Langsung ke konten utama

Mengapa Jangan Menjual di Bawah Harga Katalog Oriflame?



Sudah bukan rahasia lagi banyak yang diam-diam melanggar kode etik dengan menjual produk Oriflame di bawah harga katalog yang sedang berlaku untuk mendapatkan keuntungan bagi dirinya sendiri. Kadang ada yang hanya ingin mengejar poin setiap bulannya dan mendapatkan hadiah tertentu sehingga tak memikirkan hal di luar poin yang harus dia capai. Padahal banyak sekali kerugian yang akan kita dapatkan jika menjual produk Oriflame di bawah harga katalog yang sedang berlaku saat itu. Walaupun bisa saja kita mendapatkan produk tersebut dengan diskon yang lumayan besar dan menjualnya lagi dengan harga yang kita inginkan dan tetap mendapatkan keuntungan.

Hal pertama yang harus kita pikirkan sebagai pedagang, konsultan yang memilih untuk berdagang saja harus menghitung baik-baik biaya yang dia keluarkan untuk mendapatkan produk Oriflame dengan harga yang berlaku untuk dirinya. Sebab untuk menjadi konsultan Oriflame kita membayar biaya pendaftaran dan untuk memiliki setidaknya 20 katalog setiap bulannya juga membutuhkan biaya. Apa kita rela memberikan harga yang hanya berlaku untuk konsultan kepada orang yang bukan konsultan di jaringan kita?

Belum lagi yang harus kita pikirkan adalah ongkos kirim dari kantor cabang yang akan mengirimkan produk pesanan kita. Untuk yang berada di daerah yang tak ada kantor cabang seperti saya, tentunya ini adalah pertimbangan yang sangat penting. Karena minimal order untuk mendapatkan gratis ongkos kirim adalah 500.000 jika order sendiri. Kalau yang ada kantor cabang di kotanya dan tidak order online, butuh biaya dan tenaga untuk mendatangi kantor cabang terdekat bukan? Apa kita mau orang lain enak-enak mendapatkan harga konsultan dan yang kerja adalah kita tanpa mendapatkan keuntungan dari transaksi tersebut? Kalau kita suka melakukan kerja bakti sih tak masalah ya.

Saya sendiri memasukkan biaya internet juga di dalam setiap transaksi yang saya lakukan walaupun tanpa melakukan transaksi Oriflame, saya tetap menggunakan layanan internet bulanan. Ya tapi tetap saja bukan, butuh biaya untuk menggunakannya?

So, pikirkan lagi deh buat semua konsultan Oriflame ketika akan memberikan harga produk di bawah harga katalog yang sedang berlaku. Selain melanggar kode etik ini juga merugikan diri sendiri. Belum lagi nantinya orang yang sudah terbiasa kita berikan harga di bawah harga katalog akan terus meminta harga diskon konsultan. Jika memang ada orang yang suka seperti itu mendingan ajak gabung saja jadi konsultan di jaringan kita. Selain menambah jumlah orang di jaringan yang berpotensi menaikkan omzet penjualan setidaknya dia juga akan mengeluarkan biaya yang sama seperti kita untuk menjalankan bisnis ini.

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma

Menulis 500 Kata

Sekarang sepertinya harus bekerja lebih keras lagi. Saya banyak sekali menulis artikel yang terlampau pendek. Bahkan banyak sekali postingan yang hanya berisikan gambar. Kalau hanya seperti itu saya yakin banyak orang yang akan bisa membuat postingan jauh lebih banyak dari yang saya bisa lakukan. Jadi sekarang sepertinya saya harus mengubah tantangannya menjadi lebih menarik. Saya harus menulis setidaknya 500 kata untuk setiap artikel yang saya buat. Supaya lebih terasa menantang dan saya tak hanya sambil lalu lagi mengupdate blognya. Sebab akhir-akhir ini ketika menyelesaikan jumlah postingan saya akhirnya suka mengambil beberapa gambar yang sudah saya unggah di instagram dan memasukkannya ke blog menjadikannya satu postingan. Padahal hanya diikuti satu dua kata saja. Bahkan pernah tak ada tulisan apa-apa. Memang menulis 10 postingan sehari bukanlah hal yang mudah untuk membagi waktu dengan persiapan pernikahan. Tapi tantangan memang harus dibuat seberat mungkin bukan? Bukan