17 April 2015

Absen Puasa


Tahun ini saya benar-benar tak bisa berpuasa. Mengingat saya akan menyusui bayi yang akan segera saya lahirkan dalam hitungan minggu. Mudah-mudahan sih tidak bentrok dengan jadwal saya ujian nanti. Sehingga saya tetap bisa mengikuti ujian tengah semester, kemudian cuti sebulan, baru langsung ujian akhir semester. Akhirnya sebentar lagi saya akan menjadi seorang ibu seutuhnya. Perut yang semakin membuncit ini memang membuat saya kesulitan bergerak dan bernapas tapi mengingat ada seseorang yang berasal dari darah daging saya dan suami sedang tumbuh, itu terus menguatkan saya.

Sebulan penuh nanti saya akan absen puasa dan tetap makan seperti biasa demi menyusui anak saya ini. Saya sendiri dilahirkan beberapa hari setelah lebaran. Jadi saya rasa ibu saya masih dapat menjalankan puasa. Beda dengan saya yang akan melahirkan sebelum bulan puasa. Sayang sih sebenarnya tidak bisa berpuasa. Namun memang sudah harus seperti itu ya. Mau nggak mau saya harus merelakan sebulan penuh ini tanpa melaksanakan kewajiban yang satu itu.

Bagian menyenangkannya sih saya tetap bisa makan makanan untuk buka puasa bersama keluarga suami saya. Hehehe...
 

@honeylizious

Followers