Langsung ke konten utama

Sakit Saat Liburan ke Pulau? Ikuti Langkah Urgent ini!



Ketika membayangkan liburan dan merencanakan perjalanan, kebanyakan dari kita pasti langsung membayangkan kegiatan apa saja yang akan dilakukan di sana. Jadi, persiapan-persiapan yang kita lakukan kebanyakan adalah soal daftar objek wisata di destinasi wisata kita, apa saja kegiatan yang akan dilakukan di sana, berapa budget dana untuk berbagai kegiatan tersebut dan lain-lain termasuk oleh-oleh dan sebagainya.
Bicara mengenai “sakit”? Hmm... Kalau bisa, ya jangan deh! Oleh karena itu, kebanyakan dari kita tidak banyak yang terpikir untuk menyiapkan sesuatu kalau-kalau sakit melanda kita atau salah satu anggota keluarga ketika bepergian. Apalagi yang namanya liburan ke pulau ini atau itu, yang terbayang adalah mencari pantainya, bermain air, snorkeling, diving dan sebagainya. Padahal, sakit bisa jadi melanda siapa saja, dimana saja dan kapan saja termasuk ketika liburan.
Tips Mengatasi Sakit Saat Liburan
Ketika ada anggota keluarga yang sakit saat liburan, jangan langsung panik ya! Berikut beberapa tips yang bisa Anda lakukan (dan Anda siapkan sebelum liburan pula):
  1. Atur lagi pola makan
Yang pertama kali bisa kita lakukan adalah mengatur lagi pola makan. Beberapa kasus sakit pada saat liburan disebabkan oleh pola makan yang tidak ‘baik’. Mungkin kita ‘kalap’ untuk makan dan tidak memerhatikan apa yang kita makan sehingga berpengaruh terhadap kesehatan. Oleh karena itu, perhatikan lagi apa yang kita makan dan suplai pula dengan makanan sehat seperti buah-buahan, sayuran dan sebagainya.
  1. Istirahat yang cukup
Bisa juga sakit yang tiba-tiba menyerang tubuh karena kurang istirahat ketika liburan. Hal ini tidak mengherankan karena pada saat liburan, kita lebih memilih untuk bepergian ke sana-kemari karena tidak ingin menyia-nyiakan waktu luang tersebut. Namun, karena terlalu memporsir diri menjelajahi semua objek wisata, tanpa sadar ternyata tubuh kita tidak sanggup dan membutuhkan istirahat yang lebih lagi. Jadi, ketika sakit mulai melanda, pilih untuk segera istirahat terlebih dahulu daripada harus menderita sakit lebih parah lagi.
  1. Sediakan obat-obatan
Inilah pentingnya untuk menyiapkan obat-obatan sebelum melakukan perjalanan. Jika memang kita punya sakit maag maka siapkan obatnya, atau kita juga bisa menyimpan obat demam dan sebagainya. Termasuk pula Vitamin C untuk mempertahankan daya tahan tubuh. Dengan adanya obat-obatan ini, paling tidak kita bisa menjaga untuk tidak sakit lebih parah lagi.
  1. Proteksi diri dengan Asuransi
Namun, terkadang, sakit yang lebih parah bisa saja terjadi. Kita tidak bisa hanya sekadar mengatur pola makan, istirahat yang cukup, makan obat-obatan biasa dan sebagainya. Jika sakit sudah tidak bisa ditanggulangi maka jalan terakhir adalah ke dokter dan mungkin harus mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit. Di sini pentingnya memilih Asuransi Kesehatan yang tepat.
Salah satu asuransi yang menyediakan proteksi dimanapun Anda berapa, baik di luar negeri atau di dalam negeri adalah Asuransi Kesehatan Allianz. Kita biasanya bisa kalang-kabut karena masalah dana, apalagi ketika liburan. Sebagaimana sudah disinggung di awal artikel, kebanyakan dana yang disiapkan adalah untuk liburan saja. Asuransi Kesehatan Allianz sendiri punya sistem reimbursement yang memungkin kita mendapatkan perawatan setelah klaim, tanpa harus mengeluarkan uang terlebih dahulu.
So, sudah siap untuk liburan ke pulau mana saja? Tetap jaga kesehatan ya sebelum, selagi dan sesudah liburan. Tetapi, jikapun memang sakit tiba-tiba datang ‘tanpa diundang’, kita sudah siap mengatasinya! Happy traveling!
 

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma

Menulis 500 Kata

Sekarang sepertinya harus bekerja lebih keras lagi. Saya banyak sekali menulis artikel yang terlampau pendek. Bahkan banyak sekali postingan yang hanya berisikan gambar. Kalau hanya seperti itu saya yakin banyak orang yang akan bisa membuat postingan jauh lebih banyak dari yang saya bisa lakukan. Jadi sekarang sepertinya saya harus mengubah tantangannya menjadi lebih menarik. Saya harus menulis setidaknya 500 kata untuk setiap artikel yang saya buat. Supaya lebih terasa menantang dan saya tak hanya sambil lalu lagi mengupdate blognya. Sebab akhir-akhir ini ketika menyelesaikan jumlah postingan saya akhirnya suka mengambil beberapa gambar yang sudah saya unggah di instagram dan memasukkannya ke blog menjadikannya satu postingan. Padahal hanya diikuti satu dua kata saja. Bahkan pernah tak ada tulisan apa-apa. Memang menulis 10 postingan sehari bukanlah hal yang mudah untuk membagi waktu dengan persiapan pernikahan. Tapi tantangan memang harus dibuat seberat mungkin bukan? Bukan