23 Juli 2015

Ngeblog Tanpa Internet


Ngeblog sering tersendat disebabkan keberadaan internet yang tersambung di PC atau notebook yang kita gunakan untuk menulis. Saya sering mengalami itu. Apalagi kalau jaringan yang saya gunakan masih berada di awal bulan. Saat kuota masih full speed. Beda cerita kalau jaringan agak melambat. Malah kecepatan menulis postingan bertambah. Itu disebabkan saya lebih memilih untuk menulis postingan secara offline di aplikasi office yang saya gunakan. Memang jauh lebih efektif dibandingkan menulis sambil membuka akun sosial media. Apalagi jika dilakukan saat blogwalking ke blog orang.

Sekarang sih saya sendiri sudah jarang sekali blogwalking. Sebab blogwalking sendiri makan waktu yang cukup panjang karena saya suka membaca. Sayangnya sekarang sudah tak memungkinkan lagi karena keberadaan bayi di tengah-tengah keluarga kami membuat saya harus memberikan perhatian ekstra. Bahkan blog ini sendiri terlihat terbengkalai dibuatnya. Berhutang banyak postingan setiap harinya tapi saya tetap berusaha mengejar ketertinggalan postingan ini. Menyusun tanggalnya beberapa hari ke belakang agar postingan yang kurang bisa terpenuhi. Komitmen awal memang saya ingin mengisi postingan di blog ini setiap hari. Setidaknya saya bisa melihat perkembangan menulis saya seperti apa.

Sebab jika saya membaca tulisan lama saya rasanya saya sekarang menjadi orang yang sedikit berbeda cara menulisnya. Apalagi saat sekarang sudah menjadi seorang ibu. Bagian menyenangkannya adalah melihat wajah tidur nyenyak bayi saya setiap harinya. Tak terbayangkan nanti saya harus kuliah dan meninggalkannya sekitar 4 jam selama 5 hari dalam seminggu. Ah jadi pengen cuti satu semester agar bisa lebih fokus menjaganya tapi tentunya itu tidak akan diizinkan suami. Apalagi mengingat saya yang memaksa diizinkan kuliah. Malah sekarang pengen cuti?

Tinggal beberapa semester lagi. Musti yakin. Supaya tidak terjadi hal yang tidak diinginkan. Seperti nilai jelek atau malah lama baru selesai mengerjakan tugas akhir. Apalagi sekarang perkembangan bahasa Inggris saya lumayan dibandingkan sebelumnya. Maklum hampir setiap hari yang kami pelajari memang hanya bahasa Inggris. Hanya beberapa mata kuliah umum seperti Agama atau Komputer. Rencana untuk menulis lebih panjang dalam bahasa Inggris tentunya bisa segera diwujudkan. Saya pikir saya harus lebih bisa fokus lagi menulis di blog sebelah yang full bahasa Inggris.

Kadang ketakutan saya terlalu banyak menulis dengan grammar yang salah. Tapi bukankah itu hal yang biasa? Bahkan tak jarang orang yang bahasa pertamanya bahasa Inggris saja masih belepotan grammarnya. Seperti kita sendiri yang kesulitan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Semoga saja perkembangan bahasa Inggris saya semakin pesat. Sehingga tak terlalu lama berpikir untuk menuliskan apa untuk postingan blog bahasa Inggris saya.

 

@honeylizious

Followers