18 April 2015

Hindari Sakit Kepala Selama Masa Kehamilan


Mengingat-ingat kembali masa awal kehamilan saya. Rasanya saya tidak mengalami sakit kepala yang cukup mengkhawatirkan. Bahkan rasanya tidak mengalami sakit kepala gara-gara hamil. Soalnya saya lebih banyak tidur selama awal kehamilan, sampai sekarang juga sih sebenarnya. Tapi kalau panas berlebihan melanda tubuh, saya biasanya langsung mandi. Kalau dulu saya tidak keramas setiap mandi, sekarang beda. Pagi dan sore saya selalu keramas. Karena tidak ingin ada ketombe yang muncul selama kehamilan.

Rambut juga sengaja saya potong sependek mungkin untuk menghindari serangan sakit kepala. Soalnya merawat rambut yang panjang selama hamil tentunya bukan hal yang mudah. Mengingat saya orangnya tidak telaten. Lumayan mengurangi rasa gerah juga dengan rambut sependek sekarang.

Sebagai ibu hamil juga jangan sampai kekurangan cairan. Dehidrasi bisa menyebabkan migrain soalnya. Kalau sudah migrain kita pasti ingin segera menyembuhkannya dengan minum obat. Sayangnya ibu hamil nggak boleh sembarangan minum obat. Jadi kalau sakit gimana dong? Ya kalau bisa jangan sampai jatuh sakit. Namun bisa minta resep obat dengan bidan atau dokter kandungan sih kalau memang benar-benar sakit tak tertahankan.

Terakhir saya sakit kepala itu beberapa hari yang lalu. Penyebabnya sih karena terlalu banyak membaca pertanyaan bahasa Inggris yang harus dijawab dalam bahasa Inggris pula. Pusing banget. Saya langsung tidur setelah menjawab semua pertanyaan tersebut dan bangun paginya kepala masih agak berat. Saya tidak minum obat apa pun untuk menyembuhkannya. Saya hanya memijit-mijit kepala saya dan siangnya pulang kuliah saya istirahat lagi dengan tidur beberapa jam. Alhamdulillah sembuh sih. 

@honeylizious

Followers