Langsung ke konten utama

Maksimalkan Alat Kebersihan yang Ada


Bagaimana menjaga kebersihan dengan alat-alat kebersihan seadanya? Jawabannya bisa gampang dan bisa susah, tapi yang jelas adalah bagaimana caranya kita memanfaatkan alat kebersihan sederhana yang kita punya untuk membersihkan rumah sampai bersih maksimal. Dengan adanya alat kebersihan seperti sapu misalnya yang notabene orang tahu kalau sapu identik untuk menyapukan lantai dari kotoran dan debu, kita bisa saja mengalihfungsikan sapu menjadi alat kebersihan untuk menyapukan debu ataupun jaring laba laba yang ada di dinding rumah yang tidak terlalu tinggi. Dengan begitu kegunaan sapu akan lebih maksimal kalau kita tahu bagaimana cara mamakainya.
Sama halnya dengan pembersih debu yang biasa orang sebut kemoceng. Dengan adanya kemoceng memang bisa membersihkan debu dengan cepat dan maksimal, taapi perlu anda ketahui kalau kemoceng hanya membuat debu debu beterbangan dan bisa saja kembali ke asal dimana debu itu berada. Maka cara yang paling gampang adalah dengan menggunakan lap basah untuk membersihkan debu yang menempel di meja. Dengan begitu debu langsung hilang seketika dan juga tidak membuat alergi kalau anda memang alergi debu yang beterbangan.
Intinya dengan banyaknya alat-alat kebersihan yang anda punya, anda sendiri harus bisa memaksimalkan semua alat tersebut dengan baik dan dengan seksama, apakah sudah benar penggunaannya ataukah anda menemukan cara baru untuk menggunakan alat kebersihan tersebut demi kebersihan di dalam rumah maupun di luar rumah. semuanya tergantung kreativitas anda dalam membersihkan rumah.
 

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

4 Kerugian Bisnis di Oriflame

Banyak sekali kerugian yang bisa kita dapatkan ketika kita memulai sebuah bisnis, terutama Oriflame. Selama ini banyak dari kita yang memikirkan keuntungan dari bisnis Oriflame tanpa tahu bahwa banyak sekali kerugian tersembunyi yang bisa kita alami saat memulai bisnis di Oriflame. Oriflame memang banyak sekali yang telah membuat orang lain sukses secara finansial. Saya sendiri juga merasakan keuntungan dari bisnis Oriflame ini, sebab setiap bulannya saya selalu mendapatkan keuntungan berupa bonus yang ditransfer ke rekening saya. Sehingga saya dapat mengatakan bahwa karier saya sekarang di Oriflame, itu sebabnya saya akan lebih banyak menuliskan tentang bisnis Oriflame di blog ini dibandingkan menulis review untuk brand lain. Oriflame membayar saya lebih banyak dibandingkan brand mana pun. Dibayar bukan karena memuji ya tapi karena saya jualan produknya. Hahahaha... Sudah tahu kerugian apa yang kita dapatkan saat memulai bisnis di Oriflame? Berikut saya jabarkan satu perrs

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma