Langsung ke konten utama

Kue Lapis Legit Favorit



Kue lapis memang adalah kue yang paling lumrah ada saat hari lebaran. Walaupun ternyata yang tidak saya ketahui sebelumnya adalah bahwa kue lapis tak semua tempat akan menyediakannya buat lebaran. Paling umum kue lapis memang adanya di Kalimantan Barat. Di Pontianak sendiri lapis yang paling terkenal adalah lapis legit. Kue lapis legit memang enak banget, apalagi sekarang kue lapis legit sudah banyak sekali variannya. Bukan hanya yang polos alias original.

Kue Lapis Legit juga bisa ditemukan kapan saja di toko yang menyediakan lapis legit di Pontianak. Jadi kalau memang kepengen makan lapis legit dan tak bisa membuat yang seenak di toko, jangan khawatir, tinggal beli saja di toko tersebut kapan saja kita sedang menginginkannya. Lapis legit siap untk dinikmati.

Saya paling suka kue lapis legit yang ada kismisnya. Jadi pas makan selain ada sensasi legit lapisnya, juga ada krenyes-krenyes kismisnya. Itu tuh rasanya memang enak banget. Kue lapis legit yang paling saya suka ada di Legita. Toko yang menyediakan beragam varian lapis legit dengan berbagai harga dan ukuran. Memang harga lapis legit agak mahal. Tapi akan sangat sebanding dengan kepuasan yang kita dapatkan. Kalau sudah masuk ke mulut, kita akan sadar bahwa memang ada rupa ada harga.

Lebaran ini semoga saja bisa request kue lapis legit sama Umak di kampung. Jadi lumayan, tak perlu beli lapis legit dari toko walaupun saya tahu di toko rasanya sudah terjamin enak. Penampakan kuenya juga sempurna. Beda kalau bikin sendiri. Apalagi kalau yang terbiasa bikin lapis itu setahun sekali pas mau lebaran saja.

Di kampung saya sih orang membuat kue lapis buat lebaran ada tiga masa. Lebaran puasa, lebaran haji, dan tahun baru Islam. Sehingga saya akan senang sekali kalau bisa pulang kampung di tiga masa tersebut. Akan banyak sekali kue lapis yang bisa saya santap setiap harinya. Tapi mesti hati-hati sih soalnya kue lapis menggunakan banyak telur, gula, dan mentega. Kurang sehat kalau kebanyakan dikonsumsi.

Bahkan untuk orang yang tidak terbiasa mengonsumsinya ada kemungkinan nantinya terkena diare gara-gara makan kue lapis. Jadi jangan sampai ya lebarannya terganggu karena sakit perut. Kan nggak lucu harus beristirahat di rumah atau bahkan dirawat di rumah sakit saat kita harusnya merayakan hari kemenangan.

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma

Menulis 500 Kata

Sekarang sepertinya harus bekerja lebih keras lagi. Saya banyak sekali menulis artikel yang terlampau pendek. Bahkan banyak sekali postingan yang hanya berisikan gambar. Kalau hanya seperti itu saya yakin banyak orang yang akan bisa membuat postingan jauh lebih banyak dari yang saya bisa lakukan. Jadi sekarang sepertinya saya harus mengubah tantangannya menjadi lebih menarik. Saya harus menulis setidaknya 500 kata untuk setiap artikel yang saya buat. Supaya lebih terasa menantang dan saya tak hanya sambil lalu lagi mengupdate blognya. Sebab akhir-akhir ini ketika menyelesaikan jumlah postingan saya akhirnya suka mengambil beberapa gambar yang sudah saya unggah di instagram dan memasukkannya ke blog menjadikannya satu postingan. Padahal hanya diikuti satu dua kata saja. Bahkan pernah tak ada tulisan apa-apa. Memang menulis 10 postingan sehari bukanlah hal yang mudah untuk membagi waktu dengan persiapan pernikahan. Tapi tantangan memang harus dibuat seberat mungkin bukan? Bukan