3 Juli 2015

Kue Nastar I Miss You



Nah selain kue putri salju yang sudah saya ceritakan di postingan sebelumnya, ada lagi nih kue kering kesukaan saya saat lebaran. Kue nastar. Kalau kue nastar ini memang kesukaan saya sejak kecil dulu. Umak di kampung suka menyediakannya. Bentuk yang dia pilih adalah yang seperti keranjang mini. Saya sampai berpikir bahwa bentuk nastar memang harus seperti itu. Padahal tidak ya? Semakin banyak mampir ke rumah orang saat lebaran saya menemukan banyak sekali bentuk nastar. Bahkan ada yang suka menyelipkan cengkeh di setiap nastar yang dibuatnya. Sehingga nastarnya ada aroma cengkehnya juga. Saya sih kurang suka yang ada aroma cengkehnya. Lebih suka yang benar-benar aroma nanas saja.

Dulu waktu kecil saya sering membantu ibu saya membuat kue nastar bersama saudara perempuan saya yang lain. Sekarang sih Umak lebih suka membeli kue kering di pasaran dibandingkan membuat sendiri. Soalnya bikin sendiri butuh waktu yang cukup panjang dan dia lebih suka menghabiskan waktu luangnya untuk mengerjakan hal yang lain. Dulu barangkali Umak masih senang memasak bersama kami semua. Sekarang anak perempuannya tak ada yang berada serumah dengannya. Tinggal dua anak laki-lakinya saja.

Saya ingat betul proses awal membuat kue nastar. Dimulai dengan membuat selainya terlebih dahulu. Memarut nanas yang sudah dikupas. Lalu nanas tersebut dimasak bersama gula hingga menjadi selai. Semakin sedikit kandungan air di dalam selai nanas ini semakin baik karena akan menambah masa aktif selai tersebut. Nggak cepat rusak selainya.


Saya juga ingat cetakan kecil yang digunakan Umak untuk membuat nastar tersebut. Saya rindu sekali dengan masa-masa tersebut. Umak, kakak sulung saya, saya, dan adik perempuan saya, kami berempat akan membuat kue kering tersebut bersama-sama sebelum lebaran tiba. Dari banyak kue kering yang pernah kami buat, saya pikir kue nastar adalah kue kering paling enak yang ada saat lebaran. Mungkin karena kenangan yang ada di dalamnya, dalam setiap kue itu ada kerja keras kami. Kebersamaan di tengah keluarga yang sangat saya rindukan. Meskipun sekarang saya sendiri sudah punya keluarga baru, tapi rasanya ingin mengulang masa-masa dulu yang pernah ada. Padahal hanya kue nastar tapi rasanya kue nastar yang dulu itu memang kue nastar kenangan. Kenangan yang tak bisa dilupakan begitu saja setelah sekian tahun berlalu.
 

@honeylizious

Followers