 tahun. Ada Apa dengan Cinta juga akan muncul versi belasan tahun kemudiannya kan?

Dua film yang mengiringi masa kecil dan masa remaja saya. Pasangan Shahrukh Khan sama Kajol dan Dian Sastro sama Nicholas Saputra itu memang pasangan fenomal yang rasanya benar-benar hidup di dalam cerita film yang mereka perankan. Rasanya Cinta Rangga itu memang saling mencintai di sana. Di dunia 'Cinta'. Begitu juga dengan Raj Meera (atau Raj Simran di film Dilwale Dulhania Le Jayenge). Rasanya ada satu dunia di sana yang memang mereka tinggali dan mereka menjadi pasangan. Sebab di dunia nyata mereka punya pasangan masing-masing yang berbeda dari yang kita lihat di film yang mereka perankan.

Ah saya sudah lama nggak nonton di bioskop. Jadi pengen nonton lagi. Cuma ya itu tarifnya beneran deh mahal banget dibandingkan dengan bioskop di luar Pontianak. Kalau nontonnya hanya berdua sih nggak masalah. Tapi kalau banyak yang mau ikut? Menunggu tayang di televisi? Masih lama... kecuali televisi Malaysia ya. Dulu cepet banget film baru tayang di channel negeri jiran tersebut.

Sebagai penghibur saya kasih video klip dari film tersebut aja ya! Selamat menyaksikan!

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma

Menulis 500 Kata

Sekarang sepertinya harus bekerja lebih keras lagi. Saya banyak sekali menulis artikel yang terlampau pendek. Bahkan banyak sekali postingan yang hanya berisikan gambar. Kalau hanya seperti itu saya yakin banyak orang yang akan bisa membuat postingan jauh lebih banyak dari yang saya bisa lakukan. Jadi sekarang sepertinya saya harus mengubah tantangannya menjadi lebih menarik. Saya harus menulis setidaknya 500 kata untuk setiap artikel yang saya buat. Supaya lebih terasa menantang dan saya tak hanya sambil lalu lagi mengupdate blognya. Sebab akhir-akhir ini ketika menyelesaikan jumlah postingan saya akhirnya suka mengambil beberapa gambar yang sudah saya unggah di instagram dan memasukkannya ke blog menjadikannya satu postingan. Padahal hanya diikuti satu dua kata saja. Bahkan pernah tak ada tulisan apa-apa. Memang menulis 10 postingan sehari bukanlah hal yang mudah untuk membagi waktu dengan persiapan pernikahan. Tapi tantangan memang harus dibuat seberat mungkin bukan? Bukan