15 Maret 2015

Token Bank Mandiri


Sepertinya memang harus segera menyempatkan diri lagi mampir ke Bank Mandiri. Walaupun sebenarnya capek juga berkali-kali ke beberapa Bank Mandiri dan tak mendapatkan token yang saya butuhkan. Saya kehilangan token ebanking Mandiri saya itu sekitar tahun 2012. Lupa nyecer di mana. Karena saya punya token BCA saya tak begitu memikirkan token yang hilang tersebut. Tetapi pembayaran Oriflame yang membuat saya harus punya token Mandiri lagi. Soalnya repot sekali rasanya harus bolak-balik ke ATM. Kemarin sih waktu kandungan belum sebesar ini tak begitu pusinglah musti ke ATM.

Beda sekali dengan sekarang. Usia kandungan sudah lebih dari 7 bulan. Sudah saatnya memang memikirkan untuk punya token Mandiri lagi. Setiap kali saya ke Bank Mandiri sih alasannya mereka belum punya stok token lagi. Tapi masak sih sampai bertahun-tahun nggak ada token yang tersedia kan? Sebel juga jadinya. Apalagi alasan terakhir dari CS Bank Mandiri karena tak ada satu token pun yang bisa digunakan alias tidak terkoneksi dengan ebanking Mandiri. Harusnya kan masalah ini cepat mereka tanggulangi supaya reputasi mereka sebagai sebuah bank tetap terjaga.

Besok saya harus datang ke sana lagi untuk membeli token. Biaya penggantian token hilang Rp100.000. Kalau pertama kali beli sih Rp20.000. Lebih mahal memang dibandingkan BCA yang hanya mematok harga Rp10.000 untuk tokennya. Mudah-mudahan sih tokennya sudah ada dan saya tak perlu menunggu tahun depan lagi buat punya token. Apa saya harus nyap-nyap panjang lebar biar mereka tahu betapa saya butuh dengan token Mandiri ini? Soalnya pembayaran BPJS juga bisanya melalui ebanking Mandiri.

Dua token bank yang saya pegang sekarang sama sekali nggak bisa digunakan untuk pembayaran otomatis BPJS dan Oriflame masalahnya. Merepotkan sekali bukan? Seandainya punya token Mandiri saya kan nggak perlu bolak-balik mesin ATM yang letaknya bukan di sebelah kamar saya untuk membayar dua hal tersebut. Ah ini ceritanya cuma ngomel ya? Maapkan... Hehehehe
 

@honeylizious

Followers