21 Juni 2015

Mengetik Sambil Menggendong Bayi?


Sebelum anak saya lahir saya seringkali membayangkan bahwa suatu hari nanti saya akan menggendongnya sambil mengetik untuk mengisi tulisan di blog ini. Pernah sih akhirnya terjadi tapi ternyata tak semudah yang saya bayangkan. Memikirkan dia akan terbangun atau saya membuat posisinya saat digendong menjadi tak nyaman pada akhirnya menjadikan saya menyerah. Saya pikir saya tak bisa melakukan kedua hal tersebut secara bersamaan.

Kalau hal yang lain masih bisa dilakukan secara multitasking. Tapi soal menjaga anak memang harus diutamakan dan dilakukan dengan sangat benar. Kemudian kalau saya harus memilih apakah saya harus mendahulukan ngeblog atau anak, ya naluri semua ibu di dunia ini saya rasa sama saja. Tentunya semua perempuan yang memiliki anak akan mengatakan hal yang serupa. Bahwa mereka akan mendahulukan anaknya. Begitu juga saya.

Walaupun setiap kali memandang wajah anak saya, saya suka bertanya-tanya. Apakah saya mampu membahagiakannya sampai dia dewasa kelak? Apakah dia akan senang menjadi anak saya (dan suami)? Apakah dia akan menyayangi saya seperti saya menyayanginya dengan segenap jiwa dan raga? Menyenangkan memang memiliki momongan tapi pikiran-pikiran yang menghantui sedemikian banyaknya.

Barangkali karena dia masih bayi dan belum bisa berinteraksi secara langsung dengan saya menggunakan kata-kata kali ya? Saya jadi menebak-nebak apa yang dia pikirkan setahun dua tahun dari sekarang sampai dia dewasa nanti. Harapan saya sih dia membaca semua tulisan di blog ini kelak dan mengetahui betapa dalamnya saya mencintainya. Bahkan sejak dia masih berupa gambar seperti anak ikan di dalam perut saya.

Sekarang dia benar-benar ada di antara kami. Walaupun banyak hal yang kemudian dikorbankan. Seperti tak bisa tidur nyenyak dan nyaman seperti dulu. Tidak nyenyak karena tiap dua jam sekali dia bangun untuk menyusu. Belum lagi posisi tidur saya yang memang kurang nyaman, sebab harus miring sesuai posisi mulut bayi yang bisa mengisap ASI dari saya. Kalau sepanjang malam miring, bangun-bangun ada bagian tubuh saya yang rasanya kaku dan sakit. Salah urat saya juga sampai sekarang belum sembuh meskipun sudah lumayan berkurang semenjak Umak mengurutnya beberapa waktu lalu.

Buat blogger yang punya anak bayi kayak saya gimana? Bisa ngeblog sambil gendong anaknya? 

@honeylizious

Followers