Langsung ke konten utama

Precious Moments Eau de Parfum, Parfum Kesayangan


Selain Paradise saya suka banget sama Precious Moments Eau de Parfum. Kode produk Precious Moments Eau de Parfum adalah 18957. Dulu membayangkan punya parfum Oriflame saja tak berani. Soalnya harga tergolong mahal buat kantong saya sebagai mahasiswa kala itu. Tapi setelah bergabung dengan Oriflame, banyak sekali cara yang bisa kita lakukan untuk mendapatkan produk Oriflame yang menurut kita mahal dengan harga yang murah bahkan bisa gratis. Seingat saya, saya membeli produk ini dengan mengumpulkan poin sebanyak 150 poin lalu menggunakannya untuk berbelanja produk yang saya inginkan dan mendapatkan diskon dua kali. Diskon 50%+23%. Jadi harganya tidak sampai 200ribu.

Padahal harga aslinya di katalog adalah 479.000. Penghematan hampir 300ribu. Murah sekali bukan? Dengan wangi yang sangat saya suka dan isi yang cukup banyak, 50ml. Harga 180ribuan adalah harga yang cukup murah dibandingkan saya harus membeli parfum isi ulang yang sekarang rata-rata harganya 4.000-5.000. Belum lagi jika harus membeli botol buat pengisian parfum tersebut. Beda dengan botol parfum Oriflame yang bagus dan bentuknya lucu-lucu.

Teman saya sendiri yang suka sekali mengoleksi parfum bahkan mengincar parfum Oriflame buat dikoleksi karena bentuk botolnya yang unik. Soal keharuman sih dia tidak khawatir dengan produk ini. Soalnya saya sendiri yang sensitif dengan bau pun tidak pernah bersin jika menghirup parfum dari Oriflame. Beda dengan produk parfum lain yang bisa membuat saya alergi dan langsung bersin-bersin.

Selain mengumpulkan poin untuk mendapatkan diskon khusus kita juga bisa tungguin promo bazaar atau beli produk di SPO dengna diskon khusus. Bahkan tak jarang ada promo mengumpulkan poin dan bisa mendapatkan produk gratisan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
 

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma

Menulis 500 Kata

Sekarang sepertinya harus bekerja lebih keras lagi. Saya banyak sekali menulis artikel yang terlampau pendek. Bahkan banyak sekali postingan yang hanya berisikan gambar. Kalau hanya seperti itu saya yakin banyak orang yang akan bisa membuat postingan jauh lebih banyak dari yang saya bisa lakukan. Jadi sekarang sepertinya saya harus mengubah tantangannya menjadi lebih menarik. Saya harus menulis setidaknya 500 kata untuk setiap artikel yang saya buat. Supaya lebih terasa menantang dan saya tak hanya sambil lalu lagi mengupdate blognya. Sebab akhir-akhir ini ketika menyelesaikan jumlah postingan saya akhirnya suka mengambil beberapa gambar yang sudah saya unggah di instagram dan memasukkannya ke blog menjadikannya satu postingan. Padahal hanya diikuti satu dua kata saja. Bahkan pernah tak ada tulisan apa-apa. Memang menulis 10 postingan sehari bukanlah hal yang mudah untuk membagi waktu dengan persiapan pernikahan. Tapi tantangan memang harus dibuat seberat mungkin bukan? Bukan