Langsung ke konten utama

Bicara Soal Utang


Uang dan utang adalah dua hal yang sangat berkaitan. Dua hal yang sangat sensitif dalam hubungan kemasyarakatan. Namun entah mengapa ada saja orang yang suka memiliki utang. Bahkan ada yang sampai meninggal dunia membawa utang. Ada beberapa jenis orang yang cukup aneh buat saya. Mereka selain gemar meminjam sejumlah uang, mereka juga tak pandang bulu terhadap orang yang dijadikan tempat meminjam uang.

Seperti seorang perempuan yang ada di kontak BBM saya. Aneh, tak pernah bertemu sama sekali tetapi tiba-tiba dia menanyakan apakah dia bisa meminjam uang pada saya. Buat saya sendiri yang sudah cukup dewasa dan sudah sering sekali meminjamkan uang pada orang lain, seharusnya orang yang pertama kita temui untuk meminjam uang adalah orang tua kita atau saudara kita bukan orang asing yang hanya kita kenal melalui BBM. Bagaimana ceritanya meminta bantuan uang pada orang yang tak benar-benar kita kenal.

Kalaupun memang benar-benar sudah tak ada yang bisa kita jadikan tempat meminjam, saya wajib curiga alasannya. Kalau sampai harus meminjam pada orang asing, artinya sebelumnya ini orang sudah punya banyak utang yang tak terbayar atau memang berniat untuk tidak membayar pinjamannya pada kita. Pastinya orang ini akan membuat masalah saja pada akhirnya. Itu sebabnya saya lebih suka menjadi sedikit kejam dengan menolak untuk memberikan pinjaman.

Memang seharusnya begitu sih. Sebaiknya menutup jalan masalah di awal dibandingkan mendapatkan kerugian di bagian akhir. Apalagi kita juga tak mengenal orang yang akan kita pinjamkan uang. Pernah juga orang yang sama ini meminta pinjaman pulsa. Janjinya akan mengganti sejumlah pulsa juga nantinya. Ya ampun please deh. Kalau tidak mengenal mengapa sih harus meminjam uang atau pulsa? Apalagi mengingat sekarang pulsa sudah banyak yang pecahan lima ribu. Aneh saja sampai harus meminjam pada orang asing.

Saya sendiri saja mikir untuk meminjam uang pada sembarang orang apalagi sampai meminjamkannya.

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

4 Kerugian Bisnis di Oriflame

Banyak sekali kerugian yang bisa kita dapatkan ketika kita memulai sebuah bisnis, terutama Oriflame. Selama ini banyak dari kita yang memikirkan keuntungan dari bisnis Oriflame tanpa tahu bahwa banyak sekali kerugian tersembunyi yang bisa kita alami saat memulai bisnis di Oriflame. Oriflame memang banyak sekali yang telah membuat orang lain sukses secara finansial. Saya sendiri juga merasakan keuntungan dari bisnis Oriflame ini, sebab setiap bulannya saya selalu mendapatkan keuntungan berupa bonus yang ditransfer ke rekening saya. Sehingga saya dapat mengatakan bahwa karier saya sekarang di Oriflame, itu sebabnya saya akan lebih banyak menuliskan tentang bisnis Oriflame di blog ini dibandingkan menulis review untuk brand lain. Oriflame membayar saya lebih banyak dibandingkan brand mana pun. Dibayar bukan karena memuji ya tapi karena saya jualan produknya. Hahahaha... Sudah tahu kerugian apa yang kita dapatkan saat memulai bisnis di Oriflame? Berikut saya jabarkan satu perrs

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma