Langsung ke konten utama

Sang Pemimpi


Sebut saja saya demikian. Sebab kehidupan saya bisa berjalan hingga titik yang sekarang tak lain dan tak bukan karena mimpi-mimpi yang terus saya pegang. Semakin dewasa semakin banyak ternyata impian yang ingin saya raih. Apalagi sekarang sudah menjadi seorang ibu. Bertambah lagi mimpi-mimpi yang ingin saya jadikan kenyataan.

Indahnya menjadi seorang ibu baru bisa saya rasakan ketika telah mengandung selama 9 bulan dan mengeluarkannya dengan penuh perjuangan. Benar-benar indah. Pertama kali bisa melihat wajahnya dan akhirnya bisa mendengar suara tangisannya. Merdu. Merdu sekali. Apalagi dia lahir dalam keadaan sempurna. Alhamdulillah. Benar-benar anugerah yang tak akan tergantikan dengan ibadah sebanyak apa pun di dunia ini.

Melihat orang-orang yang tak memiliki mimpi yang besar, rasanya benar-benar disayangkan. Hidup mengalir saja seperti air yang mengikuti tempat yang lebih rendah. Begitu saja. Tidak inginkan dia melakukan sesuatu yang bermanfaat bukan hanya untuk dirinya tetapi untuk orang lain dan semua itu bisa terus bermanfaat walaupun dia sudah menutup mata pada akhirnya.

Entahlah...

Perbedaan cara bermimpi tentunya akan membuat cara kita bersikap di dunia ini akan berbeda. Sangat berbeda satu sama lain.

Saya punya banyak mimpi. Setelah satu mimpi terwujud, masih ada mimpi lain lagi yang ingin saya wujudkan. Mimpi yang terus bertambah bukannya berkurang meskipun mimpi demi mimpi itu menjadi kenyataan.

Mimpi itu seperti benih. Saat kita tabur, dia mulai tumbuh. Buahnya menghasilkan benih lagi yang menumbuhkan lebih banyak tanaman lagi. Begitu akhirnya sampai dunia ini penuh dengan benih, bunga, dan buah yang tak ada habisnya.

Sebut saja saya sang pemimpi dan saya mencintai semua mimpi-mimpi saya.

Postingan populer dari blog ini

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma

Menulis 500 Kata

Sekarang sepertinya harus bekerja lebih keras lagi. Saya banyak sekali menulis artikel yang terlampau pendek. Bahkan banyak sekali postingan yang hanya berisikan gambar. Kalau hanya seperti itu saya yakin banyak orang yang akan bisa membuat postingan jauh lebih banyak dari yang saya bisa lakukan. Jadi sekarang sepertinya saya harus mengubah tantangannya menjadi lebih menarik. Saya harus menulis setidaknya 500 kata untuk setiap artikel yang saya buat. Supaya lebih terasa menantang dan saya tak hanya sambil lalu lagi mengupdate blognya. Sebab akhir-akhir ini ketika menyelesaikan jumlah postingan saya akhirnya suka mengambil beberapa gambar yang sudah saya unggah di instagram dan memasukkannya ke blog menjadikannya satu postingan. Padahal hanya diikuti satu dua kata saja. Bahkan pernah tak ada tulisan apa-apa. Memang menulis 10 postingan sehari bukanlah hal yang mudah untuk membagi waktu dengan persiapan pernikahan. Tapi tantangan memang harus dibuat seberat mungkin bukan? Bukan

4 Kerugian Bisnis di Oriflame

Banyak sekali kerugian yang bisa kita dapatkan ketika kita memulai sebuah bisnis, terutama Oriflame. Selama ini banyak dari kita yang memikirkan keuntungan dari bisnis Oriflame tanpa tahu bahwa banyak sekali kerugian tersembunyi yang bisa kita alami saat memulai bisnis di Oriflame. Oriflame memang banyak sekali yang telah membuat orang lain sukses secara finansial. Saya sendiri juga merasakan keuntungan dari bisnis Oriflame ini, sebab setiap bulannya saya selalu mendapatkan keuntungan berupa bonus yang ditransfer ke rekening saya. Sehingga saya dapat mengatakan bahwa karier saya sekarang di Oriflame, itu sebabnya saya akan lebih banyak menuliskan tentang bisnis Oriflame di blog ini dibandingkan menulis review untuk brand lain. Oriflame membayar saya lebih banyak dibandingkan brand mana pun. Dibayar bukan karena memuji ya tapi karena saya jualan produknya. Hahahaha... Sudah tahu kerugian apa yang kita dapatkan saat memulai bisnis di Oriflame? Berikut saya jabarkan satu perrs