Langsung ke konten utama

Sumber Air Bersih di Indonesia



Air bersih pada musim kemarau panjang seperti ini memang berkurang. Air PDAM yang biasanya mengalir lancar, terkadang mati karena debit air yang semakin menurun. Sungai yang biasanya dijadikan masyarakat pedesaan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari kini nampak mengering. Tentu hal tersebut membuat masyarakat khawatir jika debit air semakin berkurang dan tidak dapat memenuhi kebutuhan mereka dengan baik.

Meskipun sumber air di Indonesia masih tercukupi, ada baiknya jika kita sebagai warga Indonesia dapat menghemat penggunaan air yang bersih. Air yang bersih bisa didapatkan dari berbagai sumber alam yang tersedia di alam ini. Berikut adalah beberapa sumber air bersih:

  1. Air Hujan
Air hujan yang turun adalah sumber air yang sangat ditunggu-tunggu manusia kedatangannya. Karena jika turun hujan dengan intensitas yang wajar, akan meningkatkan debit air dalam sumur, sungai, dan pegunungan.
  1. Air permukaan tanah.
Air sungai, air danau dan air laut adalah jenis air pada permukaan tanah. Air tersebut juga sangat berguna bagi pemenuhan konsumsi air masyarakat.
  1. Air tanah. Air tanah adalah air yang terdapat di permukaan tanah paling dalam. Air tanah tersebut biasanya dialirkan ke rumah-rumah penduduk warga dengan sebutan air artesis.

Air bersih memang bisa didapatkan dari mana saja. Namun, bagaimana cara mengolah air bersih itu yang patut diawasi. Karena terkadang proses penyaringan dan pengendapat menggunakan bahan-bahan kimia yang berbahaya bagi tubuh. Dari penilitian air tanah bagus untuk di konsumsi karena telah melewati beberapa penyaringan dalam tanah.
 

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma

Menulis 500 Kata

Sekarang sepertinya harus bekerja lebih keras lagi. Saya banyak sekali menulis artikel yang terlampau pendek. Bahkan banyak sekali postingan yang hanya berisikan gambar. Kalau hanya seperti itu saya yakin banyak orang yang akan bisa membuat postingan jauh lebih banyak dari yang saya bisa lakukan. Jadi sekarang sepertinya saya harus mengubah tantangannya menjadi lebih menarik. Saya harus menulis setidaknya 500 kata untuk setiap artikel yang saya buat. Supaya lebih terasa menantang dan saya tak hanya sambil lalu lagi mengupdate blognya. Sebab akhir-akhir ini ketika menyelesaikan jumlah postingan saya akhirnya suka mengambil beberapa gambar yang sudah saya unggah di instagram dan memasukkannya ke blog menjadikannya satu postingan. Padahal hanya diikuti satu dua kata saja. Bahkan pernah tak ada tulisan apa-apa. Memang menulis 10 postingan sehari bukanlah hal yang mudah untuk membagi waktu dengan persiapan pernikahan. Tapi tantangan memang harus dibuat seberat mungkin bukan? Bukan