Langsung ke konten utama

Langsung Bisa Jualan dalam Waktu 30 Detik!


Ingat sekali saya beberapa tahun ke belakang, terutama waktu facebook masih sepi pengguna dan saya bingung mau berkomunikasi dengan siapa. Sebab walaupun sudah ada beberapa orang yang ditambahkan sebagai teman, mereka belum tentu membuka akun facebooknya terus-menerus, sehingga ya facebook beberapa tahun lalu cukup sepi sebagai sosial media. Orang sekadar punya, buka sebentar, cek notifikasi, update status lalu 'diam' lagi.

Beda ya dengan sekarang. Facebook sedemikian ramainya. Sampai kita pasti serig menghapus orang yang ada di akun kita hanya karena tak kenal tapi tiba-tiba 'ngajak kenalan'. Apalagi saya sendiri bukan orang yang suka berkenalan nggak penting dengan orang asing yang berlainan jenis. Menakutkan sekali rasanya ada orang yang ingin berkenalan dengan kita melalui chat inbox. Sebab itu kayak lagi jalan menuju kampus terus dihentikan oleh seseorang di jalan yang ingin berkenalan. Aneh kan rasanya.

Keberadaan smartphone sangat mempengaruhi perkembangan sosial media terutama yang ada di Indonesia. Kalau dulu, blackberry sempat menjadi smartphone impian banyak orang, saya sih mau kalau dikasih gratis. Terbentur dengan kebijakan operator mengenai tarif yang mereka berlakukan untuk paketan berinternet melalui blackberry, sehingga saya tidak benar-benar tertarik untuk ikut-ikutan gaul dengan menggunakan BB tersebut. Nggak ikutan latah tepatnya.

Selain sosial media yang mulai ramai dengan hiruk-pikuk penggunanya, yang sekarang tak kalah ramai adalah penyedia platform untuk berbelanja sekaligus berjualan. Sudah banyak sekali sebenarnya yang menyediakan tempat kita melapak secara online yang tentunya lebih aman dibandingkan melapak sendiri. Apalagi mereka menyediakan sistem yang lengkap. Kita nggak perlu repot membangun yang sebuah toko online yang benar-benar praktis untuk berbelanja.

Satu di antaranya yang sangat praktis adalah Shopee. Nggak perlu pake PC atau laptop lagi. Cukup pake smartphone kita nggak hanya bisa berbelanja secara online tapi juga bisa jualan dengan mudah. Cukup 30 detik kita sudah bisa membuka lapak kita sendiri di sana. Apalagi untuk pedagang pemula yang masih belum mendapatkan kepercayaan dari banyak orang. Dengan adanya platform semacam ini akan membangun image bagi kita sebagai pedagang yang bisa dipercaya.

Sebab penipuan secara online yang berkedok dagangan lebih murah sudah marak sekali terjadi. Di Pontianak sendiri yang lagi banyak korbannya itu adalah ibu-ibu yang ditipu sama orang yang pura-pura jualan karpet karakter. Untung saya orangnya nggak suka latah ikut tren sehingga tidak ikut tertipu membeli karpet lucu tersebut. Ini tentu saja karena modus jualan smartphone banting harga sudah banyak yang tahu sebagai penipuan. Tinggal ganti modus dengan jualan karpet karakter di bawah harga pasaran, akan banyak sekali orang yang bisa ditipu dengan mudah oleh mereka.

Jika memungkinkan untuk membelinya secara langsung mendingan langsung aja ya guys. Kalau nggak ada yang jual di kota kita cari di Shopee aja siapa tahu ada yang melapak dagangan tersebut. Oiya buat yang pengen install aplikasinya bisa langsung klik link ini  (android) ya.... Buat yang pake iOS bisa langsung klik di link ini.
 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

4 Kerugian Bisnis di Oriflame

Banyak sekali kerugian yang bisa kita dapatkan ketika kita memulai sebuah bisnis, terutama Oriflame. Selama ini banyak dari kita yang memikirkan keuntungan dari bisnis Oriflame tanpa tahu bahwa banyak sekali kerugian tersembunyi yang bisa kita alami saat memulai bisnis di Oriflame. Oriflame memang banyak sekali yang telah membuat orang lain sukses secara finansial. Saya sendiri juga merasakan keuntungan dari bisnis Oriflame ini, sebab setiap bulannya saya selalu mendapatkan keuntungan berupa bonus yang ditransfer ke rekening saya. Sehingga saya dapat mengatakan bahwa karier saya sekarang di Oriflame, itu sebabnya saya akan lebih banyak menuliskan tentang bisnis Oriflame di blog ini dibandingkan menulis review untuk brand lain. Oriflame membayar saya lebih banyak dibandingkan brand mana pun. Dibayar bukan karena memuji ya tapi karena saya jualan produknya. Hahahaha... Sudah tahu kerugian apa yang kita dapatkan saat memulai bisnis di Oriflame? Berikut saya jabarkan satu perrs

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma