18 April 2015

IMD, Inisiasi Menyusui Dini


Saya baru dengar nih istilah IMD. Konsultasi sama ahli gizi di Puskesmas akhirnya menambah pengetahuan saya lagi. Jadi ditekankan kepada saya untuk langsung menyusui bayi saya sesaat setelah dia dilahirkan. Kalau saya sih yakin air susu saya akan banyak sekali untuk bayi saya. Tidak ada rencana juga mau beli susu formula. Mau semahal apa pun susu formula, tak ada yang bisa mengalahkan manfaat ASI. Apalagi sampai usia 6 bulan bayi harus diberikan ASI eksklusif. Tanpa tambahan makanan atau minuman yang lain.

Saya kasihan dengan beberapa bayi yang saya lihat sudah diberikan susu formula saat usianya masih belum genap 6 bulan. Padahal sebenarnya tanpa susu formula pun bayi tak masalah kok. Bukannya lebih baik terus memberikan ASI? Entah bagaimana pola pikir orang tua yang tanpa rasa bersalah memberikan susu formula pada bayinya. Alasannya karena ASI sedikit atau tak mau keluar? Masih ada kok cara lain, dengan mencari donor ASI atau memerah ASI. Karena ada seorang teman yang mengatakan anaknya tidak mau minum dari payudaranya. Perah terus masukin botol saja ASI-nya. Bisa juga kan seperti itu?

Inisiasi Menyusui Dini selain bermanfaat buat bayi, karena ASI pertama yang keluar dari payudara seorang ibu adalah ASI terbaik untuk menjaga sistem imun sang bayi, juga bisa membuat pendarahan saat melahirkan lebih cepat mengering. Banyak juga kan ibu yang melahirkan dan mengalami pendarahan hebat setelah lahiran? Nah itu bisa mengancam nyawa sang ibu ternyata.

Dikutip dari bidanku.com

Terdapat lima tahapan perilaku bayi sebelum menyusu. Pertama, dalam 30 menit pertama bayi akan istirahat siaga, sekali-kali melihat ibunya, menyesuaikan dengan lingkungan. Kedua, pada menit ke 30-40, bayi akan mengeluarkan suara, melakukan gerakan mengisap dan memasukan tangan ke mulut. Ketiga, bayi akan mengeluarkan air liur. Keempat, kaki bayi akan menekan-nekan perut ibu untuk bergerak kearah payudara, dan kelima, bayi akan menjilat-jilat kulit ibu, menyentuh puting susu dengan tangannya, menghentak kepala kedada ibu, menoleh kekanan dan kekiri, menemukan puting susu, dan menjilat, mengulum, membuka mulut lebar-lebar, dan melekat dengan baik. Ya, sebuah kebesaran Tuhan dimana bayi baru lahir sebetulnya sudah bisa mencari jalan sendiri untuk menemukan kehidupannya dimulai dengan mencari puting susu ibunya.

Biarkan ibu dan bayi berinteraksi dalam menit-menit pertama setelah bayi lahir. Ibu mendekap bayinya agar hangat, mengelus punggungnya dan menyajaknya bicara. Saat itu bayi tidak dipaksakan menyusu. Jangan cepat-cepat meletekan mulut bayi pada payudara ibu. Pada usia beberapa menit, bayi dapat merangkak kearah payudara ibu dan mencari-cari sendiri puting payudara ibu. Beberapa saat kemudian bayi akan mengangkat kepalanya, menoleh kekiri dan kekanan, kemudian dalam waktu kurang dari 25 menit bayi akan berusaha mencari puting susu ibunya.

Jadi buat calon ibu jangan lupa kasih tahu ke tenaga kesehatan yang akan membantu proses persalinan bahwa kita ingin melakukan IMD untuk bayi kita.

@honeylizious

Followers