17 Juni 2015

Pentingnya Kelambu Bayi



Seorang ibu memang kekhawatirannya terlalu berlebihan, apalagi mengenai anaknya sendiri. Maklumlah baru pertama kali punya anak bayi. Apalagi saya dulu suka takut sama nyamuk, terutama nyamuk demam berdarah. Sebab waktu sekolah dasar dulu pernah masuk rumah sakit gara-gara demam berdarah. Jadinya suka parno sama nyamuk yang berkeliaran di rumah. Nggak kepengen anak sakit gara-gara nyamuk.

Makanya anaknya tiap tidur pasti menggunakan kelambu. Karena dia masih bayi pakenya ya kelambu bayi. Sekarang ini juga sudah gampang sekali mendapatkan kelambu bayi. Tak peduli kita berada di kampung sekalipun. Maklumlah keberadaan toko online sangat membantu ibu-ibu yang berada jauh dari pusat kota untuk berbelanja. Saya ingat betul bagaimana banyaknya orang yang mengeluhkan lokasi tempat tinggalnya yang tak menyediakan kebutuhan yang ingin dia miliki. Beda sekali dengan jaman sekarang.

Tinggal pesan, transfer, terus tunggu deh barangnya datang. Tak ada alasan lagi kalau barang itu tak dijual di pertokoan dekat rumah. Karena kita bisa menjangkau toko di seluruh Indonesia bahkan seluruh dunia.

Mengapa sih saya masih mau menggunakan kelambu bayi? Padahal tinggal gunakan obat anti nyamuk untuk mengusir nyamuk dari dekat bayi yang sedang tidur. Praktisnya memang begitu sih. Tapi kita nggak tahu kalau ada nyamuk yang nggak mempan dengan obat anti nyamuk tersebut atau kita lupa menyalakan obat anti nyamuk di kamar tempat bayi kita tidur. Dengan adanya kelambu tentunya proteksi bayi menjadi lebih banyak dan kemungkinan dia untuk digigit nyamuk menjadi semakin kecil.

Kalau para ibu khawatir bayinya kepanasan dengan menggunakan kelambu bayi, bisa membeli kelambu yang berbahan lebih tipis tapi tetap efektif menjaga bayi dari nyamuk. Apalagi sekarang kelambu diproduksi dengan berbagai bahan dan model. Saat bayi tidur dalam ayunan atau di atas ranjang bisa menggunakan kelambu bayi yang sesuai dengan kebutuhannya. Soalnya kadang kelambu yang bisa digunakan saat di atas ranjang tak bisa digunakan untuk ayunan atau tempat tidur yang lain. Maklum bayi memang tempat tidurnya banyak ya. Jadi kelambu bayinya juga musti banyak nih.


Kedengarannya memang boros ya punya banyak jenis kelambu bayi. Tapi kalau yang baru punya bayi pertama kali kayak saya sih tidak terlalu khawatir, sebab nantinya kelambu bayinya bisa disimpan untuk anak berikutnya.

Nah, sudah punya kelambu untuk bayinya? 

@honeylizious

Followers